News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditemui Dedi Mulyadi, Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta Ceritakan Kronologi Diolok-olok oleh 9 Siswa: Kenapa Begini?

Guru PKN SMAN 1 Purwakarta, Syamsiah (Bu Atun) mengungkap kronologi diejek 9 siswa. Ia menyampaikan ini saat ditemui oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Rabu, 22 April 2026 - 20:18 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) saat berbincang dengan Bu Atun, guru PKN SMAN 1 Purwakarta yang diolok-olok siswa
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Purwakarta, tvOnenews.com - Guru PKN SMAN 1 Purwakarta, Syamsiah alias Bu Atun mengungkap kronologi kasus sembilan siswa mengolok-olok dirinya. Ia menyampaikan hal ini saat ditemui oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menemui Bu Atun di tengah aktivitasnya memastikan proses hukuman terhadap sembilan siswa SMAN 1 Purwakarta berjalan dengan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya, Bu Atun ditanya oleh Dedi Mulyadi terkait kebiasaan sembilan siswa yang mengejek hingga mengolok-olok dirinya.

"Dari sembilan siswa itu satu kelas? Selama ini di kelasnya, bagaimana si anak-anak itu?," tanya Dedi Mulyadi dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Rabu (22/4/2026).

Bu Atun mengatakan, kebiasaan sembilan siswa tersebut berbeda-beda. Ia menyebut sebagian ada yang hasil pembelajarannya positif.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) berbincang dengan guru SMAN 1 Purwakarta, Syamsiah alias Bu Atun
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) berbincang dengan guru SMAN 1 Purwakarta, Syamsiah alias Bu Atun
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

"Ada juga hasil pembelajarannya biasa dan juga ada yang kurang," kata Bu Atun.

Menariknya, ia mengungkapkan bahwa di antara sembilan siswa, terdapat seorang siswa yang sering bermasalah. Kata dia, siswa tersebut kerap kali mendapat pembinaan darinya.

Ia mengatakan, siswa tersebut sering dipanggil olehnya. Dari hasil kesabarannya, siswa bermasalah itu selalu mengucapkan terima kasih setelah dibina olehnya.

"Saya sering mengatakan ke kelas untuk semua 'hati-hati dalam melangkah. Kadang kita suka lupa diri'. Saya selalu aja dari semester satu itu, Pak. Terus ada perubahan, Alhamdulillah anak-anak kelas itu memang rada masyaallah," bebernya.

KDM menyebut kenakalan siswa sekolah sebagai tantangan besar bagi guru. Bu Atun justru mengatakan, kenakalan anak muridnya semakin menantang dirinya membentuk kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional mereka.

Lebih lanjut, Bu Atun justru kaget setelah mereka beranjak ke semester dua. Ia mengatakan, di momen ini ada perubahan pada akhlak yang menjadi cikal bakal ejekan hingga aksi tidak terpuji kepada dirinya viral di media sosial.

Bu Atun menjelaskan, kejadian itu terjadi pada Kamis (16/4/2026). Ia kebetulan baru saja menyelesaikan tugasnya untuk mengajar tentang praktik keberagaman.

Di momen itu, Bu Atun sendiri tidak menyadari dirinya telah difoto dan direkam oleh seorang siswa. Posisinya juga kebetulan dari belakang.

"Oh, jadi ibu sendiri tidak menyadari?," tanya Dedi Mulyadi.

"Tidak tahu, Pak. Ya Allah," tegas Bu Atun.

Guru bernama Syamsiah itu menegaskan, dirinya sendiri baru mengetahui video tersebut telah viral di media sosial. Ia mendapatkan kabar sudah diolok-olok siswa dari para alumni sekolah.

"Saya dapat info juga dari ribuan alumni WA saya," ucapnya.

Ia berpendapat video tersebut membuat sejumlah siswa khawatir. Pasalnya, rekaman mengolok-olok guru viral sehingga menuai kecaman di ruang publik.

"Setelah ada info itu, bahkan siswa itu sendiri menginformasikan kepada saya, 'Ibu minta maaf, saya yang melakukan ini'," terangnya.

Bu Atun justru terkejut setelah melihat video tersebut. Dalam rekamnnya, terdapat sejumlah siswa melecehkan dirinya.

Dari sinilah, Bu Atun tidak percaya anak didiknya melakukan hal ini. Ia justru menganggap bahwa peristiwa itu terjadi di luar dugaannya.

"Saya langsung aja mendoakan karena ini salah melangkah ini anak, ini kenapa begini?," katanya.

Sementara, KDM mendukung adanya video viral tersebut. Menurut Gubernur Jabar itu, rekaman yang merebak di media sosial sebagai tamparan untuk sembilan siswa kelas XI IPS tersebut.

"Kalau nggak ada video, itu anak-anak juga sama ibu bapaknya suka begitu di belakang," ucapnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini juga mengaku dirinya mendapatkan video sembilan siswa mengejek Bu Atun seusai viral di media sosial. Hal ini yang menggerakkan dirinya merespons cepat.

Di momen inilah, Dedi Mulyadi memberikan saran kepada sekolah. Ia justru tidak mendukung pihak sekolah hanya menghukum sembilan siswa berupa skorsing.

Dedi Mulyadi menyarankan agar mereka membersihkan lingkungan sekolah. Pihak SMAN 1 Purwakarta pun menjalankan saran ini, mulai dari membersihkan toilet, menyapu, dan sebagainya selama tiga bulan ke depan.

Dalam kunjungannya ke SMAN 1 Purwakarta, KDM juga melihat mereka menjalani proses refleksi diri. Siswa kelas XI IPS itu melakukan kegiataan keagamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM memberikan respons positif. Di momen itu, ia menyampaikan bahwa dirinya juga sudah mempersiapkan program pembinaan lanjutan, yakni mengirim sembilan siswa ke barak militer pada Juni 2026.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang ini menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

Kementerian Haji dan Umrah memberikan jaminan bahwa fasilitas kesehatan bagi jemaah calon haji, termasuk Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan tersedia selama 24 jam penuh sepanjang musim haji.
Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polres Metro Jakarta Timur meringkus empat speasialis pencurian modus ganjal ATM yang beraksi di salah satu ATM gerai ritel modern, daerah Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (19/4) pagi.
5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

Berdasarkan perhitungan, ada lima weton yang diprediksi akan mengalami hari yang cukup berat atau "apes" dalam hal finansial, kesehatan, maupun hubungan sosial.
Mandul 3 Laga, Persita Tangerang Serius Fokus soal Ketajaman Jelang Hadapi Bali United

Mandul 3 Laga, Persita Tangerang Serius Fokus soal Ketajaman Jelang Hadapi Bali United

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, menyoroti masalah ketajaman lini depan timnya jelang menghadapi Bali United pada pekan ke-29 BRI Super League di Stadion Internasional Banten, Serang, Kamis (23/4) pukul 15.30 WIB.
Dari Tunai ke Teknologi Digital: Apakah Voucher Digital Bisa Jadi Peluang Baru UMKM di Indonesia?

Dari Tunai ke Teknologi Digital: Apakah Voucher Digital Bisa Jadi Peluang Baru UMKM di Indonesia?

Di Indonesia, tren transaksi digital mulai menunjukkan peningkatan signifikan seiring penetrasi teknologi dan kebutuhan transaksi yang serba cepat. Tidak hanya mengubah perilaku

Trending

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang ini menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan curiga dengan agenda FIFA yang mengundang PSSI ke Kanada. Apakah pertemuan tersebut akan membawa kabar baik untuk Timnas Indonesia di ASEAN Cup?
Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Juventus dilaporkan sudah mengambil keputusan mengenai susunan penjaga gawangnya di  musim depan. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bisa jadi menerima kabar baik jelang bursa transfer musim panas.
Timnas Indonesia Bercita Rasa Samba, 3 Pemain Brasil Egilible Dinaturalisasi dan Bela Merah Putih: Garuda Siap Ber-Jogo Bonito

Timnas Indonesia Bercita Rasa Samba, 3 Pemain Brasil Egilible Dinaturalisasi dan Bela Merah Putih: Garuda Siap Ber-Jogo Bonito

Timnas Indonesia berpeluang dapat sentuhan khas Brasil di skuadnya. Kehadiran pemain yang egilible dinaturalisasi ini diyakini bisa tingkatkan kualitas Garuda.
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT