Menangis Tersedu-sedu, Ressa Rizky Hanya Ingin Pengakuan Dari Denada: Pengen Panggil Ibu
- Kolase YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram/denadaindonesia
tvOnenews.com - Perjuangan panjang Ressa Rizky untuk memperoleh pengakuan sebagai anak dari penyanyi Denada hingga kini masih berjalan di tempat.
Harapan yang ia gantungkan belum juga menemui kejelasan, meski berbagai upaya telah ditempuh melalui jalur hukum.
Proses yang seharusnya membuka ruang dialog justru belum menunjukkan titik temu bagi kedua belah pihak.
Setelah rangkaian persidangan di Pengadilan Negeri Banyuwangi berlangsung tanpa kehadiran Denada, pihak Ressa mengambil langkah lanjutan dengan mendatangi Jakarta.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk kesungguhan untuk terus memperjuangkan hak yang diyakini menjadi miliknya, sekaligus memastikan proses hukum tetap berjalan.

- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & tvOne/Happy Oktavia
Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada, menilai ketidakhadiran Denada dalam agenda mediasi sebagai cerminan kurangnya itikad baik.
Ia mengungkapkan bahwa perkara tersebut telah memasuki mediasi ketiga, namun pihak tergugat kembali tidak menghadiri proses yang sejatinya dirancang untuk mencari jalan damai.
Ronald juga menjelaskan bahwa pada mediasi sebelumnya sempat muncul wacana penyelesaian di luar persidangan dengan pendekatan kekeluargaan.
Namun hingga agenda mediasi kembali digelar, rencana tersebut tidak pernah terealisasi.
Tak hanya soal absensi, Denada juga disebut melakukan pergantian kuasa hukum.

- Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / CURHAT BANG Denny Sumargo
Menurut Ronald, perubahan tersebut justru membuat proses penyelesaian perkara semakin tidak jelas arahnya.
Padahal, forum mediasi dianggap sebagai ruang yang menguntungkan karena bersifat tertutup dan mengedepankan musyawarah.
Dengan kondisi tersebut, pihak Ressa Rizky menyatakan siap melanjutkan perkara ke tahap pemeriksaan persidangan.
Selain itu, mereka juga berencana membuka duduk perkara kepada publik agar persoalan ini dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Di tengah proses hukum yang terus bergulir, Ressa Rizky menegaskan bahwa langkah yang ia tempuh sama sekali tidak dilandasi tuntutan materi.

- YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo
Baginya, perjuangan ini berangkat dari kebutuhan emosional sebagai seorang anak yang ingin diakui keberadaannya.
"Sebetulnya dari dulu (pengen) pengakuan. Cuma Ressa bingung ngomongnya gimana. Karena Ressa pun enggak dekat sama Mbak Dena," ujar Ressa Rizky, dilansir dari YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.
Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Denada selama ini berlangsung singkat dan terasa berjarak.
"Ketemu cuma kayak Mbak sama Adik, cuma salim," terangnya.
Ressa mengaku pernah bertemu dan berjabat tangan, namun merasa Denada tidak mengetahui bahwa dirinya telah memahami situasi yang sebenarnya.
"Pernah ketemu, salaman, tapi kayaknya Mbak Dena itu nggak tahu kalau aku sudah tahu," kata Ressa Rizky.

- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
Setelah mengetahui kebenaran bahwa Denada adalah ibu kandungnya, Ressa mengaku ingin memanggil ibu.
"Pengen manggil ibu nggak?" tanya Densu.
"Pengen banget," tutur Ressa.
Meski diliputi kekecewaan, Ressa menegaskan bahwa tidak ada rasa benci di hatinya. Ia tetap memandang Denada sebagai sosok ibu.
"Aku pokoknya nggak benci. Bagaimana pun itu tetap ibu Ressa," ujarnya.
Sebagai informasi, pemuda asal Banyuwangi tersebut secara resmi melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November lalu.
Gugatan Ressa terhadap Denada tercatat dengan nomor perkara 288/Pdt.G/2025/PN Byw dan berkaitan dengan dugaan tindak penelantaran anak.
Hingga kini, publik masih menanti bagaimana kelanjutan perkara ini dan apakah akan ada titik temu yang mampu mengakhiri konflik panjang antara Ressa Rizky dan Denada. (gwn)
Load more