News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Kades Menolak Keras Penjagaan Jembatan Cirahong Dihentikan Dedi Mulyadi, Penghasilannya Fantastis

Penjagaan Jembatan Cirahong dihentikan Dedi Mulyadi picu protes kades. Terungkap potensi penghasilan warga dari pungutan bisa capai puluhan juta per bulan.
Selasa, 14 April 2026 - 02:26 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Kebijakan Dedi Mulyadi menghentikan aktivitas penjagaan warga di Jembatan Cirahong memicu polemik di tengah masyarakat.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis itu kini menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik ini bermula dari viralnya video di media sosial yang memperlihatkan adanya pungutan dari warga kepada para pengendara yang melintas.

Dalam video tersebut, pengendara disebut diminta memberikan sejumlah uang dengan dalih sukarela sebagai bentuk apresiasi atas pengaturan lalu lintas di jembatan tersebut.

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat.

Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas dengan menghentikan aktivitas penjagaan oleh warga serta melakukan pembenahan infrastruktur di area jembatan.

Bahkan, di lokasi kini telah terpasang banner besar bertuliskan “tidak dipungut biaya” sebagai penegasan bahwa tidak boleh ada lagi pungutan dalam bentuk apa pun.

Dedi Mulyadi di Jembatan Cirahong
Dedi Mulyadi di Jembatan Cirahong
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Menurut Dedi, kebijakan tersebut bukan keputusan yang diambil secara mendadak.

Ia mengaku sudah lama mengetahui kondisi di Jembatan Cirahong, bahkan sejak sebelum menjabat sebagai gubernur.

Dalam pandangannya, jembatan tersebut perlu mendapatkan perhatian serius agar bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam hal penyediaan fasilitas publik yang layak.

Meski perbaikan jembatan bukan sepenuhnya kewenangan provinsi, Dedi tetap mengambil langkah intervensi demi kepentingan warga yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

Namun, kebijakan ini ternyata mendapat penolakan dari sebagian warga, termasuk Kepala Desa Margaluyu.

Ia menyampaikan keberatannya karena penghentian penjagaan dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat yang selama ini terlibat sebagai relawan pengatur lalu lintas.

Menurut kades, sistem penjagaan di Jembatan Cirahong sudah berlangsung selama puluhan tahun dan bukan muncul karena viral semata.

Dedi Mulyadi dan Kades Dian Cahyadinata
Dedi Mulyadi dan Kades Dian Cahyadinata
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71 dan @sundalandmedia

Ia menjelaskan bahwa ada sekitar 40 orang relawan yang secara bergiliran bertugas mengatur arus kendaraan, baik dari arah Tasikmalaya maupun Ciamis.

"Ada paguyubannya yang mengkoordinir petugas-petugas relawan yang bertugas, bergiliran 10 hari dari desa Margaluyu dan desa Cilangkap. Dari desa Margaluyu dan Cilangkap sebanyak 20 orang, shift pagi, siang, dan malam. Artinya ada 40 orang petugas relawan ketika kebijakan ini diberlakukan yang kena dampaknya," ujar Kades Margaluyu.

Aktivitas ini disebut sebagai bentuk kepedulian warga untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah kecelakaan di jembatan yang relatif sempit.

Namun di balik alasan sosial tersebut, muncul fakta lain yang turut menjadi sorotan.

Penjagaan di jembatan itu diduga memberikan penghasilan yang tidak sedikit bagi para relawan.

Dari perhitungan sederhana, jika satu pengendara motor memberikan Rp1.000 dan dalam satu jam ada sekitar 30 kendaraan yang melintas, maka potensi pemasukan bisa mencapai Rp30.000 per jam.

Jika dikalikan dalam satu hari penuh, angka tersebut bisa mencapai Rp720.000. Dalam sebulan, total penghasilan yang diperoleh bahkan bisa menyentuh angka sekitar Rp21,6 juta.

Nominal ini tentu tergolong besar, terutama untuk aktivitas yang sebelumnya dianggap sebagai kerja sukarela.

Inilah yang kemudian memunculkan dugaan bahwa penolakan terhadap kebijakan penghentian penjagaan bukan hanya soal keselamatan lalu lintas, tetapi juga berkaitan dengan hilangnya sumber penghasilan warga.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap bersikukuh bahwa segala bentuk pungutan di fasilitas umum tidak dibenarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa jalan dan jembatan adalah milik publik yang harus bebas diakses tanpa biaya tambahan.

Langkah penataan ini juga diiringi dengan upaya perbaikan fasilitas, mulai dari pengecatan jalan, pemasangan rambu, hingga peningkatan sistem keamanan agar jembatan tetap aman dilalui tanpa perlu keterlibatan pungutan dari warga. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Menteri PKP Usai Dedi Mulyadi Desak Kenaikan Upah Buruh Genteng di Plered: Prinsipnya Bagus KDM

Reaksi Menteri PKP Usai Dedi Mulyadi Desak Kenaikan Upah Buruh Genteng di Plered: Prinsipnya Bagus KDM

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait memberi pujian setinggi langit untuk aksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang desak naikkan upah buruh.
Pertamina Salurkan Avtur Ramah Lingkungan ke Soetta dan Ngurah Rai, Produksi SAF dari Minyak Jelantah Tembus 45 Ribu Barel

Pertamina Salurkan Avtur Ramah Lingkungan ke Soetta dan Ngurah Rai, Produksi SAF dari Minyak Jelantah Tembus 45 Ribu Barel

Pertamina salurkan avtur ramah lingkungan berbasis minyak jelantah ke Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai, produksi SAF capai 45 ribu barel.
Ronald Koeman Jr Dikabarkan Batal Gabung Persib Bandung di Bursa Transfer Mendatang, Tetapi Jadi Kabar Buruk Buat Maarten Paes

Ronald Koeman Jr Dikabarkan Batal Gabung Persib Bandung di Bursa Transfer Mendatang, Tetapi Jadi Kabar Buruk Buat Maarten Paes

Ronald Koeman Jr dikabarkan bakal menetap di Belanda dan batal gabung Persib Bandung di bursa transfer musim panas, tetapi jadi kabar buruk untuk Maarten Paes.
KNVB Putuskan Dean James Tak Dapat Sanksi, Go Ahead Eagles Tak Habis Pikir dengan Banding NAC Breda

KNVB Putuskan Dean James Tak Dapat Sanksi, Go Ahead Eagles Tak Habis Pikir dengan Banding NAC Breda

NAC Breda tak puas dengan KNVB yang mengakui kesalahan Dean James dan Go Ahead Eagles namun tak memberi sanksi.
Gebrakan Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Pilih Pejabat Bukan karena Dekat, tapi dari Karakter dan Kapasitas

Gebrakan Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Pilih Pejabat Bukan karena Dekat, tapi dari Karakter dan Kapasitas

Pesan tertulis Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos dibacakan Sekda, Samsuddin A. Kadir. Ia melantik pejabat baru didasari kapasitas dan karakter.
Reaksi Kemenag Jabar setelah Dedi Mulyadi Mengajak Gen Z Menikah di KUA

Reaksi Kemenag Jabar setelah Dedi Mulyadi Mengajak Gen Z Menikah di KUA

Belum lama ini, Kang Dedi Mulyadi mengajak anak-anak muda bisa menikah dengan seserahan yang sederhana

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) bersama seluruh jajaran pemerintah daerah di Jawa Barat resmi menyepakati langkah strategis untuk menjamin layanan kesehatan bagi warga tidak mampu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT