TKI Ilegal Curhat Terlilit Utang Puluhan Juta ke Dedi Mulyadi, KDM Langsung Beri Solusi Cepat
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Seorang TKI perempuan bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam pertemuan tersebut, kisah hidupnya akhirnya terungkap.
Pertemuan itu terjadi di kediaman KDM (sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi) dan ditayangkan di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.
Dalam video tersebut, seorang TKI bernama Hilfa datang dengan harapan menemukan solusi atas persoalan hidup yang tak kunjung usai.
Di hadapan Dedi, Hilfa menceritakan bagaimana dirinya harus menghadapi tekanan berat, mulai dari masalah rumah tangga hingga utang yang mencapai puluhan juta rupiah.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Kondisi tersebut mendorongnya mengambil keputusan besar untuk bekerja ke luar negeri, meski melalui jalur ilegal.
Menanggapi hal itu, Dedi langsung mempertanyakan langkah yang diambil Hilfa.
“Kenapa berangkat? Berangkatnya kan ilegal, kenapa ketika susah minta bantuan ke kita,” tanya Dedi dengan nada tegas.
Ia juga menyoroti alasan kepulangan Hilfa ke Indonesia.
Dengan suara pelan, Hilfa mengaku tidak sanggup menjalani pekerjaan di Mesir.
Ia berangkat menggunakan visa liburan, namun di sana justru harus bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan beban kerja yang berat.
Setiap hari, ia melayani kebutuhan empat orang dalam satu rumah, mengurus berbagai pekerjaan mulai dari memasak, mencuci, hingga membersihkan rumah.
Dari kerja keras itu, ia hanya menerima upah sekitar Rp4,8 juta per bulan.
- Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Namun di balik keputusan merantau tersebut, tersimpan luka yang lebih dalam.
Hilfa mengaku berangkat karena persoalan rumah tangga.
Ia menyebut suaminya tidak bertanggung jawab, sehingga ia memilih pergi demi mencari penghidupan yang lebih baik.
Dedi pun mencoba menggali lebih jauh latar belakang kehidupan Hilfa, termasuk pernikahannya.
Tangis Hilfa kembali pecah saat mengenang masa lalunya.
Ia mengungkapkan bahwa biaya pernikahannya pada 2019 mencapai sekitar Rp50 juta.
Namun bukannya membawa kebahagiaan, masalah justru datang setelahnya.
Ia menjadi korban penipuan arisan bodong yang dilakukan oleh temannya sendiri.
Load more