News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seluruh Kades dan Camat di Jabar Mohon Bersiap, Dedi Mulyadi Siapkan Surat Edaran Gubernur: Tidak Bermaksud Batasi Hak

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menyatakan akan segera mengeluarkan Surat Edaran yang nantinya diterapkan di level Kades dan Camat terkait pesta nikah.
Kamis, 16 April 2026 - 15:52 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Pemprov Jabar

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan bahwa sebentar lagi dirinya akan menyiapkan Surat Edaran yang berkaitan dengan pelaksanaan hajatan atau pesta pernikahan di Jabar.

Dedi Mulyadi begitu menyoroti fenomena banyaknya masyarakat yang terjerat utang besar dan kehilangan banyak aset dalam semalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyebabnya bukan lain adalah karena memaksakan diri untuk mengadakan pesta hajatan pernikahan yang begitu meriah tetapi keadaan ekonomi tidak mendukung.

Alhasil, mereka harus mencari utang sana-sini atau menjual aset yang dimiliki.

Padahal, jika uang tersebut dikumpulkan justru bisa digunakan untuk membeli rumah agar bisa ditempati setelah menikah.

"Saya sampaikan ya bahwa gagasan, pikiran, dan ajakan yang saya sampaikan terhadap pasangan muda dan mudi yang akan menikah tetapi kemampuan orang tuanya terbatas atau kemampuan pasangannya terbatas," ujar Kang Dedi Mulyadi di dalam akun Instagram pribadinya, seperti dilansir tvOnenews.com.

Dedi Mulyadi berpesan agar tidak berlebihan dalam membuat pesta pernikahan dan uangnya sebaiknya digunakan untuk keperluan masa depan yang lebih penting.

"Lebih baik tidak membuat pesta, menikahnya cukup di KUA, dan uang yang dimiliki bisa digunakan untuk masa depan pernikahan," saran Dedi Mulyadi.

"Bisa untuk DP rumah, bisa untuk modal usaha, dan bisa untuk kegiatan lainnya," lanjutnya.

Dedi Mulyadi begitu prihatin melihat banyak orang tua yang sampai harus berutang demi acara pernikahan anaknya.

"Saya melihat banyak sekali orang tua yang menikahkan anaknya uangnya pinjam sana-sini," ujar Dedi Mulyadi.

"Ada yang menjual areal sawah, ada yang pinjam ke koperasi, ada yang pinjam ke bank, ada yang pinjam ke pinjol, ada yang pinjam ke bank keliling, ke bank emok," lanjutnya.

Menurut Kang Dedi Mulyadi, tindakan tersebut justru membuat kehidupan pernikahan terbebani penderitaan karena harus menanggung utang setelahnya.

"Pada akhirnya, setelah pernikahan bukan kebahagiaan tetapi justru penderitaan, bahkan banyak yang pada akhirnya pergi menjadi tenaga kerja di luar negeri untuk membayar utang-utang yang ditinggalkan," ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi berpandangan bahwa sebaiknya jangan memaksakan diri hanya untuk menjadi raja sehari tetapi menderita di kemudian hari.

"Prinsip hidup itu lebih baik jadi raja selamanya daripada raja sehari, sengsara selamanya," kata Dedi Mulyadi.

"Tidak bermaksud untuk membatasi hak pribadi, ini hanya sekedar ajakan dan saran," lanjutnya.

Kemudian Dedi Mulyadi menyatakan keseriusannya terkait hal tersebut dengan mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan mengeluarkan Sura Edaran Gubernur yang diharapkan juga dipatuhi oleh kepala desa (kades) dan camat setempat.

"Dan nanti akan kami tuangkan dalam kebijakan, Surat Edaran Gubernur kepada para kepala kecamatan, pak camat di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat, para kepala desa, agar ketika memberikan izin ramai-ramai itu harus dilihat yang memberikan izin membuat kegiatan ramai-ramainya itu uangnya, sumbernya dari mana," ungkap Dedi Mulyadi.

"Kalau ternyata uangnya uang pinjaman atau uang hasil penjualan, lebih baik disarankan untuk tidak membuat kegiatan yang ramai-ramai, dibikinlah aspek yang memenuhi unsur syar'inya saja," lanjutnya.

Apa yang direncanakan Dedi Mulyadi ini tentunya akan sangat membantu bagi masyarakat, terutama pasangan yang akan menikah agar tidak terbebani biaya pesta pernikahan yang begitu mahal.

Uang yang tadinya untuk pesta pernikahan tersebut lebih baik digunakan untuk keperluan pasca pernikahan seperti membeli rumah ataupun modal usaha yang akan lebih terasa hasilnya dibanding pesta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(far)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Kereta Penumpang di Inggris Anjlok, 11 Orang Terluka

Kereta Penumpang di Inggris Anjlok, 11 Orang Terluka

Sebuah kereta penumpang yang membawa sekitar 150 orang, tergelincir di dekat stasiun kereta api Lewes di East Sussex.
Prabowo Tiba di Gedung MPR Pukul 08.05 WIB Disambut Gibran hingga Ahmad Muzani

Prabowo Tiba di Gedung MPR Pukul 08.05 WIB Disambut Gibran hingga Ahmad Muzani

Prabowo tampak menggunakan setelan jas berwarna abu-abu tua. Ia langsung bergegas memasuki gedung DPR/MPR bersama Muzani dan Sultan yang disambut oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Panen Pujian di Eropa: Pemain Hebat, Kualitasnya Sudah Teruji

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Panen Pujian di Eropa: Pemain Hebat, Kualitasnya Sudah Teruji

Maarten Paes mendapat kepercayaan tampil bersama Ajax Amsterdam di kompetisi Eropa. Kualitas kiper Timnas Indonesia itu bahkan mendapat pujian sang pelatih.
Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR Hari Ini

Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR Hari Ini

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri absen dalam sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat hari ini, Jumat, 14 Agustus 2026.

Trending

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT