KPK melakukan penggeledahan terkait pengungkapan kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Terakhir di Kantor Dinas Pendidikan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya untuk melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.
Meski terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) atas kasus korupsi serta pemerasan fee proyek dan dana CSR oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dukungan kepada Wali Kota Madiun nonaktif Maidi terus berdatangan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan gratifikasi, fee proyek, dan dana CSR di Kota Madiun, Jawa Timur, pada Rabu malam (21/1).
Pascapenetapan Wali Kota Madiun Maidi sebagai tersangka atas kasus korupsi fee proyek dan dana CSR Selasa (20/1) kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap ada dua klaster perkara yang menyeret Maidi dalam perkara ini.Â
Wakil Wali Kota Madiun Bagus Panuntun resmi ditetapkan sebagai Pejabat Luar Biasa (PLT) Wali Kota Madiun oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, efektif mulai tanggal 21 Januari 2026.Â
KPK duga Maidi menikmati uang hasil pemerasan dan gratifikasi hingga Rp2,25 miliar sejak menjabat sebagai Wali Kota Madiun pada periode 2019-2024, dan dilanjutkan pada periode 2025-2030.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Maidi (MD) selama menjabat sebagai Wali Kota Madiun periode 2019-2024 dan 2025-2030 menerima gratifikasi hingga Rp1,3 miliar.
KPK menetapkan Wali Kota Madiun Maidi sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana CSR, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.
Wali Kota Madiun, Maidi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Madiun, Senin (19/1/2926). Begini dugaan kasusnya
Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!
ASIOP kembali menegaskan kiprahnya di pembinaan sepak bola usia muda nasional dengan meluncurkan jersey musim 2026 dan bus terbaru dalam acara bertema “Rise the World” di ASIOP Stadium (ASTA), Cempaka Putih, Jumat (6/2/2026) malam.
Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...