GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepada Dedi Mulyadi, Jamilah Ibu Residivis Ceritakan Detik-detik Mencekam Anaknya Bacok Petugas Linmas di Jatinangor

Saat dihubungi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM), Jamilah, ibu residivis Agus (29), ungkap kronologi anaknya tusuk petugas Linmas, Deni Nugraha di Jatinangor.
Minggu, 22 Maret 2026 - 07:47 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) hubungi petugas Linmas, Deni Nugraha & Ibu residivis, Jamilah untuk menceritakan insiden pembacokan di Jatinangor
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

"Ada Brimob dari asrama ke situ melerai," ucap Jamilah.

Jamilah mengatakan, kedatangan anggota Brimob ke TKP dilandasi adanya laporan dari pembeli dagangan miliknya. Jamilah mengetahui hal tersebut setelah dikabarkan oleh konsumennya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin ngomong sama saya, 'Bibi, kemarin saya yang lapor ke asrama Brimob. Kasihan sama Bibi', bilang begitu," tuturnya.

Akibat pertikaian itu memakan korban, Jamilah mengabarkan bahwa, putranya langsung diamankan. Selepas itu, pelaku dibawa ke Markas Komando Brimob Polda Jabar.

Jamilah Kesal Banyak Warga Tidak Melerai Pertikaian

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi bertanya alasan video pertikaian antara Agus dan Deni viral di media sosial. Menurut Jamilah, rekaman tersebut berasal dari pengendara yang melintasi lokasi.

Dalam video yang beredar, Gubernur Jabar itu mengetahui ada banyak warga melihat pertikaian tersebut. Ironisnya, mereka sama sekali tak memisahkan Agus dan Deni.

"Di video itu, kok pada diam, bukannya bantu menolong," kata Dedi Mulyadi.

Jamilah meluapkan emosinya. Ia menyayangkan banyak warga sekitar hanya bisa menonton tanpa bertindak, minimal langsung melaporkan insiden tersebut.

"Padahal itu dekat kantor Brimob, tapi kenapa nggak ada yang mau ngelaporin setelah kejadian penusukan? Kenapa orang-orang suka lihat aja, nggak ada yang bantuin?," kesal Jamilah.

Ia menyayangkan anaknya harus berurusan dengan polisi. Padahal ia berharap jika ada tindakan dari warga, kemungkinan Agus tidak sampai menusuk petugas Linmas tersebut.

"Nggak ada yang bantuin saya. Saya aja sama teman saya yang melerai Agus, tapi orang-orang pada lihat aja. Padahal masyarakatnya banyak, tapi nggak ada satu orang pun penuhi jalan," bebernya.

KDM langsung terkejut mendengar penjelasan dari Jamilah. Mantan Bupati Purwakarta itu menyesali tidak ada sikap empati dari warga saat kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, dari peristiwa ini, salah satu permasalahan sering terjadi di wilayah Jabar yakni kurangnya kepedulian saat melihat peristiwa pidana sehingga kerap memakan korban.

"Itu problem hari ini adalah itu. Kalau ada kejadian peristiwa-peristiwa bencana, peristiwa penganiayaan, peristiwa apa pun, orang lebih senang menonton dan ambil video dibanding dengan mengambil langkah penanganan," kata KDM.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT