GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Baik! Harga Rumah Susun 2026 Masih Sama, Cocok untuk Milenial dan Gen Z

Harga rumah susun subsidi 2026 di Jabodetabek belum naik, tetap terjangkau bagi milenial dan Gen Z. Pemerintah pertahankan batas harga Rp185 juta per unit.
Rabu, 14 Januari 2026 - 22:51 WIB
Rusun Green Jagakarsa Jakarta Selatan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Pemerintah memberikan kabar gembira bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terutama para Gen Z dan milenial yang ingin memiliki hunian di kawasan perkotaan.

Hingga awal tahun 2026, harga jual maksimal rumah susun (rusun) subsidi di wilayah Jabodetabek dipastikan belum mengalami kenaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum adanya regulasi baru membuat ketentuan lama masih digunakan sebagai acuan dalam program perumahan bersubsidi nasional.

Program rumah subsidi ini menjadi bagian dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang bertujuan membantu masyarakat memiliki rumah layak dengan bunga rendah dan tenor panjang.

Dalam skema FLPP, pemerintah memberikan subsidi bunga kepada bank penyalur KPR, sehingga cicilan rumah menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), harga jual tertinggi rumah subsidi, baik rumah tapak maupun rumah susun, masih dibatasi pada angka Rp185 juta per unit.

Angka ini menjadi batas atas dalam pembiayaan KPR subsidi yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Meski demikian, harga rumah susun subsidi di wilayah Jabodetabek dalam praktiknya sedikit lebih tinggi dibanding rumah tapak.

Hal ini disebabkan oleh mekanisme penetapan harga rusun yang mempertimbangkan banyak faktor, seperti biaya konstruksi vertikal, fasilitas bersama, dan nilai lahan di pusat kota.

Harga rusun biasanya dihitung berdasarkan harga per meter persegi dikalikan luas unit, kemudian ditambah biaya pembangunan sarana dan prasarana gedung bertingkat.

Mengacu pada Keputusan Menteri PUPR Nomor 995/KPTS/M/2021, harga rumah susun subsidi di Jabodetabek masih mengikuti kisaran berikut:

  • Jakarta Barat: sekitar Rp320,4 juta per unit
  • Jakarta Selatan: sekitar Rp331,2 juta per unit
  • Jakarta Timur: sekitar Rp316,8 juta per unit
  • Jakarta Utara: sekitar Rp345,6 juta per unit
  • Jakarta Pusat: sekitar Rp334,8 juta per unit
  • Tangerang & Tangerang Selatan: sekitar Rp302,4 juta per unit
  • Depok, Bogor, dan Bekasi: sekitar Rp302,4 juta hingga Rp309,6 juta per unit

Harga tersebut masih menjadi acuan utama pengembang dalam menentukan nilai jual rumah susun bersubsidi di kawasan metropolitan.

Namun demikian, harga akhir tetap bisa berbeda tergantung pada lokasi proyek, kualitas fasilitas, dan kebijakan pemerintah daerah setempat.

Bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dekat pusat kota dengan harga terjangkau, rusun subsidi menjadi pilihan menarik.

Selain harganya yang relatif stabil, rusun juga memiliki keunggulan dari sisi lokasi strategis, akses transportasi umum yang mudah, serta biaya perawatan yang lebih efisien.

Pemerintah menilai, di tengah keterbatasan lahan dan kenaikan harga tanah di Jabodetabek, pembangunan rumah susun adalah solusi paling efektif untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat urban.

Dengan konsep hunian vertikal, pembangunan rusun dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan serta mampu menampung lebih banyak penduduk di wilayah dengan kepadatan tinggi.

Selain itu, skema KPR subsidi FLPP tetap menjadi daya tarik utama bagi calon pembeli rusun.

Dengan suku bunga tetap 5% sepanjang masa cicilan, serta tenor yang bisa mencapai 20 tahun, pembeli hanya perlu menyiapkan uang muka ringan mulai dari 1% hingga 5% dari total harga unit.

Skema ini membuat pembelian rumah susun jauh lebih mudah diakses oleh karyawan muda, pekerja pabrik, maupun pasangan baru menikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mendorong pengembang swasta dan BUMN untuk mempercepat pembangunan rusun baru di kawasan penyangga Jakarta, seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok.

Kawasan-kawasan tersebut dinilai paling potensial karena memiliki infrastruktur transportasi yang terus berkembang, mulai dari KRL, LRT, hingga TransJakarta yang menghubungkan wilayah pinggiran dengan pusat kota. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahasia Puasa Anti Loyo, Konsumsi Makanan Ini saat Sahur dan Berbuka

Rahasia Puasa Anti Loyo, Konsumsi Makanan Ini saat Sahur dan Berbuka

Berikut rahasia puasa anti loyo, konsumsi makanan ini saat sahur dan berbuka puasa, menurut rekomendasi dr Zaidul Akbar.
Gempa Terkini: Sinabang Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 6,4

Gempa Terkini: Sinabang Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 6,4

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Selasa (3/3/2025). Gempa Magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh.
Pemerintah Pastikan Ada 850 Ribu Driver Ojol yang Kebagian THR Lebaran, Dana yang Digelontorkan Capai Rp220 Miliar

Pemerintah Pastikan Ada 850 Ribu Driver Ojol yang Kebagian THR Lebaran, Dana yang Digelontorkan Capai Rp220 Miliar

Total dana yang digelontorkan aplikator mencapai Rp220 miliar dan menjangkau sekitar 850.000 mitra pengemudi.
5 Saksi Diperiksa dalam Kasus Pembunuhan Pasutri di Prima Asri Bekasi, Polisi Sita Kasur Berlumur Darah

5 Saksi Diperiksa dalam Kasus Pembunuhan Pasutri di Prima Asri Bekasi, Polisi Sita Kasur Berlumur Darah

Lima saksi diperiksa polisi dalam kasus pembunuhan pasutri di Prima Asri Bekasi. Suami tewas, istri kritis, kasur berlumur darah disita.
Debt Collector Pelaku Penusukan di Tangerang Diduga Sengaja Bawa Senjata Tajam, Niat Cederai Nasabah Jika Menolak

Debt Collector Pelaku Penusukan di Tangerang Diduga Sengaja Bawa Senjata Tajam, Niat Cederai Nasabah Jika Menolak

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan debt collector berinisial JBI yang merupakan pelaku penusukan pria di Tangerang pada Senin (23/2/2026).
Pengamat: Perang AS-Iran Bisa Bikin Harga Minyak Naik, Waspada Inflasi!

Pengamat: Perang AS-Iran Bisa Bikin Harga Minyak Naik, Waspada Inflasi!

Media pemerintah Iran menyebutkan, lebih dari 200 orang telah tewas, termasuk 165 siswi saat sekolah tersebut terkena rudal.

Trending

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Presiden Amerika Serikat (Presiden AS), Donald Trump beberkan motif ia bunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kata Donald Trump, motif dirinya
Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Temon, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta meninggalkan duka bagi pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo. Berikut profilnya
Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3 Sport hari ini: Indonesia tak masuk daftar pengganti Iran di Piala Dunia 2026, Megawati Hangestri ungkap alasan pilih JPE, dan pemain Persib bandung jadi pengganti Thom Haye di FIFA Series!
Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Begini alasan yang bikin Persib Bandung bebas sanksi WO usai lakukan 6 kali ganti pemain saat ditahan imbang Persebaya Surabaya menurut regulasi operator liga.
Ermanto Usman, Pejuang Pelabuhan yang Gugur di Subuh Kelam Bekasi

Ermanto Usman, Pejuang Pelabuhan yang Gugur di Subuh Kelam Bekasi

Profil Ermanto Usman, korban OTK Bekasi yang dikenal sebagai pejuang tata kelola pelabuhan dan pengkritik pengelolaan JICT.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT