News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Ibu Curhat ke Gubernur Dedi Mulyadi Gegara Sakit Saraf Kejepit, Berujung Diberi Uang dan Terharu sampai Sujud

Bu Apong, warga Sumedang bercerita sedang menderita sakit saraf kejepit membuat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) memberikan uang untuk biaya perobatannya.
Sabtu, 25 April 2026 - 20:59 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dengar curhatan warga Sumedang, Bu Apong karena menderita saraf kejepit
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Lebih lanjut, Bu Apong mengatakan penyakitnya tidak bisa dianggap remeh. Ia mengalami hal ini sudah sangat lama.

Bu Apong kembali bercerita terhadap kondisi penyakitnya. Ia sampai sekarang bertanya-tanya apakah dirinya mengalami komplikasi akibat pernah gagal ginjal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi kemudian mempertanyakan keluarga Bu Apong, terutama mengenai kondisi perekonomian keluarganya.

Bu Apong mengaku suaminya kini di Provinsi Kalimantan. Ia tidak membantah dirinya masih menerima uang bulanan dari hasil gaji sang suami sebagai kuli bangunan namun hanya sebesar Rp1 juta.

Kemudian, Bu Apong kembali menjelaskan perjuangan dirinya menyembuhkan penyakitnya. Ia mulanya sering berobat ke rumah sakit dan harus dirujuk oleh dokter spesialis.

Bu Apong merasa tidak kuat selama proses perobatannya. Ia mengaku tak terbiasa menggunakan BPJS Kesehatan. Lagi pula, dokter spesialis bilang di rumah sakit tersebut tidak mempunyai alat mumpuni menyembuhkan penyakit Bu Apong.

Detik-detik Bu Apong Menangis dan Sujud usai Diguyur Uang oleh KDM

Momen Bu Apong menangis dan terharu dikasih uang oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Momen Bu Apong menangis dan terharu dikasih uang oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Dalam itu, KDM langsung memangkas perbincangan dengan Bu Apong. Ia menyimpulkan Bu Apong saat ini hanya mengalami saraf kejepit.

Dedi Mulyadi langsung mengarahkan agar Bu Apong segera berobat menyembuhkan penyakit saraf kejepitnya. Ia pun memberikan uang agar memudahkan biaya perobatannya.

"Jangan khawatir, itu sudah diurus oleh Pak Haris. Ini ada bekal (biaya) selama berobat di tempat Pak Haris," ucap KDM.

Raut wajah Bu Apong langsung terkejut saat ingin diberikan uang. Ia justru menolak pemberian tersebut dan meminta maaf kepada KDM.

Sikap Bu Apong mendapat pujian dari KDM. Gubernur Jabar tersebut menegaskan minimal uang itu untuk kebutuhan makan jika tidak ingin dipakai untuk biaya pengobatan.

Bu Apong langsung menangis. Warga Sumedang tersebut merasa malu mendapat bantuan dari KDM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih, Pak. Tapi saya terlalu malu," kata Bu Apong sambil berlinang air mata.

Mantan Bupati Purwakarta itu memberikan pandangann niat Bu Apong yang menceritakan penyakitnya. Menurutnya, jika tujuannya meminta uang atau bantuan, sikap tersebut dinilai salah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT