Dilaporkan Mantan Istri, Ini Jejak Digital Anwar Satibi Tak Segera Bawa Nizam ke Rumah Sakit
- Kolase tvOnenews.com / Istimewa / YouTube Denny Sumargo
tvOnenews.com - Dilaporkan mantan istri, terungkap jejak digital Anwar Satibi yang disebut tidak segera membawa Nizam ke rumah sakit saat kondisinya memburuk.
Kasus ini mencuat setelah Ibu Kandung Nizam, Lisnawati, resmi melaporkan Anwar Satibi ke Polres Sukabumi atas dugaan penelantaran anak.
Laporan tersebut diajukan usai Nizam meninggal dunia dalam kondisi sakit parah dan diduga tidak segera mendapatkan penanganan medis yang semestinya.

Upaya Hukum Lisnawati Laporkan Ayah Nizam Syafei atas Dugaan Penelantaran Anak. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)
Pihak keluarga menilai terdapat unsur pembiaran karena Nizam disebut tidak langsung dibawa ke fasilitas kesehatan meski kondisinya sudah mengkhawatirkan.
Dalam laporan itu, Lisnawati mengacu pada Pasal 76B juncto Pasal 77B Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Kuasa hukum Lisnawati menegaskan langkah hukum ini ditempuh sebagai bentuk upaya mencari keadilan atas meninggalnya Nizam. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Kuasa Hukum Lisnawati dalam keterangannya yang diunggah dalam kanal YouTube Intens Investigasi pada 25/2/2026 mengatakan, “Nah, pasalnya disebutkan yang kita laporkan itu Pasal 76 B juncto Pasal 77B. Nah, di situlah pembiaran bahkan baru dibawa ke rumah sakit besoknya. Padahal dilihat ada luka lebam, luka bakar. Di situlah pembiarannya dan ibunya sudah sampaikan kenapa enggak langsung dibawa ke rumah sakit hingga menyebabkan si anak meninggal dunia.”
Jejak Digital Anwar Satibi di Podcast
Sebelum laporan tersebut dilayangkan ke Polres Sukabumi, Anwar Satibi bersama kakek Isep sempat mendatangi podcast milik Denny Sumargo.
Dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube tersebut, sang ayah menceritakan kronologi saat mengetahui kondisi anaknya hingga akhirnya meninggal dunia.
Anwar, ayah Nizam, mengatakan, “Sebelum saya pergi ke Sukabumi, anak saya dalam kondisi baik-baik saja. Memang ada luka di sini (menunjuk lubang hidung) sedikit karena dia pilek jadi suka dikopek gini, sedikit. Tapi kalau yang lain enggak ada luka.”
Ia juga menuturkan, “Nah, saya ngomong ‘Ayah mau ke Sukabumi, pamit ya.’ Sehari di sana semalam jam 11.00 malam istri saya nelepon. Padahal pasien itu belum beres sebetulnya saya.”
Anwar melanjutkan cerita mengenai telepon dari istrinya, “‘Ayah pulang Raja panas terus manggil-manggil nama Ayah.’ Saya langsung berkemas, langsung pulang.”
Denny Sumargo kemudian bertanya, “Tinggalnya di mana?”
Anwar menjawab, “Tinggalnya di Jampang, di Bojongsari.”
Ia kembali menceritakan momen saat tiba di rumah, “Saya pulang terus pas saya masuk rumah, saya melihat pemandangan yang sangat luar biasa. Jadi, anak saya ditanya sama saya enggak ngejawab. Tapi dia ke saya ngomong, tapi kalau saya jawab, ‘Jang, ini kenapa?’ Dia diam saja sambil muter-muter selimut gini aja gitu. Tapi dia ke saya ngomong.”
Anwar menambahkan, “Nah, terus dia pegang pipi saya. Dia minta maaf ke saya. ‘Ayah, maafin Dedek ya.’ Dia bilang sampai dua kali dia minta maaf ke saya.”
Ia pun mengaku menenangkan sang anak. “Nah, kata saya, ‘Kenapa minta maaf gitu? Ujang teu salah, kamu enggak salah.’ Kata saya yang salah itu Ayah. Saya tanya ini kenapa dia enggak ngomong? Sedikit pun enggak ngomong.”
Anwar juga mempertanyakan kondisi kulit anaknya kepada istrinya. “Nah, terus saya tanya ke mamanya, ‘Mah, ini kenapa kulit si Mah, ini kenapa kulit anak, kulit Raja seperti ini?’”
Denny Sumargo kembali bertanya, “Kulitnya kenapa?”
Anwar menjawab singkat, “Melepuh.”
“Bagian mana aja?” tanya Denny Sumargo.
Anwar merinci, “Tangan, kaki, paha, punggung.”
Denny Sumargo menimpali, “Itu yang muka di sini juga tuh ya.”
Anwar menjelaskan, “Yang di sini (menunjuk ujung mata bagian dalam). Nah, istri saya menjawab, ‘Ya, ini kan sakit panas Yah, si Raja. Jadi kalau sakit panas memang kalau panasnya berlebihan suka melepuh seperti ini, seperti kesiram air panas,’ katanya gitu.”
Di akhir ceritanya, Anwar mengungkapkan niatnya untuk membawa sang anak berobat. “Niatnya saya mau pagi-pagi ke dokter, ke rumah sakit. Niatnya, mungkin karena saya capek jadi bangunnya saya agak kesiangan.”

Anwar Satibi, Ayah Kandung Nizam. (Sumber: YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)
Kasus meninggalnya Nizam kini menjadi sorotan publik, terutama setelah pernyataan-pernyataan tersebut beredar luas di media sosial.
Pihak kepolisian masih mendalami laporan dari Ibu Kandung Nizam untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
(anf)
Load more