News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dihadapan Dedi Mulyadi, Pihak RSHS Ungkap Sosok Perawat yang Diduga Nyaris Tukar Bayi: ASN Sudah 20 Tahun Kerja

Kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) Asisten Manajer Keperawatan mengungkapkan soal sosok perawat yang diduga nyaris tukar bayi. Ternyata senior!
Jumat, 10 April 2026 - 13:04 WIB
Dedi Mulyadi dan Arif selaku Asisten Manajer Keperawatan
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menghubungi langsung pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terkait adanya laporan soal dugaan bayi yang tertukar.

Saat dihubungi oleh Dedi Mulyadi, pihak RSHS, yakni Arif selaku Asisten Manajer Keperawatan mengungkapkan soal sosok perawat yang bertugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perawatnya namanya siapa? Sudah ASN?" tanya KDM, seperti dilansir dari kanal YouTube miliknya, Kamis (9/10).

Arif menjawab, "sudah (ASN), sudah lebih dari 20 tahun (bekerja)."

Dedi Mulyadi kemudian menanyakan secara langsung sanksi apa yang telah diberikan kepada perawat yang terlibat dalam insiden tersebut.

Dedi Mulyadi dengan Arif selaku Asisten Manajer Keperawatan
Dedi Mulyadi dengan Arif selaku Asisten Manajer Keperawatan
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

“Sejauh ini sanksi yang diberikan seperti apa?” kata KDM.

Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan.

Arif menyampaikan bahwa klarifikasi internal telah dilakukan bersama jajaran pimpinan, termasuk Direktur Medik dan Keperawatan serta Direktur Utama.

Ia menambahkan, sebagai langkah awal pembinaan, perawat yang bersangkutan untuk sementara dinonaktifkan dari pelayanan.

"Sementara memang sebagai bentuk pembinaan, kami nonaktifkan dulu dari pelayanan untuk kami analisis lebih dalam," ucap Arif

Keputusan ini diambil agar pihak rumah sakit dapat melakukan analisis lebih mendalam terhadap kasus tersebut.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan bahwa proses evaluasi masih terus berjalan. Tidak hanya menelusuri kronologi kejadian, rumah sakit juga tengah mendalami kemungkinan motif di balik tindakan tersebut.

Seluruh proses ini berada di bawah pengawasan komite keperawatan guna memastikan penanganan dilakukan secara objektif dan sesuai prosedur.

Adapun, terkait sanksi yang nantinya akan dijatuhkan kepada perawat yang bersangkutan bisa beragam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau dalam regulasi kami, pak, kalau misalkan itu kan hasil analisisnya, misalkan terkait dengan kompetensi, maka itu dilakukan pembinaan. Apakah itu nanti dilatih ulang, tapi kalau sudah jelas-jelas misalkan itu kelalaian, nah itu mungkin nanti akan ada tindakan pencabutan kewenangan klinis sementara gitu," jelas Arif kepada Dedi Mulyadi.

Selain pemberhentian sementara, perawat juga berisiko diberhentikan permanen jika ada unsur kesengajaan yang dilakukan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT