News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengejutkan, Pihak Ibu Tiri Beberkan Perkataan Keji Anwar Satibi saat Nizam Syafei Sakit

​​​​​​​Pihak ibu tiri ungkap perkataan keji Anwar Satibi saat Nizam Syafei sakit. Kuasa hukum Acong Latif membeberkan dugaan pembiaran terhadap korban.
Kamis, 5 Maret 2026 - 23:01 WIB
Orang tua Nizam Syafei, Anwar Satibi dan Teni Ridha
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Mengejutkan, pihak ibu tiri membeberkan perkataan keji yang diduga diucapkan oleh Anwar Satibi saat Nizam Syafei dalam kondisi sakit. Keterangan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum pihak ibu tiri, Acong Latif, yang mengungkap sejumlah fakta terkait kehidupan Nizam sebelum meninggal dunia.

Pernyataan tersebut diungkapkan Acong Latif dalam keterangannya yang diunggah melalui kanal YouTube Cumicumi pada 3 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa selama ini terdapat narasi yang dibangun oleh ayah kandung Nizam mengenai keberadaan ibu kandung korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awak media dalam wawancara tersebut juga menyinggung soal narasi yang disebut-sebut berkembang selama ini.

“Berarti sejauh ini memang narasi yang dibangun oleh si bapak kandung ini bahwasanya ibu kandung ini sudah meninggal gitu ya, Bang ya,” ujar awak media.

Menanggapi pertanyaan itu, Acong Latif menjelaskan bahwa narasi tersebut diduga sengaja dibangun agar Nizam Syafei tidak mencari atau mencoba menemui ibu kandungnya.

“Artinya itu yang dibangun kepikiran Nizam ya mungkin biar Nizam ini tidak mencari, biar Nizam tidak mau menemui. Karena setiap mau menemui dimarahi setiap pamit misalnya setiap mempertanyakan ibu kandungnya tuh langsung dimarahi ibunya sudah enggak ada gitu. Kira-kira begitu tapi pakai bahasa Sunda ibunya sudah tidak ada. Bahkan ya itulah yang dibangun bahwa ibunya ini sudah meninggal,” ujar Acong Latif.

Acong Latif kemudian menjelaskan bahwa sejak kecil Nizam Syafei telah tinggal bersama ayah kandungnya. Ia menyebut bahwa Nizam diambil oleh ayahnya sejak berusia tujuh tahun.

“Jadi, Nizam ini diambil oleh bapaknya, bukan ikut ya, tapi diambil oleh bapaknya. Ini kan keterangan dari ibu kandungnya di beberapa podcast pun disampaikan kan dibawa kaburlah kira-kira begitu. Jadi, Nizam ini dibawa atau diambil oleh Anwar, oleh bapaknya ini dari umur 7 tahun. Dari umur 7 tahun dibawa dan hidup bersama TR selaku ibu tirinya. Di situlah ibu tirinya pun merawat, ibu tirinya pun memberi makan, ibu tirinya pun memberi kasih sayang. Kenapa demikian? Karena yang punya pekerjaan selama ini kan memang ibu tirinya yang punya pekerjaan tetap, punya gaji tetap. Itu kan ibu tirinya TR kan. Berarti memang hidup dari TR ini gitu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Acong Latif mengungkap bahwa selama tinggal bersama ayahnya, terdapat dugaan pembiaran terhadap kondisi Nizam Syafei, termasuk ketika korban jatuh sakit saat berada di pesantren.

Ia menyebut bahwa ketika Nizam sakit di pesantren, korban justru menghubungi ibu tirinya terlebih dahulu melalui pesan singkat.

“Nah, selama tinggal pun TR ini juga menyampaikan memang ada pembiaran yang dilakukan terhadap Nizam ini oleh bapak kandungnya. Apa pembiarannya? Seperti yang saya sampaikan juga sebelumnya, saat Nizam ini sakit di pesantren, saat Nizam ini sakit di pesantren dapat kabar bahwasanya Nizam ini sakit dan Nizam ini ngechatnya enggak ke bapak kandungnya ya apa saya sakit enggak tapi ke ibu tirinya dulu ke ibu tirinya kira-kira kalau bahasa Indonesia mah Nizam sakit gitu loh. Sakit apa ya mungkin karena kedinginan selama ini tidur di masjid gitu. Itu isi chatnya ini fakta. Nah, istirahat katanya kan. Iya, Mah. Gitu loh,” katanya.

Setelah menerima pesan tersebut, ibu tiri Nizam kemudian menyampaikan kepada Anwar Satibi agar segera menjemput anaknya yang sedang sakit dan membawanya ke rumah sakit. Namun respons yang diberikan justru mengejutkan.

“Namun dia seorang ibu walaupun dari ibu tirinya akhirnya bilang ke bapaknya, ‘Hayo jemput Nizam kasihan sakit.’ Nizam ini harus dijemput kasihan sakit. Kita bawa ke rumah sakit. Bapaknya di sini bilang ke ibu tirinya ya kira karena bahasa Sunda ya kira-kira bahasa Indonesianya itu udah biarin aja mati-mati aja tu. Itu yang disampaikan oleh bapak kandungnya terhadap anak kandungnya loh gitu. Itu jawaban bapaknya,” ungkap Acong Latif.

Menurut Acong Latif, ucapan tersebut menunjukkan adanya dugaan pembiaran terhadap kondisi kesehatan Nizam Syafei.

“Artinya pembiaran di sini ada dan itu disampaikan oleh ibu tirinya ke kepolisian saat diperiksa tadi gitu loh,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Acong Latif juga menyebut bahwa setelah dijemput dari pesantren, Nizam Syafei yang masih dalam kondisi sakit justru diminta melakukan aktivitas berat oleh ayahnya.

“Belum lagi saat yang dalam kondisi sakit kan itu dijemput di pesantren terus dia sakit tapi bapaknya malah nyuruh anaknya ini memburu untuk bawa senapan angin ke hutan cari burung gitu. Tidak peduli bapak kandungnya ini terhadap Nizam meskipun kondisi Nizam ini sedang keadaan lemah ataupun sakit, tapi tetap dia menyuruh untuk berburu gitu,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut semakin memperlihatkan sikap yang dinilai tidak memperhatikan kondisi kesehatan korban saat itu.

“Nah, ini adanya pembiaran yang tidak peduli terhadap kesehatannya Nizam. Begitu juga saat di pesantren sakit. Memang menurut ibu tirinya disampaikan bahwa memang ada pembiaran dan enggak mau. Tapi ibunya tetap menjemputnya sehingga dibawa ke dokter. Keterangan itulah yang disampaikan oleh ibu tirinya tadi di kepolisian,” lanjutnya.

Di akhir keterangannya, Acong Latif menegaskan bahwa ibu tiri Nizam memilih untuk menyampaikan fakta apa adanya kepada pihak kepolisian, meskipun hal tersebut berkaitan dengan suaminya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan itu adalah sejujur-jujurnya dan tidak ada yang ditutup-tutupi sehingga tersampaikan artinya laporan dari ibu kandungnya terhadap bapaknya ini walaupun dia ibu tirinya ataupun suaminya saat ini Anwar yang dilaporkan oleh ibu kandungnya dia tidak membela kok dia tidak bilang suami saya tidak seperti itu. Enggak. Dia justru memberikan keterangan yang sebenar-benarnya walaupun yang dilaporkan adalah suaminya. Jadi, fakta kejujuran yang disampaikan oleh TR ini gitu,” tutup Acong Latif.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Asian Games 2026: Tampil Mengecewakan Kalah dari Chinese Taipei, Timnas Voli Putri Indonesia Finis di Peringkat Keenam

Hasil Asian Games 2026: Tampil Mengecewakan Kalah dari Chinese Taipei, Timnas Voli Putri Indonesia Finis di Peringkat Keenam

Hasil Asian Games 2026, Timnas Voli Putri Indonesia menelan kekalahan telak dari Chinese Taipei dan gagal meraih peringkat kelima di klasemen keseluruhan.
Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri, Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika

Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri, Petrokimia Gresik Raih Paten Inovasi Silika

PT Petrokimia Gresik berhasil mengembangkan inovasi pemanfaatan produk samping silika sebagai bahan penyaring belerang cair dalam proses produksi asam sulfat.
Surat Presiden Terkait Calon Dubes, DPR: Kami Segera Bahas

Surat Presiden Terkait Calon Dubes, DPR: Kami Segera Bahas

DPR menindaklanjuti surat Presiden Prabowo Subianto mengenai permohonan pertimbangan calon duta besar luar biasa dan berkuasa penuh untuk negara sahabat dan organisasi internasional.
BMKG: Awal Musim Hujan Diperkirakan Mulai November-Desember 2026

BMKG: Awal Musim Hujan Diperkirakan Mulai November-Desember 2026

BMKG memprediksi awal musim hujan terjadi pada November dan Desember 2026.
Untuk Bela Jepang, Korsel dan AS Siap Gunakan Senjata Nuklir

Untuk Bela Jepang, Korsel dan AS Siap Gunakan Senjata Nuklir

Amerika Serikat pada Senin (21/9) kembali menegaskan kesiapannya untuk membela Jepang dan Korea Selatan dengan menggunakan segala cara yang tersedia, termasuk persenjataan nuklir.
Aliansi Masyarakat Jakarta Tolak Illicit Enrichment Masuk RUU Perampasan Aset, Ini Alasannya

Aliansi Masyarakat Jakarta Tolak Illicit Enrichment Masuk RUU Perampasan Aset, Ini Alasannya

Tim Hukum Aliansi Masyarakat Jakarta (AMJ) meminta agar konsep illicit enrichment tidak dimasukkan dalam RUU Perampasan Aset.

Trending

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Malaysia tampaknya mengalami kesialan jelang menghadapi Timnas Indonesia. Sebab, pelatih Tan Cheng Hoe perlu melakukan perombakan dari 23 pemain yang dipanggilnya.
Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett memberi sorotan tajam terhadap kemenangan Arman Tsarukyan atas Mauricio Ruffy di UFC 331, meski mengakui brutalnya serangan siku yang mengakhiri
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT