News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepada Dedi Mulyadi, Jamilah Ibu Residivis Ceritakan Detik-detik Mencekam Anaknya Bacok Petugas Linmas di Jatinangor

Saat dihubungi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM), Jamilah, ibu residivis Agus (29), ungkap kronologi anaknya tusuk petugas Linmas, Deni Nugraha di Jatinangor.
Minggu, 22 Maret 2026 - 07:47 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) hubungi petugas Linmas, Deni Nugraha & Ibu residivis, Jamilah untuk menceritakan insiden pembacokan di Jatinangor
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jatinangor, tvOnenews.com - Jamilah, ibu Agus (29), residivis yang membacok petugas Linmas, Deni Nugraha alias Deni Prov curhat kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.

Lewat saluran telepon dengan Dedi Mulyadi, Jamilah menceritakan momen viral anaknya membacok petugas Linmas di depan sebuah toko di Desa Sayang, Jatinangor, Sumedang, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jamilah mulanya mengaku tidak mengetahui motif pertikaian anaknya. Dari pengakuan Deni, pelaku menuduh dirinya pungli menyerobot lahan parkir tempat jualan ibu Agus.

Jamilah justru menyebut Deni kerap menjalani tugas. Sebagai anggota Linmas, korban menyeberangi kendaraan dan warga agar tidak menimbulkan kemacetan di area toko.

"Dia suka nyebrang-nyebrangin aja. Kalau warung lagi penuh di bulan puasa, Pak Deni suka nyeberang-nyebrangin orang," ungkap Jamilah dilansir dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Minggu (22/3/2026).

Cerita Kronologi Agus Membacok Petugas Linmas di Jatinangor

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mendengar cerita ibu residivis, Jamilah soal kronologi insiden pembacokan anaknya terhadap petugas Linmas
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mendengar cerita ibu residivis, Jamilah soal kronologi insiden pembacokan anaknya terhadap petugas Linmas
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Kepada KDM sapaan akrabnya, Jamilah menjelaskan kronologi apa yang ia ketahui. Ia baru melihat saat anaknya sudah bertikai dengan petugas Linmas tersebut.

Jamilah selaku ibu Agus tidak ingin melihat putranya berantem. Ia langsung bergegas melerai pertikaian anaknya dengan Deni.

"Jadi, lihat-lihat sudah kejadian berantem. Saya pisahin, mungkin itu kalau dipisahin sama saya akan reda emosinya, tapi malah bikin beringas," jelasnya.

Ia menjelaskan, saat baru melihat pertikaian tersebut, anaknya belum melakukan penusukan menggunakan sebilah pisau panjang.

Pada saat itu, Jamilah dan seorang rekannya berusaha memegang Agus. Sebab, pertikaian tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman antara pelaku dan korban.

Karena emosi anaknya tak terbendung, Jamilah yang sudah tidak memiliki cukup tenaga gagal mencegah Agus melakukan tindak pidana. Pelaku langsung menyabet bagian kepala korban hingga bocor.

Namun pertikaian tersebut semakin berlanjut. Kata Jamilah, insiden itu berhenti setelah seorang anggota Brimob dari Markas Komando Brimob Polda Jabar datang untuk melerai Agus dan Deni.

"Ada Brimob dari asrama ke situ melerai," ucap Jamilah.

Jamilah mengatakan, kedatangan anggota Brimob ke TKP dilandasi adanya laporan dari pembeli dagangan miliknya. Jamilah mengetahui hal tersebut setelah dikabarkan oleh konsumennya.

"Kemarin ngomong sama saya, 'Bibi, kemarin saya yang lapor ke asrama Brimob. Kasihan sama Bibi', bilang begitu," tuturnya.

Akibat pertikaian itu memakan korban, Jamilah mengabarkan bahwa, putranya langsung diamankan. Selepas itu, pelaku dibawa ke Markas Komando Brimob Polda Jabar.

Jamilah Kesal Banyak Warga Tidak Melerai Pertikaian

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi bertanya alasan video pertikaian antara Agus dan Deni viral di media sosial. Menurut Jamilah, rekaman tersebut berasal dari pengendara yang melintasi lokasi.

Dalam video yang beredar, Gubernur Jabar itu mengetahui ada banyak warga melihat pertikaian tersebut. Ironisnya, mereka sama sekali tak memisahkan Agus dan Deni.

"Di video itu, kok pada diam, bukannya bantu menolong," kata Dedi Mulyadi.

Jamilah meluapkan emosinya. Ia menyayangkan banyak warga sekitar hanya bisa menonton tanpa bertindak, minimal langsung melaporkan insiden tersebut.

"Padahal itu dekat kantor Brimob, tapi kenapa nggak ada yang mau ngelaporin setelah kejadian penusukan? Kenapa orang-orang suka lihat aja, nggak ada yang bantuin?," kesal Jamilah.

Ia menyayangkan anaknya harus berurusan dengan polisi. Padahal ia berharap jika ada tindakan dari warga, kemungkinan Agus tidak sampai menusuk petugas Linmas tersebut.

"Nggak ada yang bantuin saya. Saya aja sama teman saya yang melerai Agus, tapi orang-orang pada lihat aja. Padahal masyarakatnya banyak, tapi nggak ada satu orang pun penuhi jalan," bebernya.

KDM langsung terkejut mendengar penjelasan dari Jamilah. Mantan Bupati Purwakarta itu menyesali tidak ada sikap empati dari warga saat kejadian.

Menurutnya, dari peristiwa ini, salah satu permasalahan sering terjadi di wilayah Jabar yakni kurangnya kepedulian saat melihat peristiwa pidana sehingga kerap memakan korban.

"Itu problem hari ini adalah itu. Kalau ada kejadian peristiwa-peristiwa bencana, peristiwa penganiayaan, peristiwa apa pun, orang lebih senang menonton dan ambil video dibanding dengan mengambil langkah penanganan," kata KDM.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Jatinangor, Ipda Hendi Setiawan menjelaskan motif kejadian tersebut. Pelaku berinisial A diduga menyimpan dendam terhadap korban sehingga nekat diduga melakukan penganiayaan.

Hendi menjelaskan, penyebab kejadian dugaan peganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut bermula saat pelaku meminta uang kepada korban sejak beberapa hari lalu.

Alih-alih dikasih, pelaku gagal mewujudkan keinginannya. Sebab, Deni selaku korban mengaku tidak mempunyai uang.

"Pelaku diduga kesal. Sebelumnya sempat meminta uang kepada korban, tetapi tidak diberikan," ungkap Hendi, Rabu (18/3/2026).

Hendi menuturkan, pelaku langsung mendorong korban. Agus secara tegas melarang Deni berada di lokasi dengan dalih menuduh korban pungli dengan cara membantu warga menyeberangi jalan.

"Pelaku langsung memukul korban, kemudian mengeluarkan sebilah golok dan menebaskannya ke arah korban," terang Hendi.

Korban pun mengalami luka serius di bagian kepala akibat sabetan golok dari pelaku. Petugas Linmas itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (Unpad).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah pelaku diamankan Brimob, residivis yang bekerja sebagai kuli bangunan itu kini ditangani oleh Polres Sumedang.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Pandangan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Surakarta, Pak Mayor Haristanto yang tidak melihat kritik sebagai sesuatu yang harus selalu dipertentangkan dengan pemerintah.
Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia Timur.
Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan dipastikan pulang tanpa medali dari Asian Games 2026 setelah kembali gagal mencapai podium.
Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Komisaris PT PSU Muhammad Syarif Lubis mengatakan, pihaknya melakukan audit internal dan menemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum pegawai.
GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah bergulir dinilai tidak boleh hanya sekadar berkutat pada persoalan sistem pemilu, pencalonan, atau daerah pemilihan saja.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT