GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dwi Sasetyaningtyas Geram Latar Penerima LPDP Dikuliti, Buntut Pamer Paspor Anak jadi WNA Inggris: Negara Gak Kasih ke Saya

Sebelum menyesal, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas kesal status alumni penerima beasiswa LPDP dicibir netizen perkara konten paspor anak menjadi WNA Inggris viral.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:24 WIB
Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas
Sumber :
  • Sustaination

Jakarta, tvOnenews.com - Influencer Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas geram status alumni penerima beasiswa LPDP dikuliti netizen. Perdebatan memuncak akibat video konten kontroversialnya viral.

Dwi Sasetyaningtyas menyebar konten pamer anaknya mendapat paspor warga negara asing (WNA) Inggris viral di Threads. Akibatnya, video tersebut semakin merebak ke berbagai platform media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ucapan itu menuai polemik hebat. Netizen menemukan latar belakang Dwi Sasetyaningtyas yang ternyata alumni penerima LPDP.

Dwi Sasetyaningtyas tidak diam setelah netizen menyoroti statusnya sebagai penerima LPDP. Tyas menegaskan, dirinya telah banyak berkontribusi untuk Indonesia.

"Udah ngapain aja buat Indonesia? Izinkan saya menjawab dan meluruskan segelintir asumsi dan fitnah yang beredar. Aku lulus kuliah di Belanda tahun 2017," tulis Tyas melalui Threads pribadinya dikutip tvOnenews.com, Sabtu (21/2/2026).

Dwi Sasetyaningtyas Merasa Ikuti Aturan LPDP

Alumni penerima beasiswa LPDP sekaligus influencer, Dwi Sasetyaningtyas
Alumni penerima beasiswa LPDP sekaligus influencer, Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Instagram/@sasetyaningtyas

Ia mengaku sudah menetap di Indonesia selama 6 tahun, mulai dari periode 2017 hingga 2023. Tujuannya mengikuti peraturan sebagai penerima LPDP yang telah lulus.

Berdasarkan ketentuan beasiswa LPDP, penerima yang sudah lulus wajib kembali dan menunjukkan kontribusi untuk Indonesia. Hal itu berlangsung selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1).

"Untuk memenuhi kewajiban sebagai penerima beasiswa dan berkontribusi kembali untuk Indonesia, dan masih berlangsung hingga saat ini," tuturnya.

"Pindah ke Inggris bukan untuk sekolah, melainkan menunaikan kewajiban sebagai istri," tambah dia sambil tegas.

Alih-alih meredam, cibiran dari netizen semakin tak terbendung. Pendiri Sustaination itu menegaskan, dirinya, sang suami, termasuk anaknya masih berstatus WNI.

Hanya saja untuk anaknya yang lahir di Inggris, saat ini mempunyai dua paspor kewarganegaraan. Menurutnya, hal itu sebagai keuntungan karena ada perlindungan hukum dari dua negara.

"Saya masih bayar pajak di Indonesia sama seperti kalian," katanya.

Anggap Penerima Beasiswa LPDP Boleh Kritik Pemerintah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Tyas heran kenapa status alumni LPDP dirinya dihujat publik. Ia menjelaskan, sebagai WNI boleh melontarkan kritik khususnya pada kebijakan pemerintah.

Ia memahami penerima LPDP menggunakan uang rakyat. Namun hal itu tidak menutupi tetap mengkritik oknum pejabat pemerintah yang menyengsarakan rakyat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mabes Polri Memohon Maaf Atas Tewasnya Pelajar di Maluku Akibat Dianiaya Anggota Brimob

Mabes Polri Memohon Maaf Atas Tewasnya Pelajar di Maluku Akibat Dianiaya Anggota Brimob

Mabes Polri angkat bicara soal oknum Brimob, Bripka Masias Siahaya yang melakukan penganiayaan terhadap seorang pelajar berisial AT di Maluku.
Blak-blakan di Media Belanda! Patrick Kluivert Akui Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Tapi

Blak-blakan di Media Belanda! Patrick Kluivert Akui Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Tapi

Di depan media Belanda, Patrick Kluivert berbicara jujur tentang kegagalannya membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Meski mengakui hasil akhirnya tak sesua
Usai Jadi Tersangka, Anggota Brimob yang Aniaya Pelajar Hingga Tewas Jalani Pemeriksaan Etik

Usai Jadi Tersangka, Anggota Brimob yang Aniaya Pelajar Hingga Tewas Jalani Pemeriksaan Etik

Masias terbukti telah menganiaya dua pelajar yakni AT (14) dan NK (15). Salah satu diantaranya meninggal dunia dengan pendarahan dibagian kepala.
Tolak Gaji Besar dari Yamaha, Francesco Bagnaia Dikabarkan Mendekat ke Aprilia karena Lebih Kompetitif

Tolak Gaji Besar dari Yamaha, Francesco Bagnaia Dikabarkan Mendekat ke Aprilia karena Lebih Kompetitif

Francesco Bagnaia dikabarkan lebih memilih gabung Aprilia meski ada tawaran besar dari Yamaha.
Cerita Unik Owner Persik Arthur Irawan Soal Karakter Rohit Chand: Tolak Fasilitas Mobil, Pilih Pakai Motor dari Kediri ke Surabaya

Cerita Unik Owner Persik Arthur Irawan Soal Karakter Rohit Chand: Tolak Fasilitas Mobil, Pilih Pakai Motor dari Kediri ke Surabaya

Pemilik Persik Kediri Arthur Irawan membagikan cerita unik soal pemainnya sekaligus rekan setim di Persija Jakarta Rohit Chand sebagai sosok yang sederhana.
Jay Idzes Bersinar di Serie A! Sassuolo Sikat Verona 3-0, Apa Isi Obrolan Rahasia dengan John Herdman Dua Minggu yang Lalu?

Jay Idzes Bersinar di Serie A! Sassuolo Sikat Verona 3-0, Apa Isi Obrolan Rahasia dengan John Herdman Dua Minggu yang Lalu?

Tak lama setelah pertemuan dengan John Herdman, Jay Idzes membuktikan kualitasnya di lapangan. Dalam laga kontra Hellas Verona, ia turun dan tampil konsisten sepanjang 90 menit.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disibukkan dengan perburuan talenta melalui jalur naturalisasi. Simak rangkuman tiga berita terpopuler berikut ini.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT