News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Nazlatan Ukhra? Sosok Politisi Muda yang Viral Usai Kritik Pedas Sherly Tjoanda

Profil Nazlatan Ukhra Kasuba, politisi muda yang viral usai kritik keras Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Simak biodata, karier, hingga kontroversinya.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:54 WIB
Kolase foto Nazlatan Ukhra dan Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | nazlahkasuba dan @s_tjo

tvOnenews.com - Nama Nazlatan Ukhra Kasuba tengah menjadi perbincangan publik setelah videonya mengkritik Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, ia melontarkan pernyataan tegas yang memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ibu Gubernur ini di mana? Kalau Ibu Gubernur berada di luar daerah, what's the move?" tanya Nazlatan Ukhra.

Ia juga menyoroti penurunan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) yang menurutnya menjadi indikator lemahnya komunikasi fiskal pemerintah daerah dengan pusat.

"Sebenarnya Pemerintah Provinsi ini sadar atau tidak? Penurunan hampir 20 persen ini bukti diplomasi politik fiskal Gubernur yang gagal total!" tegas Nazlatan Ukhra.

"Dan parahnya lagi, sudah gagal, absen pula," tandasnya.

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos saat menjadi juri puncak pemilihan Puteri Indonesia 2026
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos saat menjadi juri puncak pemilihan Puteri Indonesia 2026
Sumber :
  • Istimewa

Pernyataan tersebut sontak menyedot perhatian publik.

Dalam narasi video yang beredar, Sherly Tjoanda tampak merespons dengan suara bergetar.

"Kita semua berbeda-beda, dari partai yang berbeda.." ucap Sherly Tjoanda yang ditampilkan dalam video yang tengah ramai diperbincangkan.

Profil Nazlatan Ukhra Kasuba

Nazlatan Ukhra Kasuba, yang akrab disapa Nazlah, merupakan politisi muda dari Partai Gerindra.

Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara sejak September 2024.

Berasal dari Halmahera, Maluku Utara, Nazlatan dikenal sebagai sosok vokal dalam menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah. 

Ia juga aktif mendorong isu kepemimpinan perempuan, tata kelola pemerintahan yang inklusif, serta keberlanjutan lingkungan.

Dari sisi pendidikan, Nazlatan memiliki latar belakang akademik yang kuat.

Ia meraih gelar Sarjana Human Science (Psikologi) dari International Islamic University Malaysia (IIUM), serta gelar Magister di bidang Islam dan Psikologi dari Universitas Indonesia.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti program pertukaran pelajar di Fatih Sultan Mehmet Vakıf Üniversitesi serta kursus singkat MBA dan Critical Thinking di GLOBIS University.

Karier politiknya dimulai saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Maluku Utara pada 2022 dari daerah pemilihan Halmahera Utara–Morotai, dan berhasil terpilih untuk periode 2024–2029.

Nazlatan juga dikenal sebagai putri dari mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba.

Nama ayahnya sempat menjadi perhatian publik setelah terseret kasus korupsi.

Abdul Ghani Kasuba ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan suap proyek infrastruktur dan perizinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Ia divonis 8 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor PN Ternate pada 26 September 2024, disertai denda serta kewajiban membayar uang pengganti dalam jumlah besar.

Abdul Ghani Kasuba kemudian meninggal dunia pada Maret 2025 di RSUD dr Chasan Boesoeirie Ternate.

Tak hanya itu, Nazlatan sendiri sempat diperiksa KPK pada November 2024 sebagai Komisaris PT Fajar Gemilang dalam kaitannya dengan dugaan tindak pidana pencucian uang. 

Meski demikian, ia tetap aktif menjalankan tugasnya sebagai legislator.

Pernyataan keras Nazlatan memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian mendukung sikap kritisnya sebagai bentuk kontrol terhadap pemerintah daerah.

Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan legitimasi kritik tersebut, mengingat latar belakang keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa komentar di media sosial bahkan menyinggung kasus hukum ayahnya, sehingga perdebatan pun melebar ke ranah personal.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

Apakah karier Anda akan melesat tajam atau justru mendapatkan peluang bisnis baru yang menggiurkan? Inilah lima weton yang diprediksi akan mendulang sukses besar di tanggal 3 Mei 2026.

Trending

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT