Kesempatan Bagi Warga Jabar Tamatan SD, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Pekerjaan Tenaga Teknis Lapangan
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
tvOnenews.com - Suasana apel pagi di Gedung Sate pada Senin (30/3/2026) terasa berbeda dari biasanya.
Dalam momen silaturahmi minggu kedua Syawal 1447 H itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan visi kepemimpinan baru yang dinilai tidak konvensional dalam tata kelola pemerintahan di Provinsi Jawa Barat.
Di hadapan para peserta apel, Dedi menekankan pentingnya perubahan pola kerja, khususnya dalam sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Ia menyoroti kecenderungan selama ini yang terlalu menitikberatkan pada gelar akademik, dibandingkan kemampuan teknis yang dibutuhkan di lapangan.
- Youtube Kang Dedi Mulyadi
Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga kembali menegaskan identitasnya sebagai “Gubernur Pinggiran”, yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memahami kondisi nyata masyarakat.
Menurutnya, pendekatan rekrutmen ke depan harus lebih mengedepankan kebutuhan teknis daripada sekadar stratifikasi pendidikan.
Ia menilai, selama ini banyak lulusan mulai dari SMA hingga S1 bahkan S3 yang secara teori mumpuni, namun belum tentu mampu bekerja secara teknis di lapangan.
“Kita memiliki banyak doktor di kantor, tapi tidak ada yang bisa memperbaiki lampu jalan (PJU),” ujar Dedi Mulyadi.
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Pernyataan tersebut menjadi gambaran nyata ketimpangan antara kualifikasi akademik dan kebutuhan praktis di lapangan.
Dedi menilai, pekerjaan teknis justru akan lebih efektif jika dilakukan oleh tenaga yang memiliki pengalaman langsung, seperti dalam pengelolaan irigasi dan perawatan infrastruktur dasar.
Sebagai langkah konkret, ia mengusulkan pembentukan Divisi Kebersihan dan Infrastruktur yang tidak mensyaratkan ijazah formal.
Bahkan, masyarakat yang tidak lulus Sekolah Dasar (SD) tetap memiliki peluang untuk direkrut, selama memiliki kemampuan dan kesiapan kerja di lapangan.
Beberapa jenis pekerjaan yang disiapkan dalam skema ini meliputi pemeliharaan jalan, perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU), pengelolaan saluran air dan irigasi, hingga pekerjaan kebersihan lingkungan.
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
“Jadi saya ingin rekrutmen 2026-2027 dengan jumlah besar, tapi inginnya tenaga yang dibutuhkan di lapangan untuk efisiensi,” ujar Dedi.
Load more