News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Berlinang Air Mata, Dewi Perssik Tak Kuasa Dengar Cerita Pilu Ressa Rizky Rossano Dibuang Denada 24 Tahun

Pedangdut Dewi Perssik (Depe) menangis dan tak kuasa menahan air matanya setelah mengetahui cerita perjalanan Ressa Rizky Rossano, anak kandung Denada Tambunan.
Selasa, 3 Februari 2026 - 10:43 WIB
Dewi Perssik menangis dengar cerita anak kandung Denada Tambunan, Al Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Trans TV Official, Instagram/@denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Pedangdut Dewi Perssik menangis di hadapan anak kandung Denada Tambunan, Al Ressa Rizky Rossano.

Isak tangis Dewi Perssik pecah saat Al Ressa Rizky Rossano menceritakan kisah pilunya. Pemuda asal Banyuwangi itu tidak merasakan kasih sayang dari ibu kandungnya, Denada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bermula saat Dewi Perssik bertanya awal mula Ressa Rizky mengetahui dirinya anak kandung Denada.

"Kalau Ressa anaknya Kak Denada dari mana tahunya sayang?," tanya Dewi Perssik di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV dikutip tvOnenews.com, Selasa (3/2/2026).

Ressa menceritakan awal mulanya saat masih duduk di bangku SMP. Kala itu, rekan-rekannya yang juga kenal dengan ibu angkatnya, Ratih Puspita Dewi, kerap kali melakukan perundungan.

Rekan-rekannya selalu mengatakan bahwa, Ressa adalah anak kandung Denada. Pemuda berusia 24 tahun itu mengaku mulanya sempat tidak percaya dengan ucapan tersebut.

Akan tetapi, kata Ressa, banyak rekan-rekannya selalu mengatakan Ressa anak kandung Denada. Hal itu menimbulkan gejolak batin dalam dirinya.

"Ngomongnya kalau Bahasa Indonesia, 'Kamu itu bukan anaknya Mama Ratih, kamu anaknya Denada'. Itu aja tapi banyak orang yang terus-terusan. Lalu aku mencari tahu," tuturnya.

Denada Menangis Dengar Cerita Ressa Rizky Rossano

Dewi Perssik peluk Ressa Rizky Rossano
Dewi Perssik peluk Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube TRANS TV Official

Pada momen inilah, Depe sapaan akrabnya, langsung menangis. Ia tak kuasa menahan air matanya mendengar cerita tersebut.

Pedangdut sekaligus presenter itu meminta Ressa melanjutkan ceritanya. Anak angkat Mama Ratih itu pun menjelaskan, dirinya langsung mencari informasi ke setiap sanak saudaranya.

"Ketemulah salah satu yang membawa Ressa dari Jakarta ke Banyuwangi," terang Ressa.

"Siapa yang bawa kamu?," tanya Depe sambil mengusap air matanya.

Ia menjelaskan, sopir yang pernah membawa dirinya juga memberikan pengakuan serupa. Sontak, Ressa langsung termenung meratapi nasib setelah mengetahui ia adalah anak kandung Denada.

"Ketika kamu tahu bahwa Ibu Ratih bukan ibu kamu, bagaimana perasaanmu?," kata Depe sambil bertanya dibalut air mata.

Air mata Depe semakin tumpah. Ia pun langsung memeluk Ressa Rizky Rossano membuat suasana semakin hening.

Depe juga merupakan salah satu rekan kerja sekaligus sahabat Denada. Ia pun tidak menyangka terhadap sahabatnya setelah mendengar cerita Ressa.

Pasalnya, Denada tidak pernah bersama Ressa. Depe pun melontarkan ucapan "ibu belum peluk kamu". Hal ini membuat ia semakin bergetar usai Ressa ikut menangis menceritakan kisah pilunya.

Seusai acara, Depe merasa prihatin atas peristiwa dialami Ressa. Kepada awak media, ia berharap kasus sahabatnya diduga menelantarkan Ressa Rizky segera selesai.

Denada Minta Maaf dan Akui Ressa Rizky Rossano

Tak berselang lama, Denada mengunggah sebuah video klarifikasinya melalui Instagram pribadinya. Penyanyi berusia 47 tahun itu resmi meminta maaf kepada Ressa Rizky Rossano.

Selain itu, putri dari mendiang Emilia Contessa itu juga mengakui Ressa sebagai anak kandung. Ia mengungkapkan hal tersebut secara terbuka dan transparan ke ruang publik.

"Saya Denada Tambunan menyatakan, bahwa Ressa Rossano adalah anak kandung saya, dan saya betul-betul minta maaf kepada Ressa, karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi," ungkap Denada.

Ia menjelaskan alasan dirinya menitipkan Ressa Rizky kepada sang bibi, Ratih Puspita Dewi. Ia mengaku kondisinya terguncang khususnya pada psikisnya.

"Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak," tambah Denada.

Ia menyesal tidak pernah mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Ia mengaku sikapnya bodoh karena tak menginformasikan dirinya adalah ibu kandung sebenarnya.

"Saya juga ingin minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini setelah sekian lama, baru saat ini saya memberitahukan (Ressa) bahwa saya adalah ibu kandungnya. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf," jelasnya.

"Saat ini saya cuma bisa berdoa dan saya hanya bisa berharap, semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya," lanjut dia sambil berharap.

Dalam penutupnya, Denada juga meminta maaf kepada mendiang ibunda tercintanya, Emilia Contessa serta keluarga besar dan adik-adiknya. Ia berharap ada pengampunan kepada dirinya.

Diketahui, Ressa pertama kali muncul ke ruang publik didampingi tim kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto. Ia mengajukan gugatan perdata kepada Denada sebesar Rp7 miliar ke Pengadilan Negeri Banyuwangi (PN) sejak 26 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 288. Sementara, PN Banyuwangi sudah tiga kali menggelar sidang mediasi, namun ujung-ujungnya gagal karena Denada selalu mangkir hadir ke persidangan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Persija Jakarta dihantam kabar buruk jelang duel pekan ke-27 Super League kontra Persebaya Surabaya. Satu pemain berlabel Timnas Indonesia dipastikan absen.
Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap pelaku korupsi di sektor perkebunan sawit dan pertambangan ilegal yang ada di kawasan hutan.
Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana war tiket haji usulan Kementerian Haji dan Umrah itu berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.
Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo sebut penyelamatan aset Rp370 triliun setara 10 persen APBN. Satgas PKH dinilai berperan besar amankan kawasan hutan negara.
Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Rachel/Febi dihadang unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua game langsung 11-21 dan 16-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT