News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi blak-blakan menanggapi soal kebijakan WFH bagi ASN, jelaskan secara detail dampaknya bagi Jawa Barat.
Minggu, 5 April 2026 - 14:54 WIB
Gubernur Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi diberlakukan secara nasional mulai 1 April 2026. 

Skema ini diterapkan khususnya setiap hari Jumat, dengan tujuan meningkatkan efisiensi anggaran serta menghemat penggunaan energi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah juga menegaskan bahwa kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala setiap dua bulan untuk melihat efektivitasnya di lapangan.

Namun bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kebijakan ini bukanlah sesuatu yang benar-benar baru. 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, justru menyebut bahwa konsep WFH telah lebih dulu diterapkan di wilayahnya, bahkan sebelum ada penguatan resmi dari pemerintah pusat.

Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Kebijakan WFH bagi ASN Efektif karena Berdampak pada Anggaran ini
Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Kebijakan WFH bagi ASN Efektif karena Berdampak pada Anggaran ini
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOnenews.com

Dalam keterangannya di Cirebon pada Kamis (2/3/2026), Dedi mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik kebijakan nasional tersebut. 

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan apa yang selama ini sudah dijalankan oleh Pemprov Jabar.

“WFH di Jabar itu kan sudah berlangsung lama dan sudah berjalan. Jadi kalau hari ini ada penguatan dari pemerintah pusat, ya kita lebih senang,” ujar Dedi Mulyadi, dilansir dari Antara News.

Sudah Jadi Budaya Kerja Sejak Lama

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penerapan WFH bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan bagian dari perubahan pola pikir dan budaya kerja di lingkungan pemerintahan. 

Ia mencontohkan berbagai kebiasaan yang telah didorong sejak lama, termasuk gaya hidup yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

“Kita dari dulu udah mengajak anak-anak ke sekolah jalan kaki. Kemudian tidak bawa kendaraan bermotor,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa arah kebijakan yang diambil tidak hanya berfokus pada efisiensi kerja, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan secara lebih luas.

Tekan Biaya Produksi Pemerintah

Salah satu dampak utama dari kebijakan WFH, menurut Dedi, adalah penurunan biaya operasional pemerintah. 

Dengan berkurangnya aktivitas di kantor, berbagai pengeluaran seperti listrik, air, hingga kebutuhan operasional lainnya dapat ditekan secara signifikan.

“Yang pertama, dari sisi internal pemerintah, itu menurunkan biaya produksi pemerintah,” ucapnya.

Efisiensi ini dinilai sangat penting, terutama dalam kondisi di mana pemerintah daerah harus cermat dalam mengelola anggaran agar lebih banyak dialokasikan untuk pembangunan.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Kurangi Konsumsi BBM dan Polusi

Selain efisiensi anggaran, kebijakan WFH juga berdampak langsung terhadap pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). 

Dengan lebih sedikit ASN yang bepergian ke kantor, mobilitas kendaraan pun menurun, sehingga penggunaan BBM bisa ditekan.

“Yang kedua adalah, hari ini WFH memiliki tujuan juga untuk menurunkan penggunaan BBM,” kata Dedi.

Langkah ini sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi dan pencemaran udara, yang selama ini menjadi salah satu tantangan di wilayah perkotaan, termasuk di Jawa Barat.

Anggaran Lebih Fokus untuk Pembangunan

Dedi juga mengungkapkan perubahan signifikan dalam struktur anggaran di Jawa Barat. 

Ia menyebut bahwa belanja pegawai kini tidak lagi mendominasi, sehingga ruang fiskal untuk pembangunan semakin besar.

“Jabar belanja pegawainya paling tinggal 30 persen. 60 persen sudah untuk membangun,” katanya.

Pernyataan ini menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk mengarahkan anggaran pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik lainnya.

Menuju Pola Kerja Masa Depan

Penerapan WFH bagi ASN bukan hanya respons terhadap kebutuhan efisiensi jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi menuju pola kerja masa depan. 

Fleksibilitas kerja, pemanfaatan teknologi, serta kesadaran akan lingkungan menjadi faktor penting dalam kebijakan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pengalaman yang telah lebih dulu dijalankan di Jawa Barat, Dedi optimistis bahwa kebijakan WFH dapat memberikan manfaat yang lebih luas jika diterapkan secara konsisten dan terukur.

Ke depan, evaluasi berkala yang dilakukan pemerintah akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar efektif, tidak hanya dalam menghemat anggaran, tetapi juga dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas pelayanan publik. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Ramalan Cinta Shio 7 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, hingga Babi

Ramalan Cinta Shio 7 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, hingga Babi

​​​​​​​Ramalan cinta shio 7 April 2026 untuk tikus hingga babi, lengkap untuk single dan berpasangan. Ketahui peruntungan asmara dan cara menjaga hubungan.
Skandal Penalti Lawan Bosnia! Kiper Italia Donnarumma Ngamuk, Ternyata Contekan Dicuri Bocah 14 Tahun

Skandal Penalti Lawan Bosnia! Kiper Italia Donnarumma Ngamuk, Ternyata Contekan Dicuri Bocah 14 Tahun

Kekalahan timnas Italia di babak play-off Piala Dunia menyisakan kontroversi besar. Kiper andalan Gli Azzurri, Gianluigi Donnarumma, dilaporkan sangat marah usai pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina, dan kini terungkap penyebabnya.
DPR Buka Suara soal Kekosongan Jabatan Kabais TNI, Buntut Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus

DPR Buka Suara soal Kekosongan Jabatan Kabais TNI, Buntut Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus

DPR buka suara terkait kekosongan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI usai kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Gubernur Dedi Mulyadi Beri Balasan Menohok ke Mantan Bupati Garut Soal Dana Desa Dipangkas

Gubernur Dedi Mulyadi Beri Balasan Menohok ke Mantan Bupati Garut Soal Dana Desa Dipangkas

Polemik dana desa di Garut memanas. Dedi Mulyadi beri jawaban tegas atas kritik Rudy Gunawan soal penurunan anggaran, sebut fokus kini pada perbaikan jalan.
Ahmad Sahroni Maafkan Indira dan Rena Usai Edit Wajahnya Melalui AI, Tempuh Jalur Damai dan Cabut Laporan di Polda Metro Jaya

Ahmad Sahroni Maafkan Indira dan Rena Usai Edit Wajahnya Melalui AI, Tempuh Jalur Damai dan Cabut Laporan di Polda Metro Jaya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni resmi mencabut laporan terhadap dua wanita yakni influencer bernama Indira Berliana dan pemilik akun media sosial Thread, Rena, yang mengedit wajahnya menggunakan Artificial Intelligence (AI), pada beberapa waktu lalu.

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di seri Solo.
Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top skor final four Proliga 2026, di mana para pemain Jakarta Pertamina Enduro mendominasi termasuk Irina Voronkova menjadi pemain tersubur dan Megawati Hangestri menyusul.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT