Top 3 Sepekan: Reaksi Dedi Mulyadi soal Pajak Tanpa KTP, Polemik Jembatan Cirahong, Keluarga Shin Tae-yong Heran
- Instagram/cha_youngjoo - YouTube/LEMBUR PAKUAN CHANNEL
tvOnenews.com - Kabar tentang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjadi topik terpopuler sepekan terakhir.
Berikut rangkuman dari tiga artikel terpopuler di tOnenews.com:
Reaksi Dedi Mulyadi usai Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Orang Pertama Berlaku Nasional
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menetapkan kebijakan baru yang mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan tanpa harus membawa KTP pemilik pertama.
Aturan ini berlaku di seluruh Samsat Jawa Barat sejak 6 April 2026 melalui surat edaran resmi, dengan tujuan menyederhanakan proses administrasi yang selama ini dinilai rumit, terutama bagi pemilik kendaraan bekas.
Kebijakan tersebut mendapat dukungan dari Korlantas Polri dan kini diperluas menjadi berlaku secara nasional sepanjang tahun 2026.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan untuk meningkatkan kemudahan layanan publik sekaligus mendorong masyarakat lebih taat membayar pajak kendaraan.
Meski demikian, aturan ini bersifat sementara. Mulai 2027, pemilik kendaraan tetap diwajibkan melakukan balik nama sesuai ketentuan yang berlaku.
emerintah berharap kelonggaran ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus mengurus legalitas kendaraan dengan lebih tertib.
Baca berita selengkapnya: Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional
Respons KDM soal Kepala Desa yang Tak Terima Pungli di Jembatan Cirahong Dihapuskan
- Instagram @dedimulyadi71 dan @sundalandmedia
Polemik Jembatan Cirahong di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kian memanas setelah kebijakan penghapusan pungutan liar (pungli) oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menuai keberatan dari kepala desa setempat.
Sebelumnya, Pemprov Jabar memasang spanduk “Tidak Dipungut Biaya” sebagai respons atas keluhan warga terkait praktik pungli di lokasi tersebut.
Namun, Kepala Desa Margaluyu, Dian Cahyadinata, menilai langkah itu kurang tepat dan meminta agar pihak yang pertama kali memviralkan isu pungli diusut.
Ia juga menyebut bahwa sekitar 40 orang yang terdampak bukan pelaku pungli, melainkan relawan yang membantu mengatur lalu lintas demi keselamatan pengguna jalan.
Load more