Tak Hanya Bupati Pati Sudewo, KPK Juga Tangkap Wali Kota Madiun Maidi, Segini Harta Kekayaannya!
- TikTok/Pak Maidi
tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di dua lokasi berbeda pada Senin, 19 Januari 2026, yang langsung mengguncang jagat politik daerah.
Dua kepala daerah, Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi, ikut terjaring dalam operasi tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan OTT di wilayah Madiun dilakukan atas dugaan keterlibatan Maidi dalam penerimaan fee proyek.
“Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” kata Budi kepada wartawan.
Dalam operasi itu, Maidi ditangkap bersama belasan orang lainnya yang diduga terlibat dalam transaksi suap.
Mereka diamankan di beberapa titik di Madiun, Jawa Timur. Dari lokasi OTT, KPK mengamankan barang bukti uang tunai ratusan juta rupiah, yang diduga hasil transaksi ilegal antara pihak swasta dan pejabat daerah.
KPK menduga bahwa sejumlah proyek infrastruktur di Kota Madiun disusupi praktik gratifikasi berupa pemberian fee kepada pihak tertentu.

- Aldi Herlanda/tvOnenews
Selain itu, penyelidik juga menelusuri adanya dugaan penyalahgunaan dana CSR dari perusahaan daerah maupun swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Madiun.
KPK telah merampungkan proses pemeriksaan dalam tahap penyelidikan terhadap Maidi dan delapan orang lainnya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
KPK pun sudah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan dan telah menetapkan status hukum.
"Telah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa penyelidikan ini naik ke tahap penyidikan. Dalam ekspose tersebut juga sudah menetapkan status hukum para pihak yang diamankan, dalam waktu 1x24 jam," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Budi menjelaskan saat ini, Maidi dan delapan orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan
Terlepas dari kasus OTT yang menjeratnya, Wali Kota Madiun Maidi dikenal sebagai pejabat dengan harta kekayaan cukup besar.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 2 April 2025 yang diunggah melalui laman resmi Pemerintah Kota Madiun, total kekayaannya mencapai Rp 18.225.413.959 sebelum dikurangi utang.
Load more