News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 05:15 WIB
Dedi Mulyadi menghubungi Asep Kumala Seta, penjual cilok yang viral akibat mudik berjalan kaki menuju Ciamis
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi heran Asep Kumala Seta (31), penjual cilok pilih mudik ke Desa Gunungcupu, Sindangkasih, Ciamis dengan cara berjalan kaki.

Dedi Mulyadi pun mengulik keseharian Asep. Ternyata Asep kerap menjual cilok di bawah usaha "Cilok Jaya" yang dimiliki oleh bosnya bernama Agus Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya kepada wartawan, Asep sendiri mengaku harus menyetor hasil jualan cilok Rp70.000. Hal ini membuat kisah ia hanya mendapat keuntungan tidak lebih dari Rp50.000 viral.

Dedi Mulyadi memahami penghasilan Asep begitu kecil. KDM sapaannya, tidak habis pikir kenapa penjual cilok itu tidak meminta ongkos untuk keperluan mudik.

"Kan ada bosnya, kenapa nggak minta ke bosnya? Masa bosnya nggak kasih," ujar Dedi Mulyadi sambil bertanya-tanya dikutip tvOnenews.com dari channel YouTube Lembur Pakuan Channel, Sabtu (21/3/2026).

Menurut Dedi Mulyadi, Asep selaku karyawan Agus memiliki hak meminta uang untuk ongkos mudik. Contoh sederhananya bisa meminjam uang sebesar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.

Ia memastikan apakah bosnya memberikan ongkos kepada Asep. Sontak, Asep mengaku tidak meminta atau meminjam uang untuk keperluan mudik Lebaran.

Menurut Asep, bos ciloknya memberikan ongkos. Akan tetapi, ia mengaku takut meminta atau meminjam uang kepada sang bos.

"Tidak punya keberanian Pak, kurang percaya diri buat mintanya," ngaku Asep.

Dedi Mulyadi Singgung Hobi Asep

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral yang berjalan kaki dari Bandung-Ciamis
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral yang berjalan kaki dari Bandung-Ciamis
Sumber :
  • Kolase Antara/Rubby Jovan & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Dalam momen itu, Dedi Mulyadi mengupas tuntas penyebab Asep nekat mudik jalan kaki. Asep ternyata selalu menghabiskan uang penghasilan dagangnya untuk keperluan hobi mendaki gunung.

Pengakuan Asep membuat Gubernur Jabar itu terkejut. Seharusnya hasil uang dagang cilok disimpan untuk keperluan berjumpa dengan keluarga di kampung halaman.

KDM juga memahami penghasilan Asep berkurang di bulan Ramadhan. Hal tersebut efek banyak pembeli berpuasa sehingga hanya meraup tidak lebih dari Rp100 ribu.

Alih-alih ditabung, uang tersebut justru dihabiskan untuk mendaki gunung. Hal ini menyebabkan Asep nekat menerjang kerasnya aspal jalan dari Cibaduyut, Kota Bandung menuju Ciamis.

KDM langsung menyoroti soal Asep hanya modal membawa 50 butir cilok untuk dijual selama perjalanan. Bahkan Asep hanya bermodalkan ongkos sebesar Rp20 ribu yang dikasih oleh bosnya.

Menurutnya, hanya berbekal berjualan 50 butir cilok sangat tidak relevan demi mendapat ongkos. Jarak untuk ukuran jalan kaki dari Cibaduyut menuju Desa Gunungcupu sangat jauh.

Mantan Bupati Purwakarta ini pun menyinggung hobi Asep yang suka mendaki gunung. Sementara Asep tidak berani minta ongkos kepada bos Agus Jaya.

"Tukang naik gunung mah penuh dengan keberanian hidupnya. Kan tukang naik gunung, kenapa penakut?," sentil KDM kepada Asep.

Namun begitu, KDM dan Asep hanya bisa tertawa. Hal ini membuat suasana tidak begitu tegang saat berbincang melalui saluran telepon.

Kulik Alasan Asep Nekat Mudik Jalan Kaki dari Bandung-Ciamis

Lebih lanjut, KDM ingin mengetahui alasan Asep mudik ke Ciamis hanya modal jalan kaki. Bagi dia, keputusan itu sangat nekat meski dibalut efek tidak punya banyak uang untuk ongkos.

Saat di perjalanan, Asep kebetulan bertemu dengan wartawan. Keputusannya berjalan kaki untuk pulang kampung berhasil menarik empati dari wartawan.

KDM pun masih heran dengan keputusan tersebut. Ia memastikan tujuan Asep untuk kembali bersilaturahmi dengan keluarga benar-benar tulus meski harus nekat berjalan kaki.

"Kok bisa orang tahu Bapak pulang ke Ciamis jalan kaki sambil nanggung cilok urut? Apakah memangg sengaja menciptakan itu?," tanya KDM.

Asep secara tegas tidak berniat mencari empati dari orang lain. Hal ini murni karena tidak memiliki ongkos untuk membeli tiket bus.

"Nggak Pak," jawab Asep.

"Gimana ceritanya orang jadi tahu Bapak sedang berjalan bawa jualan cilok buat balik ke Ciamis?," tanya KDM lagi.

Sebagaimana diketahui, kisah Asep viral di media sosial. Ia nekat berjalan kaki saat mudik menuju Ciamis.

Asep mengawali langkahnya dari Cibaduyut, Kota Bandung, Selasa (17/3/2026) malam hari. Pria kelahiran 1995 itu memulainya dengan menaiki bus Damri hingga turun di Bundaran Cibiru.

Selepas itu, Asep menumpang truk di kawasan Nagreg. Di perjalanan itu, ia terdorong ke arah yang salah sehingga harus turun di sebuah pos di kawasan Cikaledong, Simpang Lingkar Nagreg.

Di sinilah, Asep bertemu wartawan. Ia diberikan ongkos sebesar Rp78 ribu untuk membeli tiket bus. Kisah inilah yang membuat ia berhasil menarik simpati dari publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada yang nanya sama wartawan itu. Saya ketemu di pos Cikaledong. Saya nggak tahu namanya soalnya nggak kenalan. Aku pikir bukan wartawan, aku pikir orang biasa," ungkap Asep.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top 3 Trend: Sherly Tjoanda Salah Ucap saat Beri Sambutan, Gubernut Malut Kaget Lihat Kondisi Kamar Mandi Calon Penerima RTLH, hingga Nangis kala Beri Modal Usaha

Top 3 Trend: Sherly Tjoanda Salah Ucap saat Beri Sambutan, Gubernut Malut Kaget Lihat Kondisi Kamar Mandi Calon Penerima RTLH, hingga Nangis kala Beri Modal Usaha

Sosok Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menempati jajaran berita terpopuler di tvOnenews.com lewat serangkaian aksi humanisnya yang dilakukan kepada warga.
5 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta 6 Mei 2026, Hubungan Makin Hangat dan Penuh Harapan!

5 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta 6 Mei 2026, Hubungan Makin Hangat dan Penuh Harapan!

5 zodiak paling beruntung soal cinta 6 Mei 2026! Hubungan makin hangat, romantis, dan penuh kedekatan hari ini.
Daftar Penyesalan Shin Tae-yong di Balik Gagalnya Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Daftar Penyesalan Shin Tae-yong di Balik Gagalnya Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Shin Tae-yong tak menampik adanya sejumlah momen yang menjadi penyesalan terbesarnya selama menangani Timnas Indonesia. Jika melihat statistik, Indonesia mampu
Kondisi Finansial Zodiak 6 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 6 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 6 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Dedi Mulyadi Sikapi Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Nostalgia Alibi Terdakwa Fitnah Eks Pegawai Korban

Dedi Mulyadi Sikapi Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Nostalgia Alibi Terdakwa Fitnah Eks Pegawai Korban

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) kembali mengingat momen mengundang Evan, mantan pegawai korban dalam kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu.
Kolaborasi Hasilkan Wakaf Produktif, Wakaf Salman Sulap Kebun Kelengkeng di Subang

Kolaborasi Hasilkan Wakaf Produktif, Wakaf Salman Sulap Kebun Kelengkeng di Subang

Wakaf Salman membuktikan bahwa ekosistrm wakaf tak hanya berorientasi pada keberlanjutan aset, tetapi juga pada dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT