GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Derai Air Mata Lucinta Luna saat Ziarah ke Makam Orang Tua, Mengaku sebagai Muhammad Fatah: Aku Mau Cerita

Artis transgender Lucinta Luna tak kuasa menahan air matanya saat ziarah ke makam orang tuanya. Ia mengaku kembali sebagai Muhammad Fatah sejak Lebaran 2026.
Kamis, 26 Maret 2026 - 01:25 WIB
Lucinta Luna berpenampilan sebagai Muhammad Fatah saat ziarah ke makam orang tua di momen Lebaran 2026
Sumber :
  • Instagram/@lucintaluna_manjalita

Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan hidup Lucinta Luna kembali menggetarkan publik. Perhatian itu tak lepas dari penampilannya yang kembali terbuka sebagai sosok Muhammad Fatah viral.

Lucinta Luna berani terang-terangan di ruang publik. Ia menunjukkan penampilannya sebagai pria pada momen hari pertama Lebaran 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan Instagram pribadinya, Sabtu (21/3/2026), Lucinta Luna menampilkan dirinya istiqomah kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lucinta Luna terlihat berpenampilan dengan baju koko berwarna putih dibalut dengan sarung bercorak hitam keabu-abuan. Kemudian sajadah disampirkan di pundaknya hingga rambut panjangnya tanpa terikat sambil dibalut dengan sebuah peci hitam di kepalanya.

"Semoga dari sini, aku bisa perlahan memperbaiki diri, menjalani ibadah dengan lebih baik, dan mengurangi rasa malu serta gengsi untuk kembali kepada fitrah yang telah Allah tetapkan sejak aku lahir," ungkap Lucinta Luna dikutip tvOnenews.com, Kamis (26/3/2026).

Penampilan Lucinta Luna saat menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 2026
Penampilan Lucinta Luna saat menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 2026
Sumber :
  • Instagram/@lucintaluna_manjalita

Diketahui, Lucinta Luna mengenakan baju koko setelah ikut menjalani shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia ikut beribadah di bagian shaf khusus pria di Seoul Central Mosque, Korea Selatan.

Menurut Lucinta Luna, hal itu sangat mengesankan baginya. Keberaniannya kembali menuju fitrah sebagai bentuk perjalanan memperbaiki imannya.

"Bismillah, aku hanyalah seorang pendosa yang tak luput dari penyimpangan, izin aku, Muhammad Fatah, di hari yang suci ini untuk beribadah lebih dekat kepadamu Ya Allah," ucap dia.

Lucinta Luna tentu tidak ingin membuang kesempatan momentum Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap bisa kembali merayakan hari kemenangan spiritualnya di tahun depan.

"Semoga setiap kesempatan yang diberikan kepadaku menjadi awal yang lebih baik," harapnya.

Lucinta Luna Ziarah ke Makam Orang Tua

Lucinta Luna berdandan sebagai Muhammad Fatah menangis di sisi makam orang tuanya
Lucinta Luna berdandan sebagai Muhammad Fatah menangis di sisi makam orang tuanya
Sumber :
  • Instagram/@lucintaluna_manjalita

Di momen Hari Raya Idul Fitri, Lucinta Luna memutuskan ziarah ke makam kedua orang tuanya. Ia mengenakan pakaian baju koko yang dikombinasi dengan warna cream dan cokelat.

Lucinta pun mengucapkan salam kepada mendiang orang tuanya melalui tulisan, "Assalamualaikum Abah dan Emak. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin."

Dalam momen itu, derai air mata Lucinta Luna pecah. Ia tampak merenung di sisi makam orang tuanya dengan penuh khidmat.

Tak lupa sambil berlinang air mata, Lucinta Luna juga turut mendoakan mereka. Bukan tanpa alasan, ia kerap kali sedih jika membicarakan kedua orang tuanya.

Artis transgender itu sudah sejak lama sangat merindukan sosok mendiang ayah dan ibunya. Ia yang kini kembali berwujud pria meminta maaf kepada mereka.

Ia bahkan tak malu mengungkapkan kedatangannya bukan sebagai Lucinta Luna, melainkan sebagai sosok Muhammad Fatah.

"Maafin Fatah ya datang ke makam telat, Abah dan Emak pasti bangga kedatangan anakmu berwujud Muhammad Fatah yang sesungguhnya," ungkapnya.

Saat di sisi makam orang tuanya, Lucinta Luna ingin sekali menceritakan dirinya sudah kembali menemukan fitrahnya. Ia merasa bangga bisa shalat Ied di Korea Selatan.

"Fatah mau cerita ke Emak dan Abah, kemarin Fatah di Korea tenang dan adem banget bisa shalat Idul Fitri pertama kalinya di masjid sana. Nggak lupa Fatah selalu berdoa buat Emak dan Abah senang berada di sisi Allah SWT," tuturnya.

Ia memahami keputusannya menjadi transgender membuat orang tuanya kecewa. Ia berwujud sebagai Lucinta Luna yang didambakan olehnya selama bertahun-tahun.

Namun perubahan tersebut justru menyadarkan dirinya tentang dosa. Ia kembali mengungkapkan permohonan maafnya yang sudah menjadi pendosa.

"Sekali lagi maafin kesalahan anakmu ini yang tak luput dari dosa. Maaf, maaf, maaf," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Lucinta Luna kembali berpenampilan sebagai pria terus menuai pujian dari publik. Mereka sangat terharu dan berharap Lucinta istiqomah dalam jalan taubatnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Menurut keterangan korban, aksi Kiai Ashari yang sering mencium pipi dan bibir santriwati menjadi fenomena yang biasa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT