Buntut Bangunan Liar di Lembang Dibongkar Dedi Mulyadi, Siap-siap Dana Bantuan Pedagang Dicairkan Pemprov Jabar
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi
Namun di balik itu, KDM akan memberikan ganti rugi berupa kompensasi dan modal usaha. Ia justru tidak mempermasalahkan aksi pembongkaran yang merenggut kiosnya.
Tangsanda bahkan akan menggunakan dana bantuan itu untuk masa depannya. Ia berencana kembali berjualan setidaknya berada di lokasi yang aman.
"Uang kompensasinya mau dipakai untuk modal jualan lagi. InsyaAllah, mudah-mudahan barokah," ucap Tangsanda.
Ia juga memberikan doa untuk Dedi Mulyadi. Melalui uang kompensasi tersebut, para pedagang yang terdampak tidak terlalu mengkhawatirkan masa depannya.
Selaras dengan Tangsanda, Wawan Kurniawan, pedagang mie ayam bakso sekaligus penarik ojek di Desa Gudang Kahuripan turut memberikan pendapatnya. Ia mengaku belum mengetahui nominalnya.
Akan tetapi, ia merasa terbantu bisa mendapat dana bantuan dari pemerintah, termasuk dari jajaran desa setempat.
"Saya tidak punya pekerjaan pokok. Jadi, uang ini sepenuhnya untuk modal usaha," terangnya.
Wawan mengaku ikhlas meski kios mie ayam bakso miliknya dibongkar dan ditertibkan Pemprov Jabar. Pasalnya, ia menggantungkan hidupnya dari pendapat hasil dagangnya sekitar Rp300 ribu per hari.
Ia juga menyadari warung kumuhnya masuk kategori bangunan liar. Penataan di sepanjang Jalan Raya Lembang dinilai penting untuk menciptakan ketertiban.
Ia membeberkan solusinya. Rencananya akan kembali berjualan dengan menggunakan roda dagang di lahak milik saudaranya.
Momen Dedi Mulyadi Sidak Bangunan Liar di Kawasan Lembang
Sebelumnya, Dedi Mulyadi melakukan penertiban bangunan liar di wilayah Kecamatan Lembang, KBB. Aksi penataan kawasan wisata Lembang ini terjadi pada pertengahan Maret 2026, tepatnya seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
KDM mempunyai beberapa tujuan dari kegiatan ini, yakni mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukannya, meminimalisir risiko bencana, serta kelestarian lingkungan.
Mantan Bupati Purwakarta ini berdialog lebih dulu. Tujuannya mewujudkan penataan ruang keindahan objek wisata hingga kelancaran lalu lintas tanpa adanya penolakan dari pedagang maupun warga.
"Lembang itu indah, tapi karena penataannya semerawut, jadi keindahannya hilang," ujar Dedi Mulyadi.
Lokasi bangunan liar yang ditertibkan Dedi Mulyadi, beberapa di antaranya di Samsat BPVP Bandung Barat, dekat SMK Negeri Pertanian, dekat Lapang Bola Ciburial, dan sebagainya.
Load more