News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seolah Tak Terima Dihujat Netizen, Hendrik Irawan Bongkar Besaran Insentif Seluruh Mitra SPPG untuk Program MBG

Seolah tak terima dengan hujatan netizen, Hendrik Irawan beberkan insentif seluruh mitra SPPG hingga bongkar realita modal pribadi dan operasional dapur MBG
Kamis, 26 Maret 2026 - 02:49 WIB
Mitra MBG Batujajar, Hendrik Irawan yang viral akibat aksi jogetnya
Sumber :
  • TikTok/@@mitrapangaubanbatujajar

tvOnenews.com - Seorang pria bernama Hendrik Irawan tiba-tiba viral di media sosial setelah mengunggah aksinya berjoget di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
.
Tak hanya berjoget, Hendrik Irawan sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini juga mengaku mendapatkan insentif sebesar Rp6 juta dalam sehari.

Pengakuannya ini justru memancing amarah publik yang menilai dirinya tidak pantas melakukan aksi joget tersebut, sehingga mendapat hujatan dari netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah kak, saya dapat Rp6 juta per hari, sehat selalu ya kak,” tulis Hendrik pada kolom komentar unggahan media sosialnya.

Usai memicu kegaduhan di jagat maya, Hendrik Irawan yang merupakan mitra SPPG Batujajar, Bandung Barat menyampaikan permohonan maaf terkait unggahan video jogetnya yang viral.

Melalui media sosial TikTok @mitrapangaubanbatujajar, ia memberikan klarifikasi soal pengakuan insentif yang didapatkan. 

“Saya mohon maaf kepada para netizen untuk huru-hara yang terjadi di sosial media,” ungkap mitra SPPG, Hendrik Irawan pada unggahan Tiktok @mitrapangaubanbatujajar.

“Hari ini saya ingin menjelaskan insentif yang saya dapatkan itu dari mana asalnya. Alhamdulillah netizen ingin tahu, jadi jangan sampai memblunder kemana-mana,” sambungnya menjelaskan.

Viral aksi joget di dapur SPPG, Hendrik Irawan klarifikasi soal insentif Rp6 Juta sehari
Viral aksi joget di dapur SPPG, Hendrik Irawan klarifikasi soal insentif Rp6 Juta sehari
Sumber :
  • TikTok @mitrapangaubanbatujajar

Menanggapi tuduhan netizen, Hendrik menekankan bahwa dana Rp6 juta sehari yang ia terima merupakan insentif resmi dari pemerintah, bukan mengambil hak penerima program MBG.

Insentif ini menjadi pemberian sebagai bentuk apresiasi karena telah berinvestasi secara mandiri dalam membangun fasilitas dapur SPPG yang luas dengan biaya Rp3,5 miliar.

Meski nilai insentif terlihat besar, namun dirinya mengaku belum balik modal lantaran pembayarannya hanya dihitung 24 hari dalam sebulan. 

Hendrik menyayangkan mengapa hanya dirinya yang menjadi sasaran hujatan, padahal seluruh mitra SPPG mendapatkan hak insentif yang sama dalam kerja sama program MBG ini.

“Saya tidak kenal sama netizen, saya juga sudah meminta maaf telah membuat huru-hara disini. Tapi perlu saya jelasin ya, saya mendapatkan insentif dari bapak Prabowo itu bukan hanya saya saja, tapi semua (mitra SPPG),” ujarnya.

“Jadi buat para netizen, bila mana ada kata-kata, tutur kata yang menyakiti netizen atau pihak manapun, saya mohon maaf apalagi ini masih suasana lebaran,” lanjutnya.

Melalui operasional SPPG ini, Hendrik berkomitmen menyajikan kualitas hidangan terbaik dengan bermodalkan pengalamannya dalam mengelola bisnis katering yang telah berkembang.

“Saya hanya dititipkan amanah oleh bapak Prabowo Subianto bagaimana mitra memberi kualitas yang baik dengan pengalaman saya,” tutur Hendrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“InsyaAllah SPPG Pagauban akan menjadi dapur percontohan dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” tandasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Penguatan sistem di daerah tidak cukup hanya melalui pembentukan kelembagaan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.
Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh rumah sakit di wilayah Jawa Barat usai dirinya menerima laporan soal korban begal.
Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Penangkapan dilakukan personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. H-S diketahui bergerak menggunakan sepeda motor dari wilayah Sumatera Selatan menuju Kota Bengkulu.
Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026, jadi sorotan usai muncul dugaan meminta kekasihnya aborsi. Benarkah ia anak pejabat? Simak fakta selengkapnya.
Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Ini menjadi kembalinya Persib Bandung ke turnamen setelah gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2026. Sementara itu, Bali United pun akhirnya membuka persiapan untuk menatap musim 2026-2027. 
Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, pembalap Honda Jazz yang terlibat kecelakaan maut drag race Kotamobagu. Mobilnya hilang kendali dan menabrak penonton hingga 8 tewas

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT