News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana RPerppu Pemberantasan Tindak Pidana Ekonomi Menguat, Pengawasan Dinilai Penting

Wacana penguatan regulasi terkait pemberantasan tindak pidana ekonomi kembali menguat dan menjadi sorotan.
Minggu, 15 Maret 2026 - 21:49 WIB
Ilustrasi Perencanaan Penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI tentang Pemberantasan Tindak Pidana Ekonomi dan Pemulihan Perekonomian Negara
Sumber :
  • Unsplash

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana penguatan regulasi terkait pemberantasan tindak pidana ekonomi kembali menguat dan menjadi sorotan.

Upaya mempercepat penanganan perkara tindak pidana ekonomi serta pemulihan kerugian negara dinilai memerlukan penguatan instrumen hukum melalui penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Ekonomi dan Pemulihan Perekonomian Negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Regulasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses penegakan hukum, termasuk dalam mekanisme penyitaan dan perampasan aset hasil tindak pidana.

Selama ini, penanganan perkara tindak pidana ekonomi di Indonesia kerap menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi struktural maupun prosedural. Proses hukum yang panjang, kompleksitas pembuktian, serta mekanisme administratif yang berlapis dalam proses penyitaan hingga pelelangan aset membuat penanganan perkara berjalan lambat.

Kondisi tersebut berdampak pada lambannya pemulihan kerugian negara sekaligus berpotensi menurunkan efektivitas penegakan hukum. Selain itu, proses administrasi yang panjang dalam pelelangan aset juga berisiko menyebabkan nilai aset menurun sebelum dapat dimanfaatkan untuk pemulihan kerugian negara.

Dalam praktiknya, sejumlah perkara tindak pidana ekonomi maupun korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap masih memerlukan waktu cukup lama untuk mengeksekusi aset rampasan negara. Proses tersebut harus melalui tahapan verifikasi, penetapan status barang rampasan, hingga koordinasi dengan berbagai instansi dalam mekanisme pelelangan melalui kantor lelang negara.

Situasi ini menunjukkan perlunya penguatan sistem hukum agar penanganan perkara tindak pidana ekonomi dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memperkuat upaya perampasan aset guna memaksimalkan pemulihan kerugian negara.

Lawyer sekaligus Direktur Daun Teduh, Sheryl Audina Catherine, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyusunan Perppu tersebut sebagai langkah untuk memperkuat sistem hukum sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya menyatakan dukungan penuh terhadap perencanaan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pemberantasan Tindak Pidana Ekonomi dan Pemulihan Perekonomian Negara sebagai langkah strategis dan konstitusional dalam memperkuat sistem hukum serta menjaga stabilitas perekonomian nasional,” kata Sheryl di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, penerbitan Perppu dapat menjadi instrumen konstitusional untuk menjawab kebutuhan hukum yang mendesak, sehingga negara memiliki dasar yang lebih kuat dalam mempercepat penanganan perkara serta pemulihan kerugian negara melalui perampasan aset.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

DPR RI kritik kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap gelontorkan insentif kepada ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski tidak beroperasi.
Sebelum Meninggal, Ayah Ahmad Dhani Pernah Banding-bandingkan Maia Estianty dengan Mulan Jameela, Apa Katanya?

Sebelum Meninggal, Ayah Ahmad Dhani Pernah Banding-bandingkan Maia Estianty dengan Mulan Jameela, Apa Katanya?

Dalam video wawancara, mendiang ayah Ahmad Dhani menuturkan bagaimana sikap dan sifat Mulan Jameela yang saat itu masih dikenal dengan nama panggung Wulan Kwok.
Mimpi 40 Tahun Jadi Nyata, Indonesia Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram

Mimpi 40 Tahun Jadi Nyata, Indonesia Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram

Ambisi besar Pemerintah Indonesia untuk memiliki fasilitas hunian mandiri bagi para jamaah haji di Arab Saudi mulai memasuki babak baru. 
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang yang membuat mobil listrik mati mendadak saat melintasi rel kereta api.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Selengkapnya

Viral