Sosok Rylan Henry Pribadi Dikenang Penjaga Kos, Rendah Hati Meski Cucu Konglomerat
- Instagram Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie
Rylan dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Ia merupakan pemain sepak bola yang berkontribusi besar dalam tim utama hingga berhasil memenangkan kejuaraan pada tahun 2025.
Selain itu, ia juga dipercaya menjadi prefek asrama, sebuah posisi kehormatan yang hanya diberikan kepada siswa berprestasi dengan tanggung jawab besar dalam membimbing teman-teman seangkatannya.
Kronologi dan Hasil Autopsi
Kecelakaan yang menimpa Rylan terjadi di area ski di Prefektur Hokkaido, Jepang.
Berdasarkan keterangan kepolisian setempat, di lokasi terdapat deretan tiang dengan jarak sekitar 10 meter yang dihubungkan oleh tali pembatas sebagai batas lintasan aman bagi pemain ski.
Saat meluncur di lereng, Rylan diduga tidak menyadari adanya tali pembatas tersebut.
Dalam kecepatan tinggi, lehernya tersangkut tali hingga menyebabkan ia terjatuh keras dan kehilangan kesadaran di tempat kejadian.
Untuk memastikan penyebab kematian, pihak berwenang Jepang melakukan autopsi pada 9 Januari 2026.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Rylan meninggal dunia akibat asfiksia (mati lemas) yang disebabkan oleh tekanan tali pembatas pada bagian leher.
“Asfiksia disebabkan oleh tekanan pada bagian leher akibat lilitan tali pembatas lintasan,” ungkap pernyataan resmi kepolisian.
Hasil pemeriksaan medis juga memastikan tidak ada luka lain seperti patah tulang atau cedera berat di bagian tubuh lainnya.
Hal ini menguatkan dugaan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan tunggal tanpa keterlibatan pihak lain.
Ucapan duka terus mengalir, tidak hanya dari keluarga besar dan rekan sekolahnya, tetapi juga dari banyak pihak yang mengenal keluarga Pribadi. (adk)
Load more