GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Tanaman Hias yang Mudah Dirawat di Rumah, Cocok untuk Pemula dan Bikin Ruangan Segar!

Ingin rumah tampak segar tanpa repot merawat? Berikut 5 tanaman hias yang mudah dirawat di rumah, cocok untuk pemula dan tahan lama!
Selasa, 27 Januari 2026 - 23:53 WIB
Ilustrasi Tanaman Hias di Rumah
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Memiliki tanaman hias di rumah kini menjadi tren yang tak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas udara.

Namun, banyak orang ragu untuk memelihara tanaman karena khawatir tidak bisa merawatnya dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, ada sejumlah tanaman hias yang perawatannya sangat mudah bahkan untuk pemula sekalipun.

Berikut lima tanaman hias yang bisa jadi pilihan terbaik untuk mempercantik rumah tanpa perlu perawatan rumit.

1. Kaktus Mini

Kaktus mini menjadi salah satu tanaman hias paling populer untuk pemula karena tidak membutuhkan banyak perhatian.

Tanaman asal daerah kering ini mampu bertahan lama meski jarang disiram. Kaktus hanya perlu disiram sekitar satu hingga dua kali seminggu, tergantung kondisi media tanam dan cuaca.

Selain itu, tanaman ini cocok ditempatkan di area yang terkena cahaya matahari langsung seperti dekat jendela atau balkon.

Ada berbagai jenis kaktus mini dengan bentuk dan warna yang unik, seperti kaktus bola, kaktus pelangi, dan kaktus koboi.

Selain memperindah ruangan, kaktus juga bisa menjadi elemen dekoratif minimalis di ruang kerja atau meja belajar.

2. Aglonema

Dikenal juga sebagai Sri Rejeki, aglonema memiliki daya tarik pada corak daunnya yang indah dan beragam, mulai dari hijau, merah, hingga kombinasi warna cerah lainnya.

Aglonema termasuk tanaman hias tropis yang mudah beradaptasi di dalam ruangan dengan pencahayaan sedang.

Perawatannya pun cukup mudah, cukup disiram dua kali seminggu dan hindarkan dari paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik.

Menurut kepercayaan sebagian masyarakat, aglonema juga dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya, menjadikannya tanaman yang digemari untuk dekorasi ruang tamu atau ruang keluarga.

3. Anthurium Andraeanum

Tanaman ini dikenal karena daunnya yang berkilau dan bunga berwarna merah menyala berbentuk hati.

Anthurium andraeanum sering disebut juga bunga flamingo karena tampilannya yang eksotis. Tanaman ini bisa tumbuh baik di tempat teduh dengan pencahayaan tidak langsung.

Untuk perawatan, cukup siram anthurium satu atau dua kali dalam seminggu dan pastikan media tanam tetap lembap tetapi tidak becek.

Selain mempercantik ruangan, anthurium juga membantu menyaring udara dari polutan sehingga membuat rumah terasa lebih segar.

4. Bonsai

Bonsai merupakan tanaman hias yang memiliki nilai seni tinggi karena bentuknya yang unik dan menyerupai pohon besar dalam versi mini.

Meskipun terlihat rumit, merawat bonsai sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Pemangkasan secara rutin diperlukan agar bentuknya tetap indah dan proporsional.

Bonsai cocok ditempatkan di area dengan cahaya matahari cukup, seperti teras atau dekat jendela besar.

Dengan sedikit ketelatenan, bonsai bisa tumbuh sehat dan menjadi pusat perhatian di rumah.

5. Monstera

Tanaman dengan daun besar berlobang ini tengah naik daun karena tampilannya yang estetik dan mudah dirawat.

Monstera deliciosa cocok untuk ruangan dengan pencahayaan sedang hingga terang. Tanaman ini hanya perlu disiram saat tanahnya mulai kering dan dapat tumbuh baik di pot besar dengan drainase yang baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memperindah interior rumah, monstera juga dikenal mampu meningkatkan kelembapan udara dan memberi efek relaksasi.

Karena tampilannya yang elegan, monstera sering digunakan untuk mempercantik ruang tamu, kantor, atau kafe bergaya modern. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto, mengatakan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel pada bagian ketiak dan diduga milik seorang anak kecil.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT