News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manajemen Ambil Sikap Alasan Denada Belum Muncul Tanggapi Gugatan Ressa atas Dugaan Penelantaran Anak Kandung

Manajemen Denada Tambunan, Risna Ories buka suara menanggapi isu gugatan dari pemuda Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano (24) atas dugaan penelantaran anak kandung.
Senin, 12 Januari 2026 - 15:29 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Tim manajemen Denada Elizabeth Ayu Tambunan akhirnya buka suara terkait isu gugatan dari pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano (24).

Kemunculan Al Ressa Rizky Rossano belum lama ini untuk memasukkan gugatan kepada Denada Tambunan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Jawa Timur sejak 26 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motif gugatan Al Ressa Rizky Rossano untuk meminta ganti rugi sebesar Rp7 miliar kepada Denada atas dugaan penelantaran anak kandung selama 24 tahun. Adapun gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 288.

Manajemen Denada Tambunan, Risna Ories mengetahui isu dugaan penelantaran anak menghebohkan publik. Ia pun mengambil sikap atas tuduhan tersebut.

"Saya Risna Ories selaku perwakilan dan manajemen Denada, menyampaikan: Sangat prihatin atas isu publik yang berkembang," ujar Risna Ories dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).

Dugaan Denada Telantarkan Anak Kandung Bersifat Privasi

Penyanyi Denada
Penyanyi Denada
Sumber :
  • Instagram/denadaindonesia

Risna Ories menjelaskan, seharusnya isu ini tidak merebak ke ruang publik. Ia mengatakan, dugaan penelantaran anak dilakukan Denada bersifat privasi.

Ia sangat menyayangkan atas isu yang berkembang. Hal ini menimbulkan banyak spekulasi liar hingga mempertanyakan kebenarannya kepada Denada.

"Sebenarnya ini adalah ranah keluarga, karena bagaimanapun semua keluarga memiliki privasi, semua keluarga punya cerita," jelasnya.

Alasan Denada Belum Muncul ke Publik

Gugatan dari Al Ressa telah merebak sejak beberapa hari lalu. Pasalnya, ia menceritakan kisah pilu hidupnya yang diduga ditelantarkan selama 24 tahun.

Tentu permintaan pertanggungjawaban Ressa kepada Denada menjadi pusat perhatian publik. Gugatan itu juga membuat sang penyanyi menghadapi cobaan berat.

"Situasi ini bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, dan kami menghargai setiap dukungan serta kepedulian yang diberikan," katanya.

Kata Risna Ories, Denada tidak ingin terlalu terburu-buru muncul ke ruang publik. Saat ini sang rapper papan atas itu sedang mempelajari proses hukum untuk menanggapi gugatan dari pemuda berusia 24 tahun tersebut.

"Namun agar tidak bergulir terlalu berlebihan, kami sampaikan bahwa saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama," bebernya.

Denada Minta Waktu

Risna Ories mengatakan, karena Denada sedang berada di situasi sulit, artis berusia 47 tahun itu meminta waktu mempelajari proses hukum yang dialaminya. Menurutnya, perkara ini bukanlah hal sepele.

Ia mengatakan, Denada sebisa mungkin menjaga kebaikan masing-masing pihak. Tujuannya agar tidak menimbulkan spekulasi mengarah pada kegaduhan di media sosial.

"Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon pengertian agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional dan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak," tegasnya.

"Terima kasih atas perhatian, empati, dan pengertian yang diberikan. Dukungan kalian sangat berarti bagi Denada," lanjutnya.

Sebelumnya, Al Ressa menceritakan kondisi pahit hidupnya. Pemuda berusia 24 tahun ini diduga dibawa dari Jakarta menuju Banyuwangi, Jawa Timur, sejak lahir.

Dari keterangan pihak keluarga, Moh Firdaus Yulianto, Ressa masih diasuh adik kandung ibu Denada, almarhumah Emilia Contessa. Hal itu berlangsung selama 24 tahun.

"Jadi, sudah saya buka aja sekalian juga, beliau namanya Dino Rossano Hansa, kebetulan adinda kandung dari almarhumah Emilia Contessa," ungkap Firdaus.

Alasan Ressa menggugat Denada hanya untuk meminta pertanggungjawaban. Selain itu, ia juga menginginkan adanya pengakuan sebagai anak kandung Denada.

Ressa baru mengetahui dirinya sebagai anak biologis Denada setelah kondisi perekonomian keluarga Dino carut-marut. Keterbatasan ekonomi tersebut mulai merambah setelah almarhumah Emilia Contessa meninggal dunia pada awal 2025.

Ressa menjelaskan, dirinya selalu makan satu kali sehari. Selain itu, ia juga pernah gagal kuliah hanya bertahan sampai semester empat akibat tidak kuat bayaran.

Ressa kini tinggal di sebuah rumah yang dulunya bekas gudang. Rumah tersebut dinilai punya Denada yang terletak di Jalan Gajahmada, Banyuwangi, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, Ressa hanya bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam di kawasan Banyuwangi, Jawa Timur.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tuduhan Arman Tsarukyan kepada UFC: Paddy Pimblett Sengaja Diberi Jalan agar Juara

Tuduhan Arman Tsarukyan kepada UFC: Paddy Pimblett Sengaja Diberi Jalan agar Juara

Arman Tsarukyan menuding jika UFC sengaja mempertemukan Paddy Pimblett dengan Justin Gaethje agar petarung Liverpool itu bisa menjadi juara kelas ringan interim
Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 14 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap seputar asmara, karier, dan keuangan di sini!
Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius untuk program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga penghujung 2026 mendatang, Prabowo menargetkan 82,9 juta jiwa dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT