News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Adly Fairuz Dituduh Lakukan Penipuan Masuk Akpol, Kuasa Hukum Bantah Adanya Wanprestasi

Kuasa hukum Adly Fairuz, Andy RH Gultom membantah kliennya telah melakukan penipuan masuk Akademi Kepolisian (Akpol) Rp3,65 miliar sebagai tindakan wanprestasi.
Senin, 12 Januari 2026 - 19:09 WIB
Ilustrasi polisi & Sosok Adly Fairuz
Sumber :
  • Kolase Antara & Instagram/@adlyfairuz

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Adly Fairuz, Andy RH Gultom angkat bicara terkait tuduhan sang aktor melakukan penipuan masuk Akademi Kepolisian (Akpol).

Adly Fairuz resmi digugat secara perdata oleh korban, Abdul Hadi melalui kuasa hukumnya, Farly Lumopa ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motif Farly melayangkan gugatan secara perdata sebesar Rp5 miliar kepada Adly Fairuz atas kasus dugaan penipuan menawarkan masuk Akpol.

Andy membantah keras adanya tuduhan menyasar kepada Adly Fairuz. Menurutnya, kliennya justru membantu sehingga tidak terjadi wanprestasi.

"Gugatan Rp5 miliar ini sama sekali tidak ada mencerminkan fakta hukum yang sebenarnya. Tidak ada wanprestasi, tidak ada unsur penipuan, dan tidak ada kerugian riil yang dapat dibuktikan," ujar Andy dalam keterangannya diterima, Senin (12/1/2026).

Kuasa hukum Adly Fairuz itu merasa heran kenapa kliennya dipandang negatif oleh publik. Opini yang merebak secara liar di ruang publik harus diambil dari sudut pandang kedua belah pihak.

Adly Fairuz memahami penggugat memberikan pernyataan terkait kerugian dialami olehnya. Namun, segala perkara harus berdasarkan proses hukum tanpa menggiring opini liar.

"Yang terlihat justru upaya menggiring opini dan menekan klien kami secara tidak patut," terangnya.

Bantah Adly Fairuz Melakukan Penipuan Jasa Masuk Akpol

Aktor Fadly Fairuz digugat perdata akibat kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang jasa masuk Akpol
Aktor Fadly Fairuz digugat perdata akibat kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang jasa masuk Akpol
Sumber :
  • Instagram/@adlyfairuz

Lebih lanjut, Andy menjelaskan, kliennya tidak merasa melakukan penipuan. Adly Fairuz justru hanya menjadi sosok pembantu yang bertugas sebagai perantara.

Ia membantah keras soal opini yang menuding seolah-olah Adly Fairuz memiliki niat menipu korban. Sang aktor dinilai memberikan janji palsu kepada korban agar masuk Akpol dengan mudah.

Mengacu dari penjelasan kuasa hukum korban, Adly Fairuz menugaskan orang suruhannya sebagai perantara. Sosok tersebut ialah Agung Wahyono.

Setelah itu, uang Rp3,65 miliar milik korban diterima oleh Adly Fairuz. Pasalnya, sang aktor dianggap sebagai sosok "Jenderal Ahmad".

"Klien kami tidak pernah menerima, menguasai, maupun menjanjikan dana sebagaimana yang didalilkan dalam gugatan. Fakta yang sebenarnya adalah klien kami justru bertindak dengan itikad baik dalam upaya membantu penyelesaian persoalan," jelasnya.

Adly Fairuz Kembalikan Rp500 Juta

Sosok aktor Adly Fairuz digugat
Sosok aktor Adly Fairuz digugat
Sumber :
  • Instagram/@adlyfairuz

Aktor berusia 38 tahun ini justru menunjukkan itikad baik kepada korban. Contohnya telah mengembalikan uang Rp500 juta.

Kata Andy, Rp500 juta yang dikembalikan oleh Adly langsung dikirim ke rekening korban. Ironisnya, penggugat menagih biaya tambahan dengan embel-embel biaya administrasi kantor sebesar Rp5 juta.

Ia mempertanyakan kerugian didapatkan korban. Ia justru merasa gugatan perdata secara wanprestasi di PN Jakarta Selatan, tidak memiliki dasar kedudukan hukum yang kuat.

Ia menambahkan, kenapa gugatan tersebut baru masuk sekarang. Jumlah gugatan meminta ganti rugi yang dilayangkan penggugat dinilai tidak rasional.

Meski begitu, Adly Fairuz tetap membuka peluang untuk mengikuti proses hukum. Andy mengatakan, kliennya akan secara terbuka saat menyikapi tuduhan dugaan penipuan masuk Akpol.

"Kami meminta publik untuk tidak terburu-buru menghakimi. Biarkan fakta dan hukum berbicara di persidangan," tegasnya.

Ia merasa optimis Adly Fairuz tidak bersalah. Hal ini sebagaimana tugas semestinya bahwa sang aktor tidak melakukan wanprestasi serta dugaan penipuan dan penggelapan.

"Kami yakin kebenaran akan terungkap dan nama baik klien kami akan dipulihkan," tukasnya.

Kuasa hukum korban kasus dugaan penipuan aktor Adly Fairuz, dr Farly Lumopa saat konferensi pers
Kuasa hukum korban kasus dugaan penipuan aktor Adly Fairuz, dr Farly Lumopa saat konferensi pers
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Intens Investigasi

Sebelumnya, nama Adly Fairuz mendadak bikin heboh. Sorotan publik menyusul setelah Farly Lumopa mewakili korban, Abdul Hadi menggelar konferensi pers di Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).

Farly mengungkapkan kronologi lengkapnya saat Abdul diduga menjadi korban penipuan Adly Fairuz. Hal ini bermula saat Agung diperintah oleh sang aktor.

"Saya tahu dia diperintah sama Adly Fairuz untuk mencari orang-orang yang mau masuk polisi," kata Farly.

Agung dan Abdul kebetulan saling mengenal satu sama lain. Perantaranya pun menawarkan jasa masuk Akpol dengan mudah.

Menariknya, Adly mengaku sebagai cucu dari seorang mantan penguasa. Hal ini membuat Abdul Hadi tertarik memperkuat peluang anaknya yang sedang seleksi Akpol periode 2023 dan 2024.

Abdul Hadi membayar uang sebesar Rp3,65 miliar. Keduanya pun menugaskan Farly Lumopa sebagai perantara pembayaran di antara mereka.

Seiring berjalannya waktu, anak Abdul Hadi tak kunjung lolos Akpol. Korban terus menagih agar uangnya kembali. Namun, Agung mengatakan uang tersebut telah masuk ke seorang bernama Jenderal Ahmad.

Farly kaget saat melihat sosok Jenderal Ahmad yang dimaksud ialah Adly Fairuz. Agung mengaku nama jenderal tersebut diambil dari nama lengkap sang aktor.

Farly dan korban mendesak uang tersebut dikembalikan. Alih-alih kembali utuh, Adly Fairuz baru melakukan pembayaran sekali sebesar Rp500 juta pada Mei 2025.

"PHP (Pemberi Harapan Palsu) terus, bawa-bawa nama agama kalau ditagih, tapi tidak ada itikad baik," tegas Farly.

Farly pun menggugat Adly Fairuz secara perdata ke PN Jakarta Selatan. Selain itu, sang aktor juga telah dilaporkan atas dugaan pidana terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Farly mengabarkan, Adly Fairuz terancam menjadi tersangka hingga dipenjara. Laporan kasus dugaan pidana tersebut akan memasuki ke babak tahapan ditangani oleh penyidik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Masjid Megah, Dedi Mulyadi Pilih Perbanyak Musala Kecil di Pemukiman Warga

Bukan Masjid Megah, Dedi Mulyadi Pilih Perbanyak Musala Kecil di Pemukiman Warga

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membawa arah baru dalam pembangunan sarana ibadah di wilayahnya. 
Kejagung Segera Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Terkait Pengajuan Justice Collaborator

Kejagung Segera Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Terkait Pengajuan Justice Collaborator

Kejaksaan Agung tengah mendalami permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Sony Sonjaya (SS), salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program MBG pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026. 
Selain Dugaan KDRT, Istri Evan Marvino Ngaku Diselingkuhi Hingga Tertular HPV saat Hamil

Selain Dugaan KDRT, Istri Evan Marvino Ngaku Diselingkuhi Hingga Tertular HPV saat Hamil

Polemik rumah tangga aktor Evan Marvino dan istrinya, Uffridatun Nitami, terus menjadi perhatian. Setelah mengungkap dugaan KDRT, Tami memberi pengakuan lain.
Dedi Mulyadi Pasang Badan Hadapi Emosi Wali Murid: Bukan Salah Orang Tua, Kami Penyelenggara yang Gagal

Dedi Mulyadi Pasang Badan Hadapi Emosi Wali Murid: Bukan Salah Orang Tua, Kami Penyelenggara yang Gagal

Menanggapi polemik keterbatasan daya tampung pada SPMB SMA/SMK negeri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berikan jaminan pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Keok Duluan?

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Keok Duluan?

Laga antara Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026 akan digelar pada 13 Juni 2026 pukul 08.00 WIB. Berikut prediksi skor akhir untuk laga tersebut.
Berawal dari Minta Nafkah, Istri Evan Marvino Ungkap Dugaan KDRT Selama 5 Tahun Menikah

Berawal dari Minta Nafkah, Istri Evan Marvino Ungkap Dugaan KDRT Selama 5 Tahun Menikah

Rumah tangga aktor Evan Marvino tengah menjadi sorotan publik setelah sang istri, Uffridatun Nitami, mengungkap dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Trending

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Pemerintah memberikan penjelasan resmi terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 
Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Fakta sebenarnya mengenai sesi wawancara kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh menceritakan pengalaman pribadi di Meksiko, bukan seputar isu Piala Dunia 2026.
Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Video lama Ruben Onsu soal uang bulanan untuk Sarwendah kembali viral. Nominal nafkah yang mencapai ratusan juta rupiah per bulan menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik
Dedi Mulyadi Pasang Badan Hadapi Emosi Wali Murid: Bukan Salah Orang Tua, Kami Penyelenggara yang Gagal

Dedi Mulyadi Pasang Badan Hadapi Emosi Wali Murid: Bukan Salah Orang Tua, Kami Penyelenggara yang Gagal

Menanggapi polemik keterbatasan daya tampung pada SPMB SMA/SMK negeri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berikan jaminan pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Kebijakan Ekonomi Nasional Dinilai Ada di Jalur yang Benar, Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Narasi 'Sell Indonesia'

Jagat media sosial dihebohkan dengan narasi 'Sell Indonesia' di tengah gejolak ekonomi global dan nasional belakangan ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT