News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

​​​​​​​Dedi Mulyadi periksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, lalu ambil langkah tak terduga dengan mengganti AC kelas jadi 2 PK demi kenyamanan belajar.
Rabu, 22 April 2026 - 01:12 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Aksi Dedi Mulyadi kembali menarik perhatian publik. Seusai memeriksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, ia justru mengambil langkah tak terduga. Tidak hanya memberi teguran, Dedi Mulyadi juga menghadirkan solusi yang langsung dirasakan para siswa.

Kunjungan Dedi Mulyadi ke SMAN 1 Purwakarta dilakukan dengan meninjau langsung kondisi sekolah, termasuk ruang kelas. Ia lebih dulu mengecek sembilan siswa yang mengolok-olok dan mengacungkan jari tengah kepada guru saat kegiatan belajar mengajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut ditayangkan di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada 21 April 2026. Setelah menangani kasus tersebut, Dedi Mulyadi melanjutkan peninjauan fasilitas kelas untuk melihat kondisi yang sebenarnya.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi di SMAN 1 Purwakarta. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

“kamu AC-nya enggak berfungsi?” tanya Dedi Mulyadi pada siswa.

Para siswa pun menjawab bahwa AC di kelas tidak bisa menyala. Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi langsung bereaksi.

“yaudah nih, semua AC-nya harus diganti nih. enggak bisa satu-satu. enggak nyala kenapa? udah lama enggak AC-nya? remotnya mana?” ujar Dedi Mulyadi.

Salah seorang siswi kemudian memberikan penjelasan terkait kendala AC tersebut. Setelah melihat langsung kondisi di dalam kelas, Dedi Mulyadi menyimpulkan bahwa kapasitas AC tidak sesuai dengan ukuran ruangan.

“udah, kayaknya PK-nya enggak sesuai. ini 1 PK deh, harusnya 2 PK,” ujar Dedi Mulyadi.

Tanpa menunggu lama, keputusan pun langsung diambil pada hari itu juga.

“sudah nih hari ini dikirimi AC yang 2 PK,” ujar Dedi Mulyadi.

Mendengar kabar tersebut, para siswa langsung mengucap syukur. Suasana kelas yang sebelumnya panas pun menjadi perhatian serius yang akhirnya berujung solusi cepat.

“setiap peristiwa ada hikmahnya,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia juga menjelaskan alasan di balik keputusannya mengganti AC dengan kapasitas lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“ac-nya nyala kekecilan, kapasitasnya enggak cukup, ruangannya besar. jadi bisa sih, yaudah saya beli satu yang 2 pk cukup,” jelasnya.

Saat ditanya, siswa mengaku memang merasa kepanasan selama belajar di dalam kelas. Namun, Dedi Mulyadi justru memberikan sudut pandang yang berbeda.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT