News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Dedi Mulyadi Beri Balasan Menohok ke Mantan Bupati Garut Soal Dana Desa Dipangkas

Polemik dana desa di Garut memanas. Dedi Mulyadi beri jawaban tegas atas kritik Rudy Gunawan soal penurunan anggaran, sebut fokus kini pada perbaikan jalan.
Senin, 6 April 2026 - 23:34 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Polemik terkait alokasi dana desa di Kabupaten Garut menjadi sorotan publik setelah mantan Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengkritik kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia menilai kontribusi anggaran dari pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi belum terlihat signifikan, khususnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 dan 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rudy Gunawan juga menyoroti adanya penurunan bantuan keuangan provinsi ke desa.

Menurutnya, dana yang sebelumnya mencapai sekitar Rp130 juta per desa kini turun drastis menjadi sekitar Rp40 juta per desa.

Jika dihitung secara keseluruhan, total anggaran yang semula mencapai sekitar Rp55 miliar kini hanya tersisa sekitar Rp15 miliar.

Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Dedi Mulyadi. Melalui media sosial pribadinya, ia memberikan jawaban yang cukup tegas sekaligus menohok.

Dedi menegaskan bahwa jika melihat data keuangan dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, aliran dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Garut sebenarnya mencapai angka triliunan rupiah setiap tahunnya.

Namun, menurut Dedi, besarnya anggaran tersebut belum sepenuhnya berdampak pada kondisi infrastruktur di lapangan, khususnya di wilayah pedesaan.

Dedi Mulyadi, Rudy Gunawan
Dedi Mulyadi, Rudy Gunawan
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

Ia mengaku kerap menerima keluhan dari masyarakat, terutama dari daerah Garut Selatan, terkait kondisi jalan dan jembatan yang rusak.

“Saya banyak sekali mendapat komplain dari warga, terutama di pedesaan Garut Selatan. Mereka selalu mengeluhkan jalan yang rusak dan jembatan yang tidak layak,” ujar Dedi Mulyadi.

Tak hanya Garut, Dedi juga menyebut wilayah lain seperti Sukabumi mengalami hal serupa.

Banyak warga yang mengeluhkan kondisi infrastruktur dasar yang belum memadai meskipun anggaran terus mengalir setiap tahunnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, Dedi Mulyadi mengaku mengambil langkah strategis dengan mengubah pola pengelolaan bantuan keuangan desa.

Ia menegaskan bahwa dana desa bukan dikurangi, melainkan justru ditingkatkan. Namun, alokasinya kini difokuskan pada program prioritas, khususnya perbaikan jalan desa yang rusak.

“Dana untuk desa bukan dikurangi, tapi ditambah lebih besar lagi dibanding tahun lalu, bahkan bisa dua kali lipat. Hanya saja, kami mengubah skala prioritas untuk menyelesaikan jalan-jalan yang jelek secara bertahap,” jelasnya.

Kebijakan ini diambil agar perbaikan infrastruktur dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Dedi ingin memastikan bahwa keluhan warga terkait jalan rusak tidak lagi menjadi persoalan yang terus berulang setiap tahun.

Kabupaten Garut sendiri disebut menjadi salah satu prioritas utama dalam program perbaikan jalan desa.

Hal ini tidak lepas dari banyaknya laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang memprihatinkan di wilayah tersebut.

Meski demikian, Dedi juga memberikan pernyataan yang cukup tegas kepada Rudy Gunawan.

Ia menyebut bahwa jika ada pihak yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut, maka pemerintah provinsi siap mengalihkan prioritas anggaran ke daerah lain yang dinilai lebih membutuhkan.

“Kalau Bapak keberatan terhadap kebijakan ini, tidak masalah. Saya bisa geser ke kabupaten lain yang lebih membutuhkan, karena yang butuh perbaikan jalan masih sangat banyak,” tegas Dedi.

Pernyataan ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian mendukung langkah Dedi karena dinilai lebih fokus pada kebutuhan riil di lapangan.

Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi perhatian publik karena menyangkut efektivitas penggunaan anggaran daerah.

Perubahan skema bantuan dari yang bersifat merata menjadi berbasis prioritas dinilai sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembangunan, terutama di sektor infrastruktur dasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan fokus pada perbaikan jalan desa, pemerintah provinsi berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan.

Akses jalan yang baik diyakini akan memperlancar distribusi barang, meningkatkan mobilitas warga, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Hukum Dukung Kortas Tipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi dan TPPU

Pakar Hukum Dukung Kortas Tipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi dan TPPU

Kortas Tipidkor Polri tengah mengusut dugaan kasus korupsi baru bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Berburu Kemenangan ke-10 di Sirkuit Sachsenring, Marc Marquez Waspadai Sang Adik di MotoGP Jerman 2026

Berburu Kemenangan ke-10 di Sirkuit Sachsenring, Marc Marquez Waspadai Sang Adik di MotoGP Jerman 2026

Marc Marquez semakin dekat mencetak kemenangan ke-10 di Sachsenring usai merebut pole position dan menjuarai Sprint Race MotoGP Jerman 2026.
Kualitas Data Ilmiah Dukung Efektivitas Industri Obat Obesitas Global

Kualitas Data Ilmiah Dukung Efektivitas Industri Obat Obesitas Global

Industri terapi obesitas global tengah memasuki fase kompetisi yang berbeda yang telah bergeser pada kualitas data ilmiah untuk mendukung efektivitas terapi.
Gelar Porseni, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Gelar Porseni, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

PNM menggelar Porseni untuk mempererat hubungan antar Insan PNM, sekaligus menumbuhkan nilai sportivitas yang menjadi fondasi perusahaan yang tangguh.
Link Live Streaming Norwegia Vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Norwegia Vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel Norwegia kontra Inggris untuk memperebutkan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 di Stadium Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), Minggu (12/7) pukul 04.00 WIB.
Kasus KUR di Jember, Ibrahim Assuaibi: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada pada Collection Agent

Kasus KUR di Jember, Ibrahim Assuaibi: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada pada Collection Agent

Penyelewengan KUR seperti yang terjadi di Jember merupakan pola yang sudah terjadi sejak lama di semua bank penyalur. Hal itu karena adanya celah pada sistem penyaluran yang melibatkan CA dan perangkat desa.

Trending

1.000 Rudal Siap Diluncurkan Jika Iran Coba Membunuh Trump

1.000 Rudal Siap Diluncurkan Jika Iran Coba Membunuh Trump

Presiden Donald Trump, Jumat (10/7) mengancam akan meluncurkan ribuan rudal ke Iran jika negara tersebut berupaya membunuh dirinya.
Update! Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 4.118 Orang, 16.740 Terluka

Update! Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 4.118 Orang, 16.740 Terluka

Inilah update terkait gempa Venezuela. Pada 24 Juni 2026 lalu, dua gempa kuat berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara di pesisir utara Amerika Selatan itu.
Ternyata Ini yang Buat Megawati Hangestri Batal Gunakan Nomor Punggung 8 di Hyundai Hillstate Musim Depan

Ternyata Ini yang Buat Megawati Hangestri Batal Gunakan Nomor Punggung 8 di Hyundai Hillstate Musim Depan

Bintang Voli Indonesia yakni Megawati Hangestri dipastikan tampil berbeda saat memperkuat Hyundai Hillstate pada gelaran kompetisi Liga Voli Korea 2026/2027.
Video Ahmad Dhani Bebas dari Penjara Viral Lagi, Mulan Jameela Ungkap Perasaan yang Selama Ini Dipendam

Video Ahmad Dhani Bebas dari Penjara Viral Lagi, Mulan Jameela Ungkap Perasaan yang Selama Ini Dipendam

Mulan Jameela mengenang momen Ahmad Dhani keluar dari penjara. Cuplikan video momen tersebut dibagikan Mulan Jameela melalui akun Instagram pribadinya.
Kata Farhan Halim Soal Keputusan Pelatih Panggil Tiga Pemain Senior ke Skuad Timnas Voli Indonesia untuk SEA V Cup 2026

Kata Farhan Halim Soal Keputusan Pelatih Panggil Tiga Pemain Senior ke Skuad Timnas Voli Indonesia untuk SEA V Cup 2026

Kapten Timnas Voli Putra Indonesia, Farhan Halim, menyambut baik keputusan pelatih Reidel Toiran kembali memanggil tiga pemain senior untuk SEA V Cup 2026.
Jurgen Klopp Tinggal Selangkah Lagi Tangani Timnas Jerman, Eks Manajer Liverpool itu Kabarnya Sudah Sepakati Tawaran DFB

Jurgen Klopp Tinggal Selangkah Lagi Tangani Timnas Jerman, Eks Manajer Liverpool itu Kabarnya Sudah Sepakati Tawaran DFB

Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, semakin dekat menjadi pelatih baru Timnas Jerman setelah mencapai kesepakatan dengan Federasi Sepakbola Jerman (DFB).
Resmi Cerai dari Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Anak

Resmi Cerai dari Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Anak

Konten kreator Wardatina Mawa akhirnya menyampaikan isi hatinya setelah resmi berpisah dari Insanul Fahmi. Mawa memilih mencurahkan perasaannya kepada sang buah hati.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT