News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Ikut Terseret Isu Perselingkuhan, Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro Akhirnya Klarifikasi

​​​​​​​Aditya Triantoro, Founder animasi Nussa Rara, akhirnya klarifikasi soal isu perselingkuhan dan dugaan penggelapan royalti setelah anak ikut terseret.
Rabu, 11 Maret 2026 - 04:09 WIB
Aditya Triantoro, Founder Nussa Rara dan Mantan Istri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Denny Sumargo

tvOnenews.com - Aditya Triantoro, founder animasi Nussa Rara, akhirnya buka suara terkait polemik yang menyeret namanya. 

Klarifikasi tersebut disampaikan dalam podcast Denny Sumargo yang tayang pada 10 Maret 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aditya Triantoro menjelaskan versinya mengenai berbagai tuduhan yang ramai diperbincangkan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Nama Aditya Triantoro menjadi sorotan pada Maret 2026 setelah muncul tuduhan perselingkuhan dari mantan istrinya, Annisa Hadiyanti. Selain isu tersebut, ia juga disebut dalam dugaan penggelapan dana royalti serta pemecatan sepihak dari perusahaan.

Aditya Triantoro
Founder serial animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro & Mantan istrinya, Annisa Hadiyanti. (Sumber: Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo/C8 Podcast & Instagram)

Dalam podcast tersebut, Founder Animasi Nussa Rara itu mengaku heran mengapa isu masa lalu mengenai kehidupan pribadinya kembali diangkat dan dikaitkan dengan persoalan yang sedang dibahas.

“Nah, yang aku bingung tiba-tiba ramai isu yang tidak ada relevansi ataupun korelasi terhadap perkara ini, yaitu adalah masa lalu saya yang sudah selesai juga, sudah bercerai juga, dan saya sudah menikah kembali juga. Heeh. Kok diadu?” ujar Aditya Triantoro.

Ia juga mempertanyakan kaitan antara tuduhan perselingkuhan dengan kasus yang sebenarnya dipersoalkan.

“So, saya bingung justru kok apa relevansi. What's the case? Case-nya apa nih? Kan penggelapan royalty, kok selingkuh kan sudah cerai juga. Itu kan masa lalu yang sudah terjadi di masa lalu, gitu sih,” jelas Aditya Triantoro.

Menanggapi hal itu, Denny Sumargo menilai kemunculan Aditya Triantoro dalam podcast kemungkinan didorong oleh keinginan untuk meluruskan informasi yang beredar di publik.

“Itu yang bikin lu akhirnya muncul lah ibaratnya karena kalau enggak diklarifikasi akhirnya makin buruk begitu,” kata Denny Sumargo.

Aditya Triantoro mengakui bahwa sebelumnya ia memilih untuk tidak menanggapi isu tersebut karena menganggapnya sebagai persoalan pribadi.

“Betul. Jadi sebelumnya semua pihak saya sudah katakan saya memilih untuk diam. Awalnya karena kan pertama ini konsumsi pribadi. Iya betul. Enggak perlu gitu kan. Ya udahlah ee mau mau mau pihak sana juga mau ramein udah enggak usah gitu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sejak awal dirinya ingin menyelesaikan persoalan yang ada melalui jalur hukum.

“Udah ini coba kita selesaikan melalui proses-proses hukum yang ada gitu kan. Karena ini kan kembali ini adalah personal issue gitu kan personal conflict gitu kan,” kata Aditya Triantoro.

Denny Sumargo kemudian mempertanyakan mengapa dugaan-dugaan tersebut tidak diselesaikan secara pribadi.

“Iya. Dan kalau masalah yang kayak tadi, masalah ada dugaan-dugaan itu kan kenapa enggak diselesaikan di ranah pribadi? Itu maksud saya,” ujar Denny Sumargo.

Menanggapi hal tersebut, Aditya Triantoro menegaskan bahwa dirinya sudah mengikuti prosedur yang berlaku setelah adanya laporan.

“Itu dia saya makanya itu tadi kan saya dilaporkan saya sudah ikutin prosedurnya nih semuanya, tidak terbukti ya sudah,” jelasnya.

Denny Sumargo kemudian menyinggung bahwa laporan yang ada sebenarnya berkaitan dengan dugaan penggelapan dana, bukan perselingkuhan.

“Tapi kan yang dilaporkan kan bukan masalah perselingkuhan, yang dilaporkan kan penggelapan dana kan,” kata Denny Sumargo.

“Benar sekali,” jawab Aditya Triantoro.

Dalam percakapan tersebut, Denny Sumargo juga mempertanyakan mengapa isu perselingkuhan justru ikut mencuat ke publik.

“Perselingkuhannya kenapa enggak ada obrolan kalian? Maksudnya begitu kan dia mencuat nih, lu enggak ada coba hubungi dia. Eh, ini ada apa? Ee, kenapa jadi kamu bahas tentang ini? Emangnya saya selingkuh dulu gitu. Maksudnya kayak begitu,” ujar Denny Sumargo.

Aditya Triantoro kemudian menjelaskan bahwa komunikasi dengan mantan istrinya saat ini tidak lagi berjalan secara langsung.

“Ya gini, hubungan saya sama dia sih tidak bisa lagi di dalam sebuah jalur komunikasi tanpa ada perantara,” kata Aditya Triantoro.

“Oh, berarti ada satu trigger yang membuat akhirnya jadi kayak gitu,” timpal Denny Sumargo.

Aditya Triantoro juga menuturkan bahwa selama ini komunikasi mereka hanya sebatas urusan transfer dan laporan.

“Kan kita kan selama ini kan lapor transfer, lapor transfer that's all. Sebatas itu doang kok. Nah tiba-tiba ada laporan ya sudah oke kalau emang kita kurang sampai kita lakukan due diligence emang ada yang kurang ya. Bahkan pajak royalty aja saya yang nanggung gitu kan. Ya udah, enggak apa-apa kan gue deal aja deh. Ya udah, kita enggak mau ada issue deh,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa awalnya memilih untuk diam karena menganggap masalah tersebut bukan ranah publik, terlebih muncul di bulan Ramadhan.

“Tapi setelah selesai munculnya ini, nah ini saya justru bertanya-tanya why gitu loh. Dan saya memilih untuk diam. Pertama karena sekali lagi saya ulangin ini bukan ranah publik. Kedua, ini muncul di bulan Ramadhan. Sebagai sesama muslim kita kayaknya harus menghargai bulan ini gitu,” jelas Aditya Triantoro.

Namun akhirnya ia merasa perlu memberikan klarifikasi karena isu tersebut semakin meluas dan menyeret nama keluarganya.

“Namun karena isunya udah ke mana-mana dan unfortunately menyeret nama keluarga dan yang paling apa ya enggak enak itu anak-anak kena juga,” ujar Aditya Triantoro dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan klarifikasi tersebut, Aditya Triantoro berharap publik dapat memahami persoalan ini secara lebih utuh setelah mendengar langsung penjelasannya mengenai polemik yang tengah ramai diperbincangkan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Infrastruktur Perlahan Pulih, Aktivitas Ekonomi Warga Terdampak Bencana Aceh Kembali Menggeliat

Infrastruktur Perlahan Pulih, Aktivitas Ekonomi Warga Terdampak Bencana Aceh Kembali Menggeliat

Pemulihan pasca bencana banjir bandnag dan tanah longsor di Aceh yang mulai membuahkan hasil dengan kondisi jalan yang kembali menghubungkan desa-desa dengan pusat ekonomi.
Bareskrim Polri Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Penggelapan Dana PT DSI, Seret Seorang Founder dan Advisor

Bareskrim Polri Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Penggelapan Dana PT DSI, Seret Seorang Founder dan Advisor

Tim penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri kembali menetapkan seorang tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan penggelapan dana dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Efek Domino, Pemerintah Didesak Segara Lakukan Mitigasi

Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Efek Domino, Pemerintah Didesak Segara Lakukan Mitigasi

Pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan kenaikan harga bahan bakara minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green pada 10 Juni 2026.
Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil
Soal Laporan Mama Sinta, Polisi Bakal Panggil Pihak Pembuat Film Pesta Babi

Soal Laporan Mama Sinta, Polisi Bakal Panggil Pihak Pembuat Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya masih mendalami pelayangan laporan oleh Yasinta Moowend alias Mama Sinta terkait film dokumenter 'Pesta Babi' yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Polemik nafkah anak yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian. Perdebatan soal nafkah Rp225 juta per bulan masih ramai dibicarakan.

Trending

Haji Bolot Dilarikan ke RS Usai Dikabarkan Kena Serangan Jantung, Andre Taulany Minta Doa untuk Sang Komedian

Haji Bolot Dilarikan ke RS Usai Dikabarkan Kena Serangan Jantung, Andre Taulany Minta Doa untuk Sang Komedian

Kabar kurang menggembirakan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Pelawak senior Haji Bolot dikabarkan tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral di media sosial aksi pembubaran massa aksi unjuk rasa oleh aparat kepolisian di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/6/2026) malam.
Lensa Berbicara: Aksi Unjuk Rasa Desak Pembenahan Program MBG di Kantor BGN

Lensa Berbicara: Aksi Unjuk Rasa Desak Pembenahan Program MBG di Kantor BGN

Sejumlah massa yang tergabung dalam MBG Watch menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kritik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kabar Gembira bagi Nelayan Maluku Utara, Sherly Tjoanda Punya Misi Besar untuk Kemajuan Sektor Perikanan

Kabar Gembira bagi Nelayan Maluku Utara, Sherly Tjoanda Punya Misi Besar untuk Kemajuan Sektor Perikanan

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Pimpinan KPK Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG

Pimpinan KPK Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG

Waki Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto membantah bahwa dirinya terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergisi Gratis (MBG).
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Ratusan Siswa Indonesia Timur Pamerkan Riset dan Inovasi, Bukti Pendidikan dan Talenta Daerah Tak Kalah dari Negara Maju

Ratusan Siswa Indonesia Timur Pamerkan Riset dan Inovasi, Bukti Pendidikan dan Talenta Daerah Tak Kalah dari Negara Maju

Sebanyak 149 penelitian karya siswa Indonesia Timur, mulai dari kopi Arabika Papua, tanaman antimalaria, energi terbarukan, hingga inovasi pengelolaan sampah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT