News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) murka saat Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang ogah dinasihati soal menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Kamis, 2 April 2026 - 15:17 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) murka kepada Kepala Sekolah SMAN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) kembali murka. Ia menemukan beberapa kondisi kumuh saat sidak SMA Negeri (SMAN) 2 Subang.

Dalam kesempatan itu, KDM langsung terkejut melihat fenomena yang tidak biasa di SMAN 2 Subang. Ia kaget terdapat sejumlah fasilitas yang kotor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM tidak menyangka pos jaga ditempatkan di depan sekolah sangat kotor. Selain itu, ia juga melihat pakaian digantung sembarangan hingga lingkungan SMAN 2 Subang kumuh seolah tidak terawat.

KDM langsung meluapkan emosinya saat menghampiri pegawai sekolah. Dedi Mulyadi menganggap lingkungan sekolah harus memberikan cerminan sebagai tempat sistem pendidikan yang bersih dan rapi.

"Ini pos jaga. Ini lembaga pendidikan, bukan? Anak-anak harus diajari bagaimana hidup berpendidikan. Dari mulai cara masuk, cara duduk, cara keluar, dan estetika di lingkungan," ujar KDM sambil tegur pegawai sekolah dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Kamis (2/4/2026).

KDM Tegur Kepala Sekolah SMAN 2 Subang

Dedi Mulyadi (KDM) tegur pihak SMAN 2 Subang soal kebersihan lingkungan
Dedi Mulyadi (KDM) tegur pihak SMAN 2 Subang soal kebersihan lingkungan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Kemudian, pria bernama Dedi Mulyadi itu menyoroti Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang, Edi Sugandi. Ia tidak habis pikir pihak sekolah tidak inisiatif dalam menjaga kebersihan.

KDM pun menginstruksikan agar pihak sekolah memanggil Kepsek SMAN 2 Subang. Kebetulan ia sudah mengenali betul Edi Sugandi yang sudah menjabat kepala sekolah selama empat tahun.

Sayangnya Kepsek SMAN 2 Subang itu belum juga menunjukkan kesadaran. Sebagai pimpinan, Edi seolah cuek dalam mengurus kebersihan area sekitar sekolah.

Saat bertemu, mantan Bupati Purwakarta itu mulanya membicarakan posisi pos jaga sekolah. Ia mempertanyakan alasan pos jaga tidak ditempatkan di depan sekolah.

Padahal dahulu pos jaga sekolah berada di depan. Saat sidak, posisi pos sudah bergeser ke dalam.

"Kenapa dipindahin ke sini?," tanya KDM.

Edi coba memberikan penjelasan. Namun Gubernur Jabar itu langsung menyeletuk seharusnya kepsek mempunyai inisiatif tanpa diperintah oleh pemerintah.

Namun Edi kembali melakukan pembelaan. Ia menegaskan bahwa, perpindahan pos jaga atas permintaan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Subang.

"Yang di depan justru disuruh dibongkar oleh Pak Kadis," jelas Kepsek SMAN 2 Subang.

KDM pun mengapresiasi penjelasan mengenai tata ruang sekolah. Akan tetapi, ia menegur kerapian tersebut tidak dibalut dengan kebersihan dalam sekolah.

"Iya, tapi ini sekolah ini depannya sudah rapi, tapi jorok," sentil KDM.

Edi seolah tidak terima dengan teguran tersebut. Saat kembali membela, ia membuat KDM murka.

"Sudah jangan bantah Bapak!," tegas KDM.

Kemudian, Dedi Mulyadi mempertanyakan pihak yang mengecat fasilitas umum, terutama berada di sekitar lokasi sekolah.

Mantan anggota DPR ini kesal dirinya tidak melihat adanya inisiatif dilakukan Edi. Minimal Kepsek SMAN 2 Subang itu membersihkan halaman sekolah.

Ia mengatakan hal tersebut lantaran dirinya tinggal di Lembur Pakuan, Subang. Setiap hari, ia selalu melintasi jalan di depan SMAN 2 Bandung.

"Yang bersihin itu (fasilitas umum di depan sekolah) siapa? Ada nggak? Enggak ada, Pak. Saya setiap hari lewat sini. Itu yang beresin siapa? Halte deh, saya yang ngecat sendiri, Pak," terangnya.

Kepsek SMAN 2 Bandung langsung terdiam setelah diskakmat oleh KDM terkait lingkungan sekolah yang kumuh.

Dedi Mulyadi Ingatkan Pihak Sekolah Jangan Suka Bantah

Dedi Mulyadi tidak habis pikir pihak sekolah selalu membantah. Ia menyayangkan Kepsek SMAN 2 Subang ngeyel ketika ditegur olehnya.

Ia justru mendesak agar pihak sekolah mengakui perbuatannya. Mereka termasuk kepsek sekolah setidaknya menerima teguran terkait kondisi yang ada.

Lagi pula, teguran tersebut, kata dia, bertujuan baik. Ia meluapkan emosi demi kepentingan bersama agar proses belajar mengajar aman dan nyaman.

"Dengan saya jangan suka menyanggah. Akui sebuah kesalahan. Kalau kumuh ya kumuh. Tujuannya kan membenahi. Jangan tinggi, saya lebih tinggi lagi," pesannya.

Kebersihan sebagai Standar Dasar Pendidikan

KDM kemudian memberikan peringatan bahwa sekolah tidak sekadar dalam urusan menjalankan belajar mengajar di kelas. Sekolah sebagai pelopor pendidikan terhadap kebersihan.

Ia mencontohkan minimal pihak sekolah mengajarkan siswa agar membentuk kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan sekolah. Hal ini sebagai upaya menjalani standar dasar pendidikan dalam sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, pendidikan output-nya bukan hanya akademik. Output-nya adalah orang-orang gyang peka terhadap lingkungan agar kita menang dalam pertarungan. Pokoknya jangan terus bantah-bantah seolah sekolah paling benar," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT