News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Janggal Kematian Anaknya hanya Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Nizam Curigai Keterlibatan Eks Suami: Aku Pernah Disiram

Lisnawati, ibu kandung Nizam Syafei menduga mantan suaminya, Anwar Satibi ikut terlibat dalam kasus kematian anaknya dianiaya oleh ibu tiri, TR secara tragis.
Jumat, 27 Februari 2026 - 14:37 WIB
Ibu Kandung Nizam dan Anwar Satibi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Istimewa / YouTube Denny Sumargo

"Setelah menikah ya gitu, jahat, sering KDRT juga. Waktu (Nizam Syafei) di dalam kandungan juga, saya sering di KDRT," ucapnya.

Ia tidak menyangka sikap Anwar berubah total pasca menikah. Ia mencontohkan perkara sepele sampai melakukan KDRT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Contohnya dia kalau pulang dari luar dari mana-mana, dia banyak cupangnya. Saya nanya doang, dia marah-marah kayak gitu," paparnya.

Ironisnya, ayah kandung Nizam Syafei juga melampiaskan amarah kepada Lisnawati. Hal itu mengakibatkan adanya dugaan kekerasan fisik dalam rumah tangga mereka.

Lisna tersiksa selama satu tahun menikah dengan Anwar. Kekerasan fisik dinilai telah melampaui batas, seperti rambut dipotong menggunakan golok hingga disiram dengan air panas.

"Disiram pakai air panas, air habis dimasak, disiram ke belakang punggung saya sampai-sampai saya takut kalau dia pulang, mendengar suara motornya aja saya takut," paparnya.

Sebelumnya, kasus Nizam Syafei (13), bocah asal Sukabumi, Jawa Barat, mengguncang publik. Ia tewas dengan tragis dalam kondisi tubuh dibalut luka bakar hingga memar.

Nizam sempat mengungkap siapa terduga pelakunya. Itu terjadi sebelum ia meninggal dunia.

Berdasarkan video yang viral di media sosial, Nizam menunjuk ibu tirinya, TR. Ia mengaku dipaksa minum air panas walaupun sempat dibantah oleh TR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil penyelidikan, TR resmi ditetapkan sebagai tersangka. Sementara, Krisna Murti, kuasa hukum Lisnawati telah melaporkan ayah kandung Nizam ke Polres Sukabumi atas kasus dugaan pembiaran dan penelantaran anak.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT