News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Sikapi Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Nostalgia Alibi Terdakwa Fitnah Eks Pegawai Korban

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) kembali mengingat momen mengundang Evan, mantan pegawai korban dalam kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu.
Selasa, 5 Mei 2026 - 23:09 WIB
Evan cerita kepada Dedi Mulyadi saat menjadi korban siasat licik pembunuh satu keluarga Haji Sahroni
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & tvOneNews

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menyikapi kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu. Insiden ini membuat Haji Sahroni dan empat anggota keluarga tewas pada akhir Agustus 2025.

Dedi Mulyadi mengetahui sebuah video viral belakangan ini. Terdakwa Ririn Rifanto (R) membantah keras sebagai pelaku utama kasus menewaskan Haji Sahroni dan empat anggota keluarga lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bantahan tersebut terjadi setelah persidangan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu. Sambil dipaksa, Ririn tetap dibawa petugas menuju mobil tahanan.

Dedi Mulyadi langsung mengundang perwakilan kerabat dan keluarga korban. KDM sapaan akrabnya kembali mengingat saat dirinya mengundang Evan, mantan anak buah korban, Budi Awaludin (45).

"Dulu ada pernah saya pernah ketemu kok ngobrol di Lembur Pakuan dengan pegawainya yang diwawancara itu, Evan. Pernah tuh ada tayangannya, artinya dulu saya pernah mewawancarai para pihak dalam kasus ini," ujar Dedi Mulyadi dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Selasa (5/5/2026).

Dedi Mulyadi Nostalgia Alibi Terdakwa Fitnah Evan sebagai Pelaku Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) undang perwakilan keluarga Haji Sahroni saat kembali menyikapi kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) undang perwakilan keluarga Haji Sahroni saat kembali menyikapi kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Dedi Mulyadi kembali mengingat momen Evan bercerita hampir difitnah sebagai pelaku utama. Hal itu terjadi sebelum pelaku menjadi terdakwa.

"Berarti karyawannya keluarga Haji Sahroni. Waktu itu dia hampir dijadikan kambing hitam dari kasus pembunuhan itu," terang KDM.

KDM pun menyoroti alibi dilakukan oleh pelaku pembunuhan sekeluarga di Indramayu tersebut. Menurutnya, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan sudah menyusun strategi peristiwa ini.

"Pelaku (terdakwa) ini pintar. Sejak sebelum ditangkap berupaya menjadikan Evan sebagai pelaku," imbuhnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini bernostalgia saat kasus pembunuhan ini baru mencuat hingga viral di ruang publik. Ia mengatakan, banyak yang mengira bahwa Evan adalah pelakunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berpendapat skenario terdakwa berupaya menggiring orang lain adalah pelakunya. Ia memahami spekulasi publik menyasar kepada orang terdekat para korban.

Pasalnya, Evan sebagai mantan pegawai Budi. Terlebih, pemuda tersebut sempat dihubungi yang ternyata nomor handphone milik korban sudah dikendalikan oleh pelaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 Terbuka Lebar setelah Gianni Infantino Setujui Skenario 64 Tim

Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 Terbuka Lebar setelah Gianni Infantino Setujui Skenario 64 Tim

Timnas Indonesia akan diuntungkan dengan munculnya wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim, yang menyebutkan bahwa Presiden FIFA sebut
Pramono Teken Instruksi Gubernur soal Gerakan Pemilahan Sampah di Jakarta

Pramono Teken Instruksi Gubernur soal Gerakan Pemilahan Sampah di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan telah menandatangani Instruksi Gubernur (Ingub) terkait gerakan pemilahan sampah.
Langit Tangsel Memburuk! Pemkot Bertindak, Pelanggar Siap-Siap Didenda Rp50 Juta

Langit Tangsel Memburuk! Pemkot Bertindak, Pelanggar Siap-Siap Didenda Rp50 Juta

Kabut tipis yang menyelimuti langit Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa pekan terakhir tak lagi sekadar fenomena biasa.
Pelatih Hyundai Hillstate Titip Harapan Besar untuk Megawati Hangestri: Semoga Saya Bisa Melihatmu Bermain di Korea Lagi!

Pelatih Hyundai Hillstate Titip Harapan Besar untuk Megawati Hangestri: Semoga Saya Bisa Melihatmu Bermain di Korea Lagi!

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung tak hanya memantau performa Megawati Hangestri dari jauh, tetapi datang langsung ke Indonesia untuk memastikan kondisi
5 Weton yang Diprediksi Dapat Kejutan Karier di Tanggal 5 Mei 2026, Ada yang Bakal Naik Jabatan Nih!

5 Weton yang Diprediksi Dapat Kejutan Karier di Tanggal 5 Mei 2026, Ada yang Bakal Naik Jabatan Nih!

Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan karier luar biasa pada 5 Mei 2026, mulai dari kabar baik tentang promosi hingga keberhasilan proyek.
Menko Airlangga Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen, Salip AS hingga Cina di Tengah Tekanan Global

Menko Airlangga Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen, Salip AS hingga Cina di Tengah Tekanan Global

Pemerintah mengklaim pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I/2026 mencapai 5,61 persen merupakan salah satu angka tertinggi di antara negara-negara G20.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate? Segini Perkiraan Bayaran Mega jika Kembali ke V-League 2026

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate? Segini Perkiraan Bayaran Mega jika Kembali ke V-League 2026

Berapa gaji Megawati Hangestri jika bergabung dengan Hyundai Hillstate? Simak perkiraan bayaran Mega di V-League 2026, dari kuota Asia hingga pemain asing.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT