News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Denada Sembunyikan Ressa Selama 24 Tahun, Tabiat Masa Mudanya Terungkap!

Advokat Muara Karta bongkar motif mengejutkan di balik alasan Denada sembunyikan Ressa selama 24 tahun. Disebut karena masa muda yang penuh teka-teki.
Minggu, 8 Februari 2026 - 20:05 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVRumahnyaDangdut / CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kisah penyanyi Denada Tambunan yang akhirnya mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya masih terus menjadi bahan pembicaraan hangat publik.

Setelah pengakuan emosionalnya yang diunggah lewat media sosial, kini muncul pengakuan lain yang menyorot alasan di balik keputusan Denada merahasiakan keberadaan Ressa selama 24 tahun lamanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang advokat yang juga teman dekat keluarga besar Denada, Muara Karta, membeberkan fakta mengejutkan.

Ia menyebut bahwa keputusan Denada untuk tidak mengakui anak kandungnya itu bukan tanpa alasan, melainkan dipengaruhi oleh masa lalunya yang penuh dinamika.

Dalam wawancaranya di kanal YouTube Wordstorystory, Muara Karta mengungkap dugaan bahwa Denada sengaja menyembunyikan Ressa karena takut aib masa lalunya terbongkar.

Ia menyebut bahwa pada masa muda, Denada dikenal sebagai sosok yang cukup bebas dalam pergaulan.

“Nah, saya ini yang itu yang memang motifnya macam-macam katanya aib lah apa segala macam. Karena memang ada seseorang yang menyampaikan bahwa kalau pulang dari klub, dari diskotik dia sering mabuk dan dia punya pacar pun juga gonta-ganti,” ujar Muara Karta.

Advokat Muara Karta
Advokat Muara Karta
Sumber :
  • YouTube/WorldStory

Menurutnya, kondisi tersebut bisa jadi alasan mengapa Denada ragu untuk mengakui siapa ayah biologis dari anaknya.

"Nah, mungkin juga Denada bingung siapa bapak yang sebenarnya kan gitu. Inilah yang makanya mungkin daripada ini aib keluarga dia tidak akui disembunyikan. Tapi kan yang namanya bau busuk pasti tercium,” lanjutnya.

Pernyataan Muara itu sontak menggemparkan publik.

Tak sedikit yang menduga bahwa selama ini Denada menyimpan luka dan rahasia besar yang berhubungan dengan kehidupannya di masa lalu sebelum memutuskan untuk meniti karier di dunia hiburan.

Muara Karta menilai, keputusan Denada untuk menutupi keberadaan anak kandungnya bisa saja disebabkan oleh tekanan sosial dan rasa takut mencoreng nama keluarga besarnya.

Terutama sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa, yang dikenal sebagai sosok publik figur berpengaruh.

Bagi Muara, kasus ini menunjukkan betapa besar pergulatan batin yang dialami Denada hingga akhirnya memilih jalan diam selama puluhan tahun.

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Sumber :
  • Instagram/@senator_emiliacontessa

“Saya pikir kalau itu naik ke pengadilan jadi dalam bentuk gugatan, saya pikir kan nanti dimediasi dan mungkin hakim pun akan mempertemukan ataupun ya namanya juga ibu sama anak,” ujar Muara Karta.

Ia juga menilai bahwa permasalahan ini seharusnya tidak dilihat dari sisi materi semata, karena persoalan antara orang tua dan anak lebih bersifat emosional dan spiritual.

“Kalau uang bisa dicari, tetapi anak itu tidak ada bekasnya. Ya kalau bapak atau ibu ada bekasnya, bekas bapak, bekas ibu. Tapi kalau anak itu adalah anak, jadi sampai kapanpun dia adalah anaknya Denada,” tegas Muara Karta.

Pernyataan Muara Karta pun memicu berbagai reaksi dari publik.

Banyak yang bersimpati terhadap Ressa, menganggap bahwa sang anak tidak layak menanggung beban rahasia masa lalu ibunya.

Namun, di sisi lain, tak sedikit pula yang memahami bahwa Denada mungkin menyimpan trauma mendalam yang membuatnya tak siap untuk terbuka selama ini.

Isu tentang siapa ayah biologis Ressa juga masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik masih menunggu apakah Denada akhirnya akan mengungkap identitas pria yang disebut-sebut menjadi bagian dari masa lalunya itu.

Sementara itu, pihak manajemen Denada belum berkomentar lebih jauh. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT