News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilaporkan Mantan Istri, Ini Jejak Digital Anwar Satibi Tak Segera Bawa Nizam ke Rumah Sakit

Dilaporkan mantan istri, terungkap jejak digital Anwar Satibi yang tak segera membawa Nizam Syafei ke rumah sakit hingga kasusnya kini diselidiki polisi.
Kamis, 26 Februari 2026 - 10:38 WIB
Ibu Kandung Nizam dan Anwar Satibi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Istimewa / YouTube Denny Sumargo

 

tvOnenews.com - Dilaporkan mantan istri, terungkap jejak digital Anwar Satibi yang disebut tidak segera membawa Nizam ke rumah sakit saat kondisinya memburuk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini mencuat setelah Ibu Kandung Nizam, Lisnawati, resmi melaporkan Anwar Satibi ke Polres Sukabumi atas dugaan penelantaran anak.

Laporan tersebut diajukan usai Nizam meninggal dunia dalam kondisi sakit parah dan diduga tidak segera mendapatkan penanganan medis yang semestinya. 

nizam
Upaya Hukum Lisnawati Laporkan Ayah Nizam Syafei atas Dugaan Penelantaran Anak. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Pihak keluarga menilai terdapat unsur pembiaran karena Nizam disebut tidak langsung dibawa ke fasilitas kesehatan meski kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Dalam laporan itu, Lisnawati mengacu pada Pasal 76B juncto Pasal 77B Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. 

Kuasa hukum Lisnawati menegaskan langkah hukum ini ditempuh sebagai bentuk upaya mencari keadilan atas meninggalnya Nizam. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Kuasa Hukum Lisnawati dalam keterangannya yang diunggah dalam kanal YouTube Intens Investigasi pada 25/2/2026 mengatakan, “Nah, pasalnya disebutkan yang kita laporkan itu Pasal 76 B juncto Pasal 77B. Nah, di situlah pembiaran bahkan baru dibawa ke rumah sakit besoknya. Padahal dilihat ada luka lebam, luka bakar. Di situlah pembiarannya dan ibunya sudah sampaikan kenapa enggak langsung dibawa ke rumah sakit hingga menyebabkan si anak meninggal dunia.”

Jejak Digital Anwar Satibi di Podcast

Sebelum laporan tersebut dilayangkan ke Polres Sukabumi, Anwar Satibi bersama kakek Isep sempat mendatangi podcast milik Denny Sumargo. 

Dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube tersebut, sang ayah menceritakan kronologi saat mengetahui kondisi anaknya hingga akhirnya meninggal dunia.

Anwar, ayah Nizam, mengatakan, “Sebelum saya pergi ke Sukabumi, anak saya dalam kondisi baik-baik saja. Memang ada luka di sini (menunjuk lubang hidung) sedikit karena dia pilek jadi suka dikopek gini, sedikit. Tapi kalau yang lain enggak ada luka.”

Ia juga menuturkan, “Nah, saya ngomong ‘Ayah mau ke Sukabumi, pamit ya.’ Sehari di sana semalam jam 11.00 malam istri saya nelepon. Padahal pasien itu belum beres sebetulnya saya.”

Anwar melanjutkan cerita mengenai telepon dari istrinya, “‘Ayah pulang Raja panas terus manggil-manggil nama Ayah.’ Saya langsung berkemas, langsung pulang.”

Denny Sumargo kemudian bertanya, “Tinggalnya di mana?”

Anwar menjawab, “Tinggalnya di Jampang, di Bojongsari.”

Ia kembali menceritakan momen saat tiba di rumah, “Saya pulang terus pas saya masuk rumah, saya melihat pemandangan yang sangat luar biasa. Jadi, anak saya ditanya sama saya enggak ngejawab. Tapi dia ke saya ngomong, tapi kalau saya jawab, ‘Jang, ini kenapa?’ Dia diam saja sambil muter-muter selimut gini aja gitu. Tapi dia ke saya ngomong.”

Anwar menambahkan, “Nah, terus dia pegang pipi saya. Dia minta maaf ke saya. ‘Ayah, maafin Dedek ya.’ Dia bilang sampai dua kali dia minta maaf ke saya.”

Ia pun mengaku menenangkan sang anak. “Nah, kata saya, ‘Kenapa minta maaf gitu? Ujang teu salah, kamu enggak salah.’ Kata saya yang salah itu Ayah. Saya tanya ini kenapa dia enggak ngomong? Sedikit pun enggak ngomong.”

Anwar juga mempertanyakan kondisi kulit anaknya kepada istrinya. “Nah, terus saya tanya ke mamanya, ‘Mah, ini kenapa kulit si Mah, ini kenapa kulit anak, kulit Raja seperti ini?’”

Denny Sumargo kembali bertanya, “Kulitnya kenapa?”

Anwar menjawab singkat, “Melepuh.”

“Bagian mana aja?” tanya Denny Sumargo.

Anwar merinci, “Tangan, kaki, paha, punggung.”

Denny Sumargo menimpali, “Itu yang muka di sini juga tuh ya.”

Anwar menjelaskan, “Yang di sini (menunjuk ujung mata bagian dalam). Nah, istri saya menjawab, ‘Ya, ini kan sakit panas Yah, si Raja. Jadi kalau sakit panas memang kalau panasnya berlebihan suka melepuh seperti ini, seperti kesiram air panas,’ katanya gitu.”

Di akhir ceritanya, Anwar mengungkapkan niatnya untuk membawa sang anak berobat. “Niatnya saya mau pagi-pagi ke dokter, ke rumah sakit. Niatnya, mungkin karena saya capek jadi bangunnya saya agak kesiangan.”

nizam
Anwar Satibi, Ayah Kandung Nizam. (Sumber: YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

Kasus meninggalnya Nizam kini menjadi sorotan publik, terutama setelah pernyataan-pernyataan tersebut beredar luas di media sosial. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian masih mendalami laporan dari Ibu Kandung Nizam untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang yang membuat mobil listrik mati mendadak saat melintasi rel kereta api.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Pemilihan calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menghadirkan dinamika tersendiri.
Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Masyarakat termasuk Pemerintah Indonesia tengah fokus membenahi konten di platform media sosial (medsos) yang berdampak negatif bagi anak-anak maupun remaja.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT