Erick Thohir Kulik Kisah KKN di Desa Penari Bersama Penjaga Rowo Bayu Banyuwangi
- Tangkapan layar Instagram @erickthohir
āKarena sudah sore dia pamit pulang, pulang itu diberi bingkisan, bingkisan ini bagus, kemasannya pakai kertas koran dimasukkan di tas dibawalah pulang langsung ke wisata Rowo Bayu di bawah tiang bendera itu ada bundaran bangunan teman-teannya sudah di situ,ā ungkapnya.
View this post on Instagram
A post shared by Erick Thohir (@erickthohir)
Sayangnya teman-teman dari mahasiswa tersebut tidak mempercayai cerita tersebut. Hingga akhirnya kedua mahasiswa tersebut menunjukkan bungkusan yang mereka bawa.
Alangkah terkejutnya mereka ketika mengetahui bahwa isi bingkisan tersebut telah berubah menjadi sesuatu yang menyeramkan.
āCeritalah mahasiswa ini bahwa dia dari atas dan ada desa, namanya Desa Penari, protes temannya ānggak mungkin, nggak ada desaaā āini saya diberi oleh-oleh, ayo dibukaā, betapa terkejutnya begitu dibuka ini ternyata bukan lagi bungkus koran kertas, tapi daun talas,ā bebernya.
āSetelah dibuka isinya kepala kera baru dipotong, si laki-lakinya si mahasiswa ini langsung pingsan, dalam beberapa hari langsung meninggal, keudian ceweknya menyusul satu bulan (meninggal), itu cerita sesungguhnya dari versi Kepala Desa Rowo Bayu,ā pungkasnsya. (bel)
Load more