GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Soroti Maraknya Tukang Parkir Ilegal dan Pengemis di Jabar: Seumur Hidup Nasibnya Tak Akan Berubah

​​​​​​​Dedi Mulyadi soroti maraknya tukang parkir ilegal dan pengemis di Jabar. Ia tegaskan fasilitas publik gratis dan kritik mentalitas instan warga.
Minggu, 29 Maret 2026 - 23:29 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Fenomena tukang parkir ilegal dan pengemis di sejumlah fasilitas publik di Jawa Barat (Jabar) kembali menjadi sorotan Dedi Mulyadi

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada 29 Maret 2026, Dedi menyampaikan kritik tegas sekaligus ajakan perubahan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan tersebut, Dedi Mulyadi membuka pesannya dengan kalimat, “Dear, para tukang parkir di fasilitas publik yang dibangun oleh Pemprov Jawa Barat.” 

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Pemprov Jabar. (Sumber: YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL)

Pernyataan ini langsung mengarah pada praktik parkir liar di fasilitas publik yang seharusnya dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat.

Dalam video yang diunggah, Dedi Mulyadi terlihat duduk lesehan sambil memberikan arahan kepada jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya percepatan pembangunan di Jabar yang tidak hanya berfungsi, tetapi juga memiliki nilai estetika.

“Pekerjaan-pekerjaan harus mengarah pada estetika, karena sudah dicap ini provinsi infrastrukturnya estetik, bukan hanya sekadar ada tetapi punya manfaat,” ujar Dedi Mulyadi.

Menurutnya, pembangunan yang baik harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk menghadirkan fasilitas yang sederhana namun menarik dan nyaman digunakan.

“Masyarakat kita ini senang pada hal-hal sederhana, sederhana tetapi bagi mereka itu menarik,” ungkapnya.

Dedi Mulyadi kemudian mencontohkan bagaimana hal-hal kecil seperti penataan batas wilayah dapat memberikan dampak besar terhadap karakter suatu daerah.

“Misalnya, dulu pernah orang ramai membicarakan batas wilayah, nanti batas wilayahnya nanti Perkim untuk segera banyak, sehingga karakter Jawa Barat berubah minimal dari sisi batas wilayah,” lanjutnya.

Namun, di balik pembangunan yang terus dilakukan, Dedi Mulyadi menyoroti adanya persoalan yang dinilai mengganggu kualitas fasilitas publik, yakni keberadaan tukang parkir ilegal.

“Yang keduanya sering kali hal-hal sederhana, misalnya dibuka rest area, ternyata sangat dinikmati oleh warga,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa fasilitas publik yang dibangun pemerintah seharusnya bebas dari pungutan, termasuk dari praktik parkir liar.

“Tetapi di balik itu harus ada tindakan yang nyata, tidak boleh ada lagi tukang parkir di situ. Fasilitas publik yang dibangun oleh pemerintah gratis, tidak boleh lagi ada hal-hal jelek,” harap Dedi Mulyadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT