News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Temukan Fakta Baru, Sopir Elf Minum Bodrex hingga Ugal-ugalan Sebelum Kecelakaan di Majalengka

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) kaget dengar fakta dari keluarga korban kecelakaan maut di Majalengka, bahwa sopir minum bodrex dari Ciamis.
Jumat, 27 Maret 2026 - 03:36 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi soroti kecelakaan maut di Majalengka
Sumber :
  • Kolase Polres Majalengka & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Majalengka, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui pihak keluarga korban kecelakaan maut elf di Majalengka. Perbincangan mereka untuk menceritakan kronologinya.

Di dalam perbincangan itu, Dedi Mulyadi menemukan beberapa fakta baru. KDM sapaan akrabnya, mendapatkan dugaan penyebab kecelakaan maut melibatkan mobil Isuzu jenis Elf di Majalengka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi memastikan dugaan penyebab kecelakaan maut tersebut. Ia mendengar insiden itu diduga efek sopir elf mengantuk dan kelelahan.

"Bisa melihat sopirnya kelihatan lelah nggak?," tanya Dedi Mulyadi dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Jumat (27/3/2026).

Dedi Mulyadi Kulik Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Elf di Majalengka

Dedi Mulyadi (KDM) berbincang dengan keluarga korban kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka
Dedi Mulyadi (KDM) berbincang dengan keluarga korban kecelakaan maut mobil Elf di Majalengka
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Anak korban yang tewas dalam kecelakaan maut menjawab pertanyaan dari KDM. Kebetulan ia dan mendiang ayahnya, Ade Solihin merupakan penumpang dari 21 orang menaiki elf tersebut.

Ia menduga sopir elf terlihat sangat kelelahan. Kemudian, ia menyampaikan fakta terbaru bahwa pengemudi mobil travel tersebut sempat minum dua butir bodrex.

"Kayaknya lelah. Sebelumnya juga sopirnya minum bodrex dua (butir). Minum bodrex mengaku ke saya," ungkap dia.

Anak korban pun menceritakan kejadian ini bermula saat rombongan pemudik asal Karawang tersebut berangkat ke Ciamis pada Minggu, 22 Maret 2026.

21 orang tersebut ingin bersilaturahmi ke rumah kakeknya yang tinggal di Ciamis. Selepas itu, mereka menyempatkan pergi liburan bersama ke tempat wisata di Pangandaran pada Senin, 23 Maret 2026 pagi hari WIB.

Kemudian, mereka pulang menuju Karawang. Pengemudi mobil travel tersebut pilih melintasi jalur arah dari Ciamis setelah dari Pangandaran.

Mobil rombongan pemudik asal Karawang itu pun melewati Jalan Raya Panjalu-Cikijing. Kepada KDM, ia membenarkan kondisi jalan sangat buruk karena diselimuti kabut tebal dan jalan basah.

Namun pengemudi pilih tidak menghentikan perjalanan. Anak Ade Solihin itu menegaskan, ia dan penumpang lainnya melihat sang sopir sudah terlihat kelelahan.

KDM memastikan pengemudi mengantuk. Gubernur Jabar itu meyakini dua butir bodrex yang diminum menyebabkan sopir mengalami microsleep.

"Waktu di Ciamis itu sopirnya minum bodrex? Ngantuk berarti. Kan kalau minum bodrex itu tidak boleh. Itu ada aturannya di tulisan (bungkus) bodrex, kan selama minum ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor," jelas Dedi Mulyadi.

Ia cukup terkejut dengan keputusan pengemudi yang menyempatkan minum bodrex dari Ciamis sebelum berangkat menuju Karawang.

Sopir Mengendarai Elf dengan Kecepatan Tinggi

Mobil Isuzu Elf microbus kecelakaan di Majalengka
Mobil Isuzu Elf microbus kecelakaan di Majalengka
Sumber :
  • Polres Majalengka

Lebih lanjut, mantan Bupati Purwakarta ini melanjutkan pengakuan dari anak korban. Ia memastikan kondisi mobil Elf dengan nomor polisi Z 7012 CN melaju dengan kecepatan tinggi.

"Waktu peristiwa itu kan mobil jalan, kencang nggak mobilnya?," tanya KDM.

Anak korban mengaku kondisi mobil begitu cepat. Bahkan, pengemudi terlihat seperti mengendarai Elf secara ugal-ugalan.

"Itu gogorowokan. Ini sama abang ke Pak Haji, 'pelan-pelan, ngerem'," tuturnya sambil meniru ucapannya sebelum kejadian.

Ia memberikan fakta mengejutkan. Penyebab mobil melaju dengan kecepatan tinggi lantaran sang pengemudi sedang mengejar target.

"Kejar target, mobilnya mau dipakai besok katanya tuh, mau ke Bandung," ungkap dia.

Kecepatan tinggi inilah menyebabkan para penumpang berteriak ketakutan secara histeris karena khawatir dengan keselamatannya. Ia bahkan kembali mengingatkan agar berhati-hati dan pilih melaju pelan-pelan demi keselamatan penumpang.

"Sudah diingatkan sopirnya untuk tidak terlalu kencang?," tanya KDM lagi.

Anak korban tidak menyangka pengemudi sudah langsung pilih melaju kencang saat baru berangkat dari Ciamis. Saat disuruh pelan, sang sopir kembali beralasan keputusan itu demi mengejar target.

Sayangnya keputusan itu menyebabkan mobil beberapa kali hilang kendali. Ia mengatakan, mobil Elf tersebut sempat hampir mengalami kecelakaan.

"Kayaknya mau menabrak tiang, terus berhasil menghindar. Tapi setelah itu tetap masih kencang," terangnya.

Kondisi mobil pun semakin tidak terkendali saat memasuki area jalan yang gelap gulita. Mobil Elf tersebut tergelincir ke arah kanan dan masuk ke parit saat berada di tikungan tajam di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 23.05 WIB.

Sebelumnya Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Surya Renata menyampaikan jumlah korban tewas sebanyak enam orang akibat kecelakaan maut tersebut.

Identitas korban yang meninggal dunia berasal dari Karawang, antara lain Hasyim Adnan (47), Ali (5), Nanda (1,5), Mala (35), Karwati (65), Desi (42).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini, KDM mengabarkan jumlah korban tewas bertambah menjadi tujuh orang. Ia menyebut korban luka yang sempat dirawat harus tutup usia bernama Ade Solihin.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga 2029.
5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

Berikut 5 contoh yel-yel pramuka kreatif dan penuh semangat, cocok digunakan saat peringatan Hari Pramuka 2026.
Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri semakin dekat menuju Barcelona pada bursa transfer musim 2026/2027. Frenkie de Jong, Marc Casado, dan Tommy Marques menjadi tiga nama yang paling mungkin terkena dampak.
BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di berbagai wilayah belum dapat dilaksanakan. 
Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

AFC mengumumkan jadwal drawing pembagian grup AFC Champions League Two 2026-2027 pada Senin (10/8/2026).
Daftar Pelatih Elit yang Enggak Takut Kehabisan Duit

Daftar Pelatih Elit yang Enggak Takut Kehabisan Duit

Berikut daftar pelatih elit atau top dunia yang tidak takut kehabisan duit alias masih menganggur.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT