Jadi Juri Puncak Puteri Indonesia 2026, Gubernur Sherly Tjoanda Beri Pertanyaan Berkelas soal Pemimpin Perempuan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos kembali mencuri perhatian. Sorotan publik tak lepas ia menjadi juri puncak pemilihan Puteri Indonesia 2026.
Di ajang grand final ini pada Jumat (24/4/2026), Sherly Tjoanda menjadi saksi sekaligus memberikan pertanyaan berkelas kepada kontestan Puteri Indonesia 2026.
Menariknya, sebuah pertanyaan Sherly Tjoanda viral di media sosial. Gubernur Malut ini mendapat kesempatan bertanya kepada kontestan Puteri Indonesia DKI Jakarta 2, Gisela Belicia Alma Thesalonica.
Mulanya, Sherly Tjoanda memberikan selamat kepada Gisela. Sebab, Puteri Indonesia DKI Jakarta 2 itu berhasil masuk dalam Top 6 Puteri Indonesia 2026.
"Selamat malam, gimana perasaannya? Selamat ya untuk DKI Jakarta 2 sudah masuk di Top 6," ujar Sherly Tjoanda dikutip, Sabtu (25/4/2026).
Sherly Tjoanda Beri Pertanyaan tentang Apa?
- Istimewa
Lebih lanjut, Sherly Tjoanda langsung memberikan pertanyaan untuk Gisela. Di momen ini, ia menyinggung tentang perempuan sebagai pemimpin.
Tak ayal, Sherly dikenal sebagai salah satu pemimpin daerah di Indonesia. Ia resmi dilantik menjadi Gubernur Malut bersama Sarbin Sehe sebagai Wakil Gubernur Malut pada Februari 2025.
Sebagai pemimpin perempuan, Sherly mempunyai tantangan besar. Ia memiliki tugas agar perannya bisa berdampak pada masyarakat Maluku Utara.
Sambil menggunakan bahasa Inggris, Sherly meminta pandangan tentang peran pemimpin perempuan kepada Gisela, terutama mengenai dampaknya terhadap masyarakat.
"Bagaimana seorang pemimpin perempuan dapat membentuk masyarakat yang lebih inklusif dan berdampak besar saat ini?," tanya Sherly Tjoanda.
Pertanyaan tersebut langsung mengundang sorakan dan antusias yang menggema dari penonton. Sebab, pertanyaan tentang pemimpin perempuan menjadi topik sering dibahas saat ini.
Jawaban Gisela Belicia Alma Thesalonica Putri Indonesia 2026 dari DKI Jakarta 2
- Istimewa
Gisela menjawab pertanyaan itu menggunakan bahasa Inggris. Ia mulanya memuji Sherly karena sudah diberi kesempatan memberikan pandangan tentang perempuan sebagai pemimpin.
"Terima kasih atas pernyataan yang diajukan ibu untuk membangun masyarkat yang inklusif," ucap Gisela.
Menurut Gisela, Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin wanita. Ia memahami ada perbedaan pandangan terkait pembahasan pemimpin pria dan wanita.
Gisela menjelaskan, pemimpin wanita juga tidak kalah saing. Akan tetapi, ia berharap agar mereka menjalankan tugas untuk memberikan penyelesaian terhadap persoalan di tengah masyarakat.
"Kami membutuhkan pemimpin wanita untuk memimpin dengan empati dengan berorientasi pada solusi dan juga lingkungan kolaboratif," terangnya.
Ia mengapresiasi saat ini sudah banyak pemimpin perempuan di berbagai daerah di Indonesia. Ia mengambil contoh yang nyata jatuh pada Sherly Tjoanda sebagai pemimpin Malut sekarang.
Di kesempatan itu, Gisela memberikan pujian kepada Sherly. Menurutnya, langkah Sherly saat ini berjuang mewujudkan harapan masyarakat Malut patut mendapat apresiasi.
Ia melihat Sherly sebagai wanita tangguh. Meski statusnya perempuan, ia berhasil mendapat kedudukan sebagai Gubernur Malut pada periode ini.
"Misalnya ibu Sherly Joanda sendiri. Dia pemimpin wanita Indonesia yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, saya ingin mengundang setiap wanita Indonesia agar tidak takut untuk memimpin," jelasnya.
"Wanita memiliki suara yang sangat kuat untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah. Terima kasih banyak," lanjutnya.
Diketahui, malam puncak Puteri Indonesia 2026 telah diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JCC), Jumat (24/4/2026).
Di ajang grand final ini, Sherly Tjoanda menjadi salah satu juri. Adapun sejumlah tokoh ternama lain yang mengisi kursi juri malam Grand Final Puteri Indonesia 2026, antara lain:
- Ketut Permata Juliastrid Sari (Miss Cosmo 2024)
- Kusuma Ida Anjani (Direktur PT Mustika Ratu, Tbk & Ketua Penyelenggara Pemilihan Puteri Indonesia 2026)
- Maman Abdurrahman (Menteri UMKM RI)
- Widiyanti Putri Wardhana (Menteri Pariwisata RI)
- Ashanty Hermansyah (Artis)
- Kusumadewi Sutanto (Ketua Bidang Organisasi Yayasan Puteri Indonesia)
- Harashta Haifa Zahra (Miss Supranational 2024)
- Mega Angkasa (Direktur PT Mustika Ratu Entertainment & Head of Communication PT Mustika Ratu, Tbk & Yayasan Puteri Indonesia).
Grand final ini sebagai babak akhir rangkaian kegiatan 45 finalis yang mewakili provinsinya masing-masing. Mereka berusaha menunjukkan bakat demi mendapat gelar Puteri Indonesia 2026.
Pasca melewati sejumlah tahap penilaian, wakil dari Banten bernama Agnes Aditya Rahajeng dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026.
Sementara, posisi runner-up 1 dan Puteri Indonesia Lingkungan 2026 berhasil dipegang oleh perwakilan dari Bali, Victoria Veronica Titisari Kosasieputri.
Posisi runner-up 2 dan Puteri Indonesia Pariwisata 2026 direbut oleh perwakilan DKI Jakarta 3, Karina Moudy Widodo. Posisi Runner-up 3 dan Puteri Indonesia Pendidikan 2026 dari DKI Jakarta 2, Gisela Belicia Alma Thesalonica.
(hap)
Load more