GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Sabtu, 4 April 2026 - 01:58 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Langkah cepat yang ditunjukkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, aksinya dalam merespons isu kesejahteraan satwa di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo menuai banyak apresiasi, terutama setelah dirinya diajak berdiskusi oleh aktivis lingkungan sekaligus musisi, Melanie Subono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat mengunjungi Bandung Zoo dan melihat langsung kondisi satwa di sana.

Dalam kunjungannya, ia memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan hewan, termasuk seekor gajah Sumatera betina yang terlihat hidup sendirian tanpa pasangan.

Kondisi tersebut membuatnya prihatin. Ia pun mencari tahu lebih lanjut dan mendapati bahwa gajah tersebut sudah lama tidak memiliki pasangan karena tidak adanya gajah jantan di lokasi.

Situasi ini dinilai tidak ideal, mengingat kebutuhan sosial hewan tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, Dedi Mulyadi langsung berinisiatif untuk mendatangkan gajah pejantan dari Sumatera.

Ia bahkan tanpa ragu menghubungi pihak terkait, termasuk Kementerian Kehutanan untuk membahas izin serta kemungkinan realisasi rencana tersebut.

Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa KDM tersebut juga menawarkan diri untuk menanggung biaya yang dibutuhkan.

Dedi Mulyadi di Bandung Zoo
Dedi Mulyadi di Bandung Zoo
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Namun, rencana tersebut mendapat tanggapan dari Melanie Subono.

Melalui media sosial, ia memberikan sudut pandang berbeda terkait solusi yang ditawarkan.

Menurut Melanie Subono, menambah satwa baru bukanlah solusi utama jika kondisi habitat dan pengelolaan di kebun binatang belum optimal.

Ia justru menyarankan agar dana yang ada dialokasikan untuk memperbaiki kualitas hidup seluruh satwa di Bandung Zoo.

Ia juga menyinggung pentingnya fokus pada perbaikan sistem, termasuk pakan, kesehatan, serta pengelolaan kandang.

Bahkan, ia mengusulkan agar gajah yang ada dikembalikan ke habitat yang lebih sesuai seperti kawasan konservasi, jika memang diperlukan pasangan.

Menariknya, respons Dedi Mulyadi terhadap masukan tersebut terbilang sangat cepat.

Tanpa melalui perantara staf, ia langsung menghubungi Melanie Subono secara pribadi untuk membahas lebih lanjut solusi terbaik.

Melalui unggahan di media sosialnya, Melanie Subono mengungkapkan rasa apresiasinya atas respons tersebut.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ia mengaku dihubungi langsung oleh Dedi Mulyadi dan diajak untuk bertemu serta berdiskusi langsung di lokasi.

“Langsung sama saya saja, tidak usah lewat staf. Kita ketemu di lokasi dan ngobrol di sana,” tulis Melanie Subono menirukan pernyataan Kang Dedi.

Sikap terbuka dan responsif ini pun langsung menuai pujian dari publik.

Banyak netizen menilai bahwa langkah yang diambil oleh Dedi Mulyadi menunjukkan kepemimpinan yang peduli dan cepat tanggap terhadap isu penting.

Beberapa komentar bahkan menyebut bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan satwa menjadi salah satu keunggulan dari sosoknya.

Tidak sedikit pula yang mengapresiasi keberaniannya untuk berdialog langsung tanpa birokrasi yang berbelit.

“KDM kalau urusan hutan dan hewan juaranya,” tulis salah satu netizen.

“Itulah KDM bapak aing, selalu merespons yang urgent demi kebaikan Bandung Zoo,” tulis lainnya.

Isu kesejahteraan satwa di kebun binatang memang menjadi perhatian serius, terutama setelah sebelumnya muncul kabar terkait kematian dua ekor anak Harimau Sumatera akibat masalah kesehatan.

Hal ini semakin memperkuat urgensi perbaikan sistem pengelolaan di Bandung Zoo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah Dedi Mulyadi yang terbuka terhadap masukan publik dan langsung mengambil tindakan dinilai sebagai pendekatan yang progresif.

Dengan adanya dialog antara pemerintah dan aktivis seperti Melanie Subono, diharapkan solusi yang dihasilkan dapat lebih komprehensif dan berkelanjutan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT