Ekonominya Memprihatinkan, Ressa Tegas Bantah Pernah Dapat Rumah Hingga Mobil dari Denada
- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
tvOnenews.com - Pria bernama Ressa Rizky Rosano kini tengah menjadi perhatian publik setelah mengajukan gugatan terhadap penyanyi Denada Tambunan.
Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan penelantaran anak yang dia klaim dialaminya selama bertahun-tahun.
Ressa yang kini berusia 24 tahun mengaku yakin bahwa Denada adalah ibu kandungnya, dan melalui jalur hukum ia ingin mendapatkan pertanggungjawaban secara moral maupun materi.
Kasus ini telah resmi bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi sejak 26 November 2025. Pada tanggal 15 Januari 2026, perkara tersebut dijadwalkan memasuki tahap mediasi.
Dalam proses ini, pihak Ressa berharap Denada dapat hadir secara langsung agar kedua belah pihak bisa menyampaikan klarifikasi dan penyelesaian dengan itikad baik.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menjelaskan bahwa gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk tuntutan terhadap tanggung jawab seorang ibu yang dianggap telah mengabaikan kewajibannya secara perdata.
“Konteksnya adalah pertanggungjawaban yang diminta di dalam gugatan PMH saya, yang seharusnya sudah menjadi kewajiban dari seorang ibu untuk merawat, menafkahi, memberikan biaya pendidikan, dan penghidupan,” ujar Ronald dikutip dari YouTube CumiCumi.
- YouTube/MelaneyRicardo
Menurut Ronald, sejak kecil hingga dewasa, Ressa hampir tidak pernah mendapatkan perhatian atau dukungan finansial dari Denada.
Bahkan, pernyataan soal Denada pernah memberikan rumah dan mobil kepada Ressa disebut tidak benar.
“Sudah hampir 100% full itu tidak ada sumbangsih sama sekali. Pemberitaan yang mengatakan Ressa dibiayai oleh almarhum neneknya, Emilia Contessa, atau bahkan pernah diberikan rumah dan mobil itu tidak benar. Rumah yang mana coba buktikan,” tegas Ronald.
Ressa sendiri menggugat Denada dengan nilai mencapai Rp7 miliar. Angka tersebut mencakup ganti rugi atas dugaan penelantaran dan kerugian moral yang diklaim telah ia alami selama 24 tahun hidup tanpa perhatian dari sang ibu.
Kuasa hukum juga menambahkan bahwa kondisi ekonomi Ressa selama ini terbilang memprihatinkan.
“Taraf ekonominya sangat-sangat memprihatinkan karena memang tidak ada atensi dari ibunya. Selama ini dia tinggal bersama paman dan bibinya. Kemudian sempat diberikan tempat tinggal oleh almarhum buyutnya, Anna Suriani, di belakang rumah keluarga. Ruangan itu dulunya gudang, tapi dijadikan kamar oleh Ressa untuk tempat tinggalnya,” jelas Ronald.
Load more