News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pola Kekerasannya Mirip? Pengakuan Ibu Kandung Nizam Pernah Disiram Air Panas oleh Mantan Suaminya

Lisnawati, ibu kandung Nizam Syafei, ungkap pernah disiram air panas oleh mantan suami. Pola kekerasan itu mirip dengan kasus kematian sang anak.
Jumat, 27 Februari 2026 - 22:28 WIB
Ibu Kandung Nizam, Lisna
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

tvOnenews.com - Duka mendalam masih terus dirasakan oleh Lisnawati, ibu kandung dari bocah 12 tahun asal Sukabumi, Nizam Syafei, yang meninggal dunia secara tragis.

Kematian Nizam diduga kuat akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya, TR, yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kekerasan fisik dan psikis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di balik kasus yang mengguncang publik itu, muncul kesaksian mengejutkan dari Lisnawati, bahwa pola kekerasan yang dialami Nizam mirip dengan kekerasan yang dulu ia alami sendiri dari sang mantan suami, Anwar Satibi.

Dalam wawancaranya bersama Denny Sumargo di kanal YouTube miliknya, Lisnawati menceritakan pengalaman pahitnya saat masih hidup serumah dengan Anwar.

Dengan mata yang berkaca-kaca, Lisna mengaku pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berkali-kali, bahkan sejak ia tengah mengandung Nizam.

“Iya, dulu juga saya sering di-KDRT sama dia. Setelah menikah ya gitu, jahat, sering KDRT juga. Pas di dalam kandungan juga saya sering di-KDRT gitu," ucap Lisna.

Pernikahan Lisnawati dan Anwar Satibi hanya berlangsung sekitar satu tahun.

Mereka menikah setelah perkenalan singkat melalui media sosial. Awalnya, Anwar tampak sebagai sosok yang menyenangkan, namun menurut Lisna, sifat aslinya baru terlihat setelah menikah.

Ibu Kandung Nizam dan Anwar Satibi
Ibu Kandung Nizam dan Anwar Satibi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Istimewa / YouTube Denny Sumargo

“Awalnya mah baik, tapi setelah menikah ya berubah. Jahat, kasar,” ungkap Lisna.

Lisnawati menceritakan bahwa kekerasan yang dialaminya sering terjadi karena hal-hal sepele.

Ia menuturkan bahwa suaminya sering marah besar hanya karena ditanya soal hal kecil.

“Dia pulang dari luar banyak cupangnya, saya nanya doang, dia marah-marah,” kenang Lisna.

Namun bagian paling memilukan dari kesaksian Lisnawati adalah saat ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah disiram air panas oleh Anwar, tindakan yang meninggalkan luka fisik hingga kini.

“Di muka juga pernah, bahkan disembor air panas juga pernah. Enggak tahu sampai sekarang juga masih ada bekasnya di belakang punggung saya,” tutur Lisna.

Ia juga menyebut bahwa selain disiram air panas, rambutnya pernah dipotong pakai golok saat sedang hamil.

Kekerasan demi kekerasan membuat Lisna hidup dalam ketakutan yang luar biasa. Ia bahkan mengaku bisa merasakan trauma hanya dengan mendengar suara motor sang suami pulang ke rumah.

“Kalau dengar suara motornya pulang aja, saya takut. Bahkan saudara-saudaranya juga lihat saya kayak gitu, sampai nyuruh saya pergi aja, diamankan karena enggak kuat lihat saya diperlakukan kayak gitu," katanya.

Menurut Lisna, tak satu pun anggota keluarga dari pihak mantan suaminya yang berani menegur atau melerai, karena Anwar dikenal keras dan galak, bahkan terhadap saudara sendiri.

Kisah kelam Lisnawati ini kini menjadi sorotan publik karena memiliki kemiripan dengan pola kekerasan yang dialami Nizam sebelum meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Nizam disebut mengalami sejumlah luka serius yang diduga akibat dipaksa meminum air panas, hingga menyebabkan lepuhan pada beberapa bagian tubuhnya.

Tragisnya, pola kekerasan yang dialami Nizam memiliki kemiripan dengan apa yang dulu dialami ibunya.

Dalam wawancara itu, Denny Sumargo sempat menanyakan langsung firasat Lisna soal kemungkinan keterlibatan Anwar dalam kasus kematian anak mereka.

“Kamu sendiri sebagai ibu kandung, insting kamu bicara apa?” tanya Denny.

“Feeling saya, bapaknya juga ada keterlibatan,” jawab Lisna dengan tegas.

Lisna menambahkan, ia tak menuduh tanpa dasar. Pengalaman masa lalunya yang penuh kekerasan membuatnya yakin bahwa sang mantan suami bukanlah sosok yang tak tahu apa-apa.

Terlebih lagi, dari komunikasi terakhir mereka sebelum Nizam meninggal, Anwar sempat mengatakan, “ikhlaskan saja kalau si Raja (Nizam) meninggal.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Lisnawati telah melaporkan mantan suaminya ke Polres Sukabumi atas dugaan pembiaran dan penelantaran anak.

Laporan tersebut diterima oleh penyidik setelah dinilai memenuhi unsur pidana. Di sisi lain, penyidikan terhadap ibu tiri Nizam, TR, juga terus berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta dalam tragedi memilukan ini. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Juri Puncak Puteri Indonesia 2026, Gubernur Sherly Tjoanda Beri Pertanyaan Berkelas soal Pemimpin Perempuan

Jadi Juri Puncak Puteri Indonesia 2026, Gubernur Sherly Tjoanda Beri Pertanyaan Berkelas soal Pemimpin Perempuan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menjadi juri Grand Final Puteri Indonesia 2026. Pertanyaannya tentang peran pemimpin perempuan ke masyarakat viral.
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ini 5 Rekomendasi untuk Menekan Korupsi dan Politik Uang

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ini 5 Rekomendasi untuk Menekan Korupsi dan Politik Uang

KPK telah merumuskan 5rekomendasi perbaikan guna menekan risiko korupsi dalam pemilu. Salah satunya adalah pengaturan metode dan jenis kampanye serta pembatasan penggunaan uang tunai.
Borneo FC Bisa Salip Persib Hari Ini Jika Menang Atas Semen Padang? Ternyata Ada Aturan yang Bikin Maung Bandung Tetap di Puncak

Borneo FC Bisa Salip Persib Hari Ini Jika Menang Atas Semen Padang? Ternyata Ada Aturan yang Bikin Maung Bandung Tetap di Puncak

Borneo FC berpeluang samai poin Persib jika kalahkan Semen Padang, tapi belum tentu gusur Maung Bandung. Aturan head-to-head jadi penentu posisi puncak klasemen
Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari jalur rel dan dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga kawasan layak huni dengan fasilitas lengkap.
Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT