GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah SPPG Diberikan Insentif Rp6 Juta per Hari? Begini Penjelasannya Buntut Viral Joget Cuan MBG

Seolah tak terima dihujat netizen, Hendrik Irawan menekankan bahwa insentif Rp6 juta merupakan dana resmi dari pemerintah, benarkah demikian? ini penjelasannya
Jumat, 27 Maret 2026 - 06:49 WIB
Mitra MBG Batujajar, Hendrik Irawan melaporkan akun media sosial ke Polres Cimahi imbas video joget dan pengakuan mendapat insentif Rp6 juta viral di media sosial
Sumber :
  • TikTok/@@mitrapangaubanbatujajar

tvOnenews.com - Setelah pengakuannya mendapatkan keuntungan insentif Rp6 juta per hari dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), seorang mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Hendrik Irawan viral di media sosial.

Nama Hendrik Irawan viral di media sosial lantaran pengakuannya yang mendapatkan insentif dalam jumlah besar sambil berjoget. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksinya menuai amarah publik hingga menilai dirinya tidak pantas melakukan aksi joget tersebut hingga mendapatkan hujatan netizen.

Atas kegaduhan itu, Hendrik meminta maaf sekaligus memberikan klarifikasi mengenai pernyataannya.

Seolah tak terima dihujat netizen, Hendrik menekankan bahwa dana insentif Rp6 juta sehari merupakan insentif resmi dari pemerintah, bukan mengambil hak penerima program MBG.

Viral Pria Joget Pamer Untung Rp6 Juta dari MBG
Viral Pria Joget Pamer Untung Rp6 Juta dari MBG
Sumber :
  • ist

Selain itu, ia juga telah berinvestasi dengan membangun fasilitas dapur SPPG dengan biaya pribadi sebesar Rp3,5 miliar.

Bahkan, ia mengatakan seluruh mitra SPPG juga mendapatkan hak insentif yang sama dalam kerja sama program MBG ini.

Lantas, benarkah setiap mitra SPPG mendapatkan insentif sebesar Rp6 juta per hari? Simak penjelasannya berikut ini.

Penjelasan Insentif Rp6 Juta/Hari Kepada Mitra SPPG

Terkait insentif sebesar Rp6 juta kepada mitra SPPG setiap hari, aturan ini sudah diatur dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Tahun Anggaran 2026.

Peraturan ini telah disetujui oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana pada 29 Desember 2025.

Insentif fasilitas SPPG diberikan sebesar Rp6.000.000/hari selama enam hari dalam seminggu dan dibayarkan per hari atau maksimal per 2 minggu pada akhir periode.

Besaran tersebut berlaku dalam periode 2 tahun sejak SPPG mulai beroperasi dan tidak dipengaruhi oleh jumlah penerima manfaat. Setelah 2 tahun nantinya akan dilakukan evaluasi. 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam keterangannya akhir Februari lalu menekankan bahwa insentif senilai Rp6 juta per hari bukan bersumber dari dana APBN.

Dirinya menegaskan dana tersebut merupakan bagian dari skema pembayaran atas layanan operasional SPPG yang tengah berlangsung.

Mengingat seluruh pembangunan fisik SPPG menggunakan dana investasi mandiri, pihak mitra pun harus memikul tanggung jawab penuh atas segala potensi risiko. 

Hal ini mencakup risiko selama konstruksi, operasional harian, proses evaluasi, hingga dampak jika terjadi bencana alam.

“Para mitra harus bangun lagi. Karena itu, saya sampaikan 6 juta itu sangat efisien karena BGN tidak mengeluarkan satu rupiah pun untuk pemeliharaan, perbaikan dan lain-lain,” ujar Dadan Hindayana dalam keterangannya.

Menurutnya, dengan skema pemberian insentif tersebut jauh lebih efisien dibandingkan dengan BGN membangun semua fasilitas SPPG dari awal.

“Biaya yang diberikan jauh lebih efisien daripada BGN membangun sendiri semua fasilitas dan infrastrukturnya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, insentif yang diberikan dapat menjadi kompensasi karena mitra dapat meyelesaikan pembangunan dalam waktu sekitar dua bulan, sedangkan bila menggunakan APBN prosesnya akan lebih lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang insentif tersebut diberikan sudah termasuk uang sewa peralatan dapur, oleh karena itu mitra SPPG harus menyiapkan segalanya dengan kualitas yang baik dan wajib dalam kondisi baru.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran menuntut pencabutan blokade AS dan pembebasan aset yang dibekukan sebagai respons proposal damai Amerika Serikat di tengah konflik yang memanas.
Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut polemik penutupan Tambang di Kabupaten Bogor. Sontak membuat Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi tegas mengenai isu ketidakharmonisan
Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar kembalinya sang Megatron, Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu guncangan hebat di media olahraga Negeri Gingseng.
Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT