GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Ressa Jadi Sopir, Adik Denada Bilang Emilia Contessa Mau Ajarkan Cucu agar Rajin Bekerja

Adik Denada, Enrico Tambunan, buka suara soal tudingan Emilia Contessa mempekerjakan Ressa. Ia tegas menyebut sang ibu hanya ingin mendidik cucunya.
Selasa, 3 Februari 2026 - 17:56 WIB
Denada mengakui Ressa Rizky sebagai anaknya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kabar mengenai Ressa Rizky Rossano yang disebut pernah bekerja sebagai sopir Emilia Contessa, sempat memanas ditengah tuntutan pengakuan anak yang diajukan Ressa.

Menanggapi kabar tersebut, Enrico Tambunan, adik Denada akhirnya buka suara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa sang ibu tidak pernah bermaksud memperkerjakan Ressa secara tidak manusiawi, melainkan ingin mendidik cucunya untuk belajar hidup mandiri dan rajin bekerja.

Melalui pernyataan panjangnya yang diunggah di media sosial Instagramnya, Enrico menyampaikan bahwa banyak pihak salah menafsirkan niat baik ibunya.

Ia menolak keras anggapan bahwa Emilia Contessa memperkerjakan Ressa dengan bayaran rendah.

“Dibilang kayak katanya seolah-olah mama saya mempekerjakan Ressa dengan gaji yang tidak manusiawi,” kata Enrico Tambunan.

Ia menambahkan, Emilia Contessa adalah sosok yang penuh kasih kepada seluruh anggota keluarga, termasuk anak, cucu, dan keponakan-keponakannya.

Adik Denada
Adik Denada
Sumber :
  • Instagram/enricotambunan

Niat ibunya memberikan pekerjaan sederhana kepada Ressa bukan untuk mengeksploitasi, tetapi untuk mengajarkan nilai kerja keras dan tanggung jawab sejak muda.

“Secara tulus hati dan secara rendah hati saya mau katakan mama saya bukan orang yang seperti itu. Dia sangat amat sayang sama semua keluarganya. Dia mau mengajarkan kepada anak-anaknya, cucu-cucunya, keponakan-keponakannya untuk rajin bekerja, bisa bekerja,” ujar Enrico.

Enrico juga mengungkapkan bahwa nilai kerja keras yang ditanamkan ibunya tidak hanya berlaku untuk Ressa, tetapi juga untuk dirinya dan anak-anaknya.

Emilia Contessa, kata Enrico, selalu menekankan pentingnya kemandirian dan pengalaman kerja di usia muda.

“Dia jugalah yang mengajarkan kepada saya bahwa anak saya didik untuk bekerja. Oleh sebab itu, anak saya semenjak di SMP dia sudah kerja di Hungry Jacks namanya kalau di tempat kami di sini. Dan dia bekerja semenjak SMP itu adalah karena ajaran dari mama saya,” ungkap Enrico.

Menurutnya, ajaran itu menjadi warisan moral dari sang ibu yang ingin agar anak-anaknya tidak manja dan terbiasa berusaha untuk mendapatkan sesuatu.

Prinsip itu pula yang ingin ia teruskan dalam keluarganya.

Denada dan Ressa Rizky Rossano
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVRumahnyaDangdut / CURHAT BANG Denny Sumargo

Dalam pernyataannya, Enrico juga menepis tudingan bahwa almarhumah ibunya memanfaatkan Ressa untuk alasan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa keluarga mereka memiliki kemampuan finansial yang cukup dan tidak memerlukan tenaga kerja murah.

“Saya cukup bersyukur bahkan kami semuanya diberkati Tuhan cukup. Kalau misalnya pun kami diminta oleh mama kami untuk Mas Rico tolong kirim uang bulanan untuk bayar gaji karyawan, bayar gaji sopir misalnya, saya bisa kok kirim uang ke Indonesia untuk gaji seorang sopir dengan gaji yang normal,” tegasnya.

Menurut Enrico, jika Emilia hanya butuh sopir, ia bisa dengan mudah mempekerjakan orang lain.

Namun, sang ibu justru ingin mengajak anggota keluarga muda, termasuk Ressa, untuk merasakan nilai kerja dan kebanggaan dari hasil jerih payah sendiri.

“Yang dia mau adalah ngajakin keluarganya untuk kerja kecil-kecilan, sehingga mendapatkan gaji. Tapi kan tujuannya bukan untuk mempekerjakan. Tujuannya supaya ‘enak kan kalau kerja bisa dapat upah. Maka kerja yang lebih rajin lagi ya, supaya nanti kamu bisa dapat kerja yang benar dan masa depan yang lebih baik,’” jelasnya.

Enrico juga membantah keras anggapan bahwa ibunya memperlakukan Ressa dengan buruk.

Ia menegaskan bahwa selama hidup, Emilia Contessa dikenal sangat perhatian dan penuh kasih terhadap semua anggota keluarganya.

“Jadi untuk gambaran yang dikatakan bahwa 'Oh kayaknya Ressa tuh dikecilkan sekali', enggak kok. Mama saya sangat amat sayang kepada Ressa maupun kepada semua generasi muda yang lain di keluarga kami. Dia sangat amat perhatian dan sangat amat sayang,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Enrico, sosok Emilia Contessa adalah teladan yang tegas namun penuh kasih.

Ia ingin publik tahu bahwa di balik kabar Ressa bekerja sebagai sopir, terdapat niat baik seorang nenek yang ingin membentuk karakter cucunya agar lebih kuat, mandiri, dan berani menghadapi hidup. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT