News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terobosan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tingkatkan Pendidikan Banjir Pujian, Dosen UPI Beri Pendapat Berkelasnya

Dosen UPI hingga alumni sekolah menyikapi gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) ingin pendidikan di Jabar berkualitas melalui program Sekolah Maung.
Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Isma Widiaty berbagi pendapat terkait gagasan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Beberapa bulan lalu, Dedi Mulyadi menyampaikan terobosan barunya. Gagasan dari KDM ini menyangkut pada peningkatan kualitas pendidikan sekolah di Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menginisiasikan adanya program Sekolah Manusia Unggul (Sekolah Maung). Kebijakan ini berbuah manis karena mendapat dukungan luas dari berbagai khalangan.

Menurut Isma, program ini sudah sepatutnya mendapat apresiasi dari akademisi, perguruan tinggi hingga komunitas alumni sekolah. Ia selaku dosen UPI juga mengapresiasi gagasan dari Dedi Mulyadi.

"Konsep Sekolah Maung merupakan pengembangan dari Sekolah Garuda Transformatif," ujar Prof. Isma dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Alasan Dosen UPI Apresiasi Sekolah Maung dari Gagasan Dedi Mulyadi

Gedung SMAN 5 Bandung & Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Gedung SMAN 5 Bandung & Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Kolase SMAN 5 Bandung & tvOne/Cepi Kurnia

Ia memberikan alasan mengapresiasi program yang diinisiasikan oleh KDM. Menurutnya, konsep Sekolah Maung menjadi bukti pemerintah memberikan fasilitas terhadap siswa di Jabar.

Ia menambahkan, fasilitas yang diberikan berbasis pada potensi kecerdasan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menginginkan kecerdasan anak muda di atas rata-rata.

"Terobosan untuk memfasilitasi anak-anak dengan potensi kecerdasan di atas rata-rata," katanya.

Di Rapat Kerja Persiapan Penyelenggaraan Sekolah Maung di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (22/4/2026), Isma juga memposisikan diri sebagai perwakilan Komite SMAN 3 Bandung.

Di momen ini, Isma menyampaikan harapan besar dari gagasan KDM yang satu ini. Pelaksanaan Sekolah Maung setidaknya tetap mengaitkan dari sisi keunikannya.

Ia menginginkan program ini tidak menghilangkan budaya Sunda. Menurutnya, bagian tersebut sangat penting sebagai ciri khas pendidikan yang selama ini dijalankan di Jabar.

Dosen UPI itu juga berharap pengawalan pada penerapan Sekolah Maung. Pemerintah harus mengutamakan pembenahan sistem penerimaan siswa.

Selain itu, Pemprov Jabar juga melakukan penguatan terhadap sumber daya manusia (SDM) guru, kurikulum hingga sarana-prasarana. Ia meyakini program ini semakin mendapat banjir pujian dari publik.

"Kami mendukung penuh dan berharap program ini dapat segera terealisasi pada 2026," ucapnya.

Mewakili UPI, Prof. Ahmad Yani juga menyampaikan dukungan serupa. Ia ikut memberikan penilaian terhadap sekolah Sekolah Maung.

Menurutnya, konsep program ini menjadi inovasi pendidikan yang akan mengangkat kearifan lokal. Hal ini tentu akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kecerdasan anak-anak.

"Kami melihat konsep Sekolah Maung ini sangat luar biasa karena mengangkat kearifan lokal sebagai kekuatan utama," jelasnya.

Ia menegaskan, UPI siap memberikan kontribusi nyata untuk program yang digagas KDM. Pasalnya, kebijakan ini menyangkut pada pengembangan kurikulum, sarana-prasarana hingga konsep pembelajaran.

"Kami tidak hanya mendukung secara narasi, tetapi juga siap berkontribusi nyata," imbuhnya.

Sementara, Direktur Persiapan Bersama di Kantor Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (WRAM) ITB, Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor turut memberikan komitmen institusinya. ITB mendukung peningkatan kompetensi siswa dan guru di Provinsi Jabar.

"Kami berkomitmen untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi dan kapasitas siswa serta guru di Jawa Barat," tegas Fatimah.

Ia pun menyampaikan harapan dari kolaborasi tersebut. Ia menginginkan generasi unggul terus bermunculan dan mereka siap menjadi pemimpin di masa depan.

Akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad), drg. Erli Sarilita ikut mendukung gagasan yang dibentuk Gubernur Jabar. Ia memberikan penilaiannya bahwa program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM terutama di bidang STEM.

"Kami berharap program ini mampu mencetak generasi yang memiliki daya saing tinggi, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Ke depan, mereka diharapkan dapat kembali berkontribusi dalam pembangunan Jawa Barat," ucap Erli dengan penuh harapan.

Ketua Harian Ikatan Alumni SMAN 3 Bandung, Gun Gun Saptari Hidayat berpendapat terkait program Sekolah Maung. Baginya, kebijakan ini menjadi momentum penting pendidikan di Jabar menunjukkan kemajuan secara pesat.

"Kami berharap Sekolah Maung menjadi titik awal kebangkitan pendidikan di Jawa Barat," tukasnya.

Dedi Mulyadi Ungkap Perkembangan Program Sekolah Maung

Belakangan ini, Dedi Mulyadi memberikan kabar terbaru dari program ini. Mantan Bupati Purwakarta tersebut memastikan peluncuran Sekolah Maung terjadi pada 2026.

Ia menyampaikan bahwa, Pemprov Jabar sedang mengidentifikasi sekolah yang dinilai unggul. Nantinya, sekolah-sekolah tersebut akan menjadi bagian pelaksanaan program Sekolah Maung.

"Sekolah Maung nanti tahun pelajaran ini dimulai, sekarang sudah identifikasi dan nanti diberlakukan yaitu sekolah yang menampung anak-anak berprestasi," ujar Dedi Mulyadi di Bandung, Kamis (23/4/2026).

Ia mengatakan, siswa dari akademik dan prestasi non-akademik dipastikan mendapat tempat mengikuti program ini. Contoh yang non-akademik, mulai dari olahraga, seni hingga industri kreatif.

Pembagian kelasnya, kata KDM, berbasis minat dan bakat siswa. Selain itu, proses sistem penerimaan siswa tidak jauh berbeda karena harus melalui proses pendaftaran, seperti seleksi prestasi akademik maupun non-akademik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menyinggung persoalan pembiayaan. Mantan anggota DPR RI ini memastikan bagian ini gratis, dengan catatan Pemprov Jabar tengah membicarakan skema kontribusi sukarela dari orang tua yang memiliki kemampuan ekonomi seperti berpenghasilan di atas Rp10 juta.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sedikit Lagi! Ini Sisa Gol yang Harus Dicetak Cristiano Ronaldo untuk Ukir Rekor 1.000 Gol

Sedikit Lagi! Ini Sisa Gol yang Harus Dicetak Cristiano Ronaldo untuk Ukir Rekor 1.000 Gol

Berdasarkan data terkini, Cristiano Ronaldo telah mengumpulkan 985 gol resmi dari seluruh pertandingan kompetitif baik bersama klub maupun level internasional.
Terungkap! Ini Peran Dua Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia di Bogor, Satu Masih Buron

Terungkap! Ini Peran Dua Tersangka TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia di Bogor, Satu Masih Buron

Meskipun satu buron, Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri mengungkap peran tersangka dalam kasus TPPO sebagai tentara bayaran Rusia di Bogor.
Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT