GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Ikuti KDM, Kesederhanaan Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat Momen Lebaran Bikin Salfok Warganet

Warganet salfok dengan kesederhanaan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos. Selain menyoroti Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM), publik kagum Sherly sempat nyeker saat Open House Hari Raya Idul Fitri 2026.
Rabu, 25 Maret 2026 - 02:35 WIB
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda menyampaikan pesan cinta di tengah momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
Sumber :
  • Instagram/@s_tjo

tvOnenews.com - Sosok Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menjadi sorotan publik. Selain Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM), warganet terpesona dengan aktivitas Sherly saat antusias memperingati Hari Raya Idul Fitri/Lebaran 2026.

Saat itu Sherly Tjoanda menggelar Open House dalam rangka Lebaran 2026. Ia melakukan hal tersebut di kediaman Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe pada Sabtu (21/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sherly Tjoanda membagikan keseruan Open House di rumah Sarbin Sehe melalui media sosial pribadinya pada Minggu, 22 Maret 2026.

"Keseruan Open House di rumah Wagub kemarin," tulis Sherly Tjoanda dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Rabu (25/3/2026).

Sherly Tjoanda Bahagia Nikmati Open House di Kediaman Wagub Malut

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda saat gelar Open House peringatan Hari Raya Idul Fitri di kediaman Wagub Sarbin Sehe
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda saat gelar Open House peringatan Hari Raya Idul Fitri di kediaman Wagub Sarbin Sehe
Sumber :
  • Instagram/@s_tjo

Ia pun tampak disambut oleh masyarakat hingga Wakil Gubernur Malut. Setelah itu, kehadirannya membuat mereka yang hadir ceria menikmati suasana Hari Raya Idul Fitri.

Sherly langsung mengajak salam-salaman kepada sejumlah pejabat dan warga yang sudah menunggu kehadirannya di kediaman Sarbin Sehe.

Selain itu, Sherly juga berbincang-bincang hingga makan bersama mereka. Menurut Gubernur Malut tersebut, pertemuan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam.

"Bukan cuma rumah yang terbuka, hati juga ikut open hari ini," ucap dia.

Kesederhanaan Sherly Tjoanda Tuai Sorotan Warganet

Di balik pertemuan itu, Sherly mendapat perhatian dari warganet, terutama dalam urusan kesederhanaan Gubernur Malut tersebut.

Sherly tampak melepas alas kakinya saat memasuki kediaman Wagub Malut. Ia bahkan terlihat "nyeker" ketika mengajak salam-salaman sehingga membuat warganet terkesan dengan kesederhanaannya.

"Salfok sampai nyeker ya bu," kata seorang warganet sambil berkelakar.

"Gagal fokus sama si ibu yang sampai nyeker gitu. Ibu makasih sudah menunjukkan arti kasih yang sebenarnya, cinta yang tulus tanpa syarat. Sehat-sehat selalu ibu, Tuhan berkati ibu sekeluarga," ucap warganet lainnya.

Selain itu, di kegiatan Open House tersebut, Sherly Tjoanda tampak terlihat mengalami tanda-tanda kelelahan.

Tanda-tanda tersebut terjadi saat ia memiringkan kepala dan memegang bagian lehernya seolah meredakan rasa pegal.

Kala itu, perempuan berusia 43 tahun ini menunggu antrean tamu yang begitu panjang. Ia memahami betul mereka ingin langsung bersalaman dengannya.

Ekspresinya memang tetap terlihat tenang, tetapi ia menunjukkan kegiatan tersebut sangat menguras energinya. Momen Sherly menutupi kelelahannya mendapat simpati dan pujian dari warganet.

Sherly Tjoanda Beri Pesan Khusus

Di balik gelaran Open House tersebut, Sherly menyampaikan pesan khusus kepada umat Islam yang menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bagi Sherly, Hari Raya Idul Fitri sebagai kesempatan besar merayakan hari kemenangan setelah berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.

Kemudian, Sherly menuturkan, Idul Fitri juga merupakan momen untuk saling memaafkan hingga bersilaturahmi guna memperkokoh persaudaraan.

"Saudara-saudaraku, masyarakat Maluku Utara yang saya cintai, di hari yang fitri ini mari kita saling memaafkan, mempererat kebersamaan dan memperkuat persaudaraan di antara kita," ungkap Sherly.

Menurut Sherly, Idul Fitri sebagai hari yang bahagia dan momentum menunjukkan rasa peduli dan antusias dalam bergotong royong demi menciptakan Provinsi Malut yang semakin maju.

Di momen itu, Sherly meneguhkan falsafah "Marimoi Ngone Futuru sebagai kearifan lokal bagi masyarakat Malut. Arti dari falsafah itu yakni "Bersatuu Kita Kuat" atau "Bersatu Kita Teguh".

"Idul Fitri adalah momentum untuk kembali menyatukan hati, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah yang kita cintai, dalam falsafah 'Marimoi Ngone Futuru'," jelas dia.

Ia menyampaikan harapannya saat umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap momen tersebut menciptakan kedamaian, kebahagiaan hingga harapan baru agar masyarakat Malut bisa harmonis dan sejahtera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mohon maaf lahir dan batin," tukas Sherly.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Menurut keterangan korban, aksi Kiai Ashari yang sering mencium pipi dan bibir santriwati menjadi fenomena yang biasa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT