News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menangis Tersedu-sedu, Ressa Rizky Hanya Ingin Pengakuan Dari Denada: Pengen Panggil Ibu

Sambil menangis tersedu-sedu, Ressa Rizky hanya ingin pengakuan dari Denada, ia ingin memanggil Denada sebagai ibu.
Rabu, 28 Januari 2026 - 13:18 WIB
Potret Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram/denadaindonesia

Baginya, perjuangan ini berangkat dari kebutuhan emosional sebagai seorang anak yang ingin diakui keberadaannya.

"Sebetulnya dari dulu (pengen) pengakuan. Cuma Ressa bingung ngomongnya gimana. Karena Ressa pun enggak dekat sama Mbak Dena," ujar Ressa Rizky, dilansir dari YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Denada selama ini berlangsung singkat dan terasa berjarak.

"Ketemu cuma kayak Mbak sama Adik, cuma salim," terangnya.

Ressa mengaku pernah bertemu dan berjabat tangan, namun merasa Denada tidak mengetahui bahwa dirinya telah memahami situasi yang sebenarnya.

"Pernah ketemu, salaman, tapi kayaknya Mbak Dena itu nggak tahu kalau aku sudah tahu," kata Ressa Rizky.

Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano & Denada Tambunan
Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano & Denada Tambunan
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia

Setelah mengetahui kebenaran bahwa Denada adalah ibu kandungnya, Ressa mengaku ingin memanggil ibu.

"Pengen manggil ibu nggak?" tanya Densu.

"Pengen banget," tutur Ressa.

Meski diliputi kekecewaan, Ressa menegaskan bahwa tidak ada rasa benci di hatinya. Ia tetap memandang Denada sebagai sosok ibu.

"Aku pokoknya nggak benci. Bagaimana pun itu tetap ibu Ressa," ujarnya.

Sebagai informasi, pemuda asal Banyuwangi tersebut secara resmi melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gugatan Ressa terhadap Denada tercatat dengan nomor perkara 288/Pdt.G/2025/PN Byw dan berkaitan dengan dugaan tindak penelantaran anak.

Hingga kini, publik masih menanti bagaimana kelanjutan perkara ini dan apakah akan ada titik temu yang mampu mengakhiri konflik panjang antara Ressa Rizky dan Denada. (gwn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Ono Surono di Kasus Suap Ijon Proyek

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Ono Surono di Kasus Suap Ijon Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami aliran dana ke Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono di kasus suap ijon proyek di wilayah Kabupaten Bekasi...
Prabowo Bentuk “Mesin Tempur” Energi Nasional, Bahlil Pimpin DEN dengan Deretan Menteri Kunci

Prabowo Bentuk “Mesin Tempur” Energi Nasional, Bahlil Pimpin DEN dengan Deretan Menteri Kunci

Presiden Prabowo menata ulang komando kebijakan energi nasional dengan melantik Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN).
Wamendagri dan Kadin Dorong Daerah Jadi Motor Industri Halal, Targetkan RI Kuasai Pasar Global

Wamendagri dan Kadin Dorong Daerah Jadi Motor Industri Halal, Targetkan RI Kuasai Pasar Global

Wamendagri menyebut bahwa prospek industri halal Indonesia sangat cerah, dengan catatan penguatan ekosistem dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.
Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Istana Sebut Presiden Prabowo Masih Pertimbangkan Pengganti Wamenkeu

Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Istana Sebut Presiden Prabowo Masih Pertimbangkan Pengganti Wamenkeu

Usai Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI, Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut Presiden RI Prabowo Subianto masih mempertimbangkan pengganti Wamenkeu.
BSKDN Gandeng SKALA untuk Perkuat Pengukuran Dampak Kebijakan Pascaimplementasi, Dorong Evidence-Based Policy

BSKDN Gandeng SKALA untuk Perkuat Pengukuran Dampak Kebijakan Pascaimplementasi, Dorong Evidence-Based Policy

Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menekankan bahwa penguatan pengukuran dampak kebijakan menjadi fondasi utama penerapan kebijakan berbasis bukti.
KPK Terus Dalami Dugaan Aliran Dana ke Kluster DPRD Kabupaten Bekasi di Kasus Suap Ijon Proyek

KPK Terus Dalami Dugaan Aliran Dana ke Kluster DPRD Kabupaten Bekasi di Kasus Suap Ijon Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan adanya aliran ke anggota DPRD Bekasi Jejen Sayuti dari Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT