GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kini Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada. Meski terasa senang namun tak membuat sepenuhnya lega
Minggu, 8 Februari 2026 - 23:58 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / YouTube Cumicumi

tvOnenews.com - Setelah menanti cukup lama, akhirnya Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada.

Meski membuatnya terasa lega, namun Ressa Rizky mengaku hatinya belum sepenuhnya tenang. Di satu sisi ia bersyukur atas pengakuan tersebut, namun masih tersisa perasaan yang belum terjawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada turut mengungkapkan kekecewaannya terhadap klarifikasi Denada yang disampaikan melalui media sosial.

Ia menilai pernyataan tersebut belum menyentuh esensi paling mendasar dari relasi seorang ibu dan anak yang telah terpisah cukup lama.

Ronald menegaskan bahwa pengakuan seorang ibu terhadap anaknya tidak dapat disamakan dengan konsep pemaafan dalam ranah hukum.

Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara pengakuan secara formal dan ikatan batin yang semestinya terbangun antara ibu dan anak.

“Kalau dia ngomong konsep melakukan pengakuan itu, ini bukan konsep seperti pemaafan hakim sebagaimana yang diutarakan dalam OAP, istilahnya rechterlijk pardon,” ungkap kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada pada tayangan YouTube Cumicumi.

“Rechterlijk pardon itu cukup hakim melalui putusan pengadilan bisa memaafkan, istilahnya memberikan pengampunan. Masalahnya, ini kan konsepnya Das Sollen. Das Sollen itu kan keadaan batiniah,” sambungnya

Pihak Ressa Rossano, Ronald Armanda
Pihak Ressa Rossano, Ronald Armanda
Sumber :
  • YouTube Cumicumi

Pengakuan yang diharapkan Ressa dinilai tidak cukup jika hanya disampaikan melalui media sosial. 

Dari pengakuan tersebut, diharapkan pula terbangun hubungan ikatan batin antara ibu dan anak yang diyakini hanya dapat tercipta melalui pertemuan secara langsung. 

“Pengakuan itu bukan masalah hanya klarifikasi. Yang dimaksud pengakuan itu bagaimana caranya ada hubungan batiniah antara seorang ibu kepada anaknya, yang tidak mungkin disampaikan lewat konferensi pers atau lewat medsos. Harus tatap muka, entah nanti diikuti dengan pelukan hangat,” jelasnya.

Klarifikasi Denada yang disampaikan melalui media sosial membuat pihak Ressa menila masihi ada sejumlah hal yang perlu diluruskan. 

Bahkan, Ronald Armada menaruh kecurigaan adanya kemungkinan motif tertentu di balik pernyataan yang disampaikan Denada.

“Ini kan lucu. Denada ini jangan-jangan sampai dia membuat framing bahwa pengakuan itu untuk mengantisipasi agar dia tidak lagi diblokir di stasiun TV, bukan pengakuan sebagai seorang ibu kepada anaknya yang membuka perasaannya sehingga timbul rasa sayang, rasa rindu, dan ingin memeluk anaknya,” kata Ronald.

Selain itu, pihak Ressa juga menilai belum terlihat adanya langkah nyata Denada untuk menghentikan proses hukumnya, meski telah menyampaikan permohonan maaf.

Meski peluang mediasi di pengadilan sudah tertutup, namun kesempatan untuk berdamai tetap terbuka selama putusan pengadilan belum dijatuhkan.

“Dengan konsep permohonan maaf yang dilakukan oleh Denada ini kan tidak adanya kehendak untuk menghentikan perkaranya,” ucap kuasa hukum Ressa Rizky.

“Jadi kalau memang pengakuan itu betul-betul murni dilakukan face by face, mana tahu juga membuka ruang mediasi yang sebetulnya sekarang sudah tertutup di pengadilan. Karena diproses hukum ini masih bisa terjadi selama belum ada putusan pengadilan,” sambungnya menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Maka saya nilai tidak ada inisiasi sama sekali untuk menghentikan perkara,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.
Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Bersamaan dengan Indonesia, Malaysia telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dalam pengumuman yang keluar Selasa (17/2/2026).
Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa
Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT