Pola Kekerasannya Mirip? Pengakuan Ibu Kandung Nizam Pernah Disiram Air Panas oleh Mantan Suaminya
- YouTube/DennySumargo
tvOnenews.com - Duka mendalam masih terus dirasakan oleh Lisnawati, ibu kandung dari bocah 12 tahun asal Sukabumi, Nizam Syafei, yang meninggal dunia secara tragis.
Kematian Nizam diduga kuat akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya, TR, yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kekerasan fisik dan psikis.
Namun di balik kasus yang mengguncang publik itu, muncul kesaksian mengejutkan dari Lisnawati, bahwa pola kekerasan yang dialami Nizam mirip dengan kekerasan yang dulu ia alami sendiri dari sang mantan suami, Anwar Satibi.
Dalam wawancaranya bersama Denny Sumargo di kanal YouTube miliknya, Lisnawati menceritakan pengalaman pahitnya saat masih hidup serumah dengan Anwar.
Dengan mata yang berkaca-kaca, Lisna mengaku pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berkali-kali, bahkan sejak ia tengah mengandung Nizam.
“Iya, dulu juga saya sering di-KDRT sama dia. Setelah menikah ya gitu, jahat, sering KDRT juga. Pas di dalam kandungan juga saya sering di-KDRT gitu," ucap Lisna.
Pernikahan Lisnawati dan Anwar Satibi hanya berlangsung sekitar satu tahun.
Mereka menikah setelah perkenalan singkat melalui media sosial. Awalnya, Anwar tampak sebagai sosok yang menyenangkan, namun menurut Lisna, sifat aslinya baru terlihat setelah menikah.

- Kolase tvOnenews.com / Istimewa / YouTube Denny Sumargo
“Awalnya mah baik, tapi setelah menikah ya berubah. Jahat, kasar,” ungkap Lisna.
Lisnawati menceritakan bahwa kekerasan yang dialaminya sering terjadi karena hal-hal sepele.
Ia menuturkan bahwa suaminya sering marah besar hanya karena ditanya soal hal kecil.
“Dia pulang dari luar banyak cupangnya, saya nanya doang, dia marah-marah,” kenang Lisna.
Namun bagian paling memilukan dari kesaksian Lisnawati adalah saat ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah disiram air panas oleh Anwar, tindakan yang meninggalkan luka fisik hingga kini.
“Di muka juga pernah, bahkan disembor air panas juga pernah. Enggak tahu sampai sekarang juga masih ada bekasnya di belakang punggung saya,” tutur Lisna.
Ia juga menyebut bahwa selain disiram air panas, rambutnya pernah dipotong pakai golok saat sedang hamil.
Kekerasan demi kekerasan membuat Lisna hidup dalam ketakutan yang luar biasa. Ia bahkan mengaku bisa merasakan trauma hanya dengan mendengar suara motor sang suami pulang ke rumah.
“Kalau dengar suara motornya pulang aja, saya takut. Bahkan saudara-saudaranya juga lihat saya kayak gitu, sampai nyuruh saya pergi aja, diamankan karena enggak kuat lihat saya diperlakukan kayak gitu," katanya.
Menurut Lisna, tak satu pun anggota keluarga dari pihak mantan suaminya yang berani menegur atau melerai, karena Anwar dikenal keras dan galak, bahkan terhadap saudara sendiri.
Kisah kelam Lisnawati ini kini menjadi sorotan publik karena memiliki kemiripan dengan pola kekerasan yang dialami Nizam sebelum meninggal dunia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Nizam disebut mengalami sejumlah luka serius yang diduga akibat dipaksa meminum air panas, hingga menyebabkan lepuhan pada beberapa bagian tubuhnya.
Tragisnya, pola kekerasan yang dialami Nizam memiliki kemiripan dengan apa yang dulu dialami ibunya.
Dalam wawancara itu, Denny Sumargo sempat menanyakan langsung firasat Lisna soal kemungkinan keterlibatan Anwar dalam kasus kematian anak mereka.
“Kamu sendiri sebagai ibu kandung, insting kamu bicara apa?” tanya Denny.
“Feeling saya, bapaknya juga ada keterlibatan,” jawab Lisna dengan tegas.
Lisna menambahkan, ia tak menuduh tanpa dasar. Pengalaman masa lalunya yang penuh kekerasan membuatnya yakin bahwa sang mantan suami bukanlah sosok yang tak tahu apa-apa.
Terlebih lagi, dari komunikasi terakhir mereka sebelum Nizam meninggal, Anwar sempat mengatakan, “ikhlaskan saja kalau si Raja (Nizam) meninggal.”
Kini Lisnawati telah melaporkan mantan suaminya ke Polres Sukabumi atas dugaan pembiaran dan penelantaran anak.
Laporan tersebut diterima oleh penyidik setelah dinilai memenuhi unsur pidana. Di sisi lain, penyidikan terhadap ibu tiri Nizam, TR, juga terus berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta dalam tragedi memilukan ini. (adk)
Load more