News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bicara soal Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Koh Hanny: Saya Tidak Cabut Statusnya

Dokter Richard Lee merespons atas isu pencabutan sertifikat mualaf dirinya. Ternyata ini alasan Ko Hanny mencabutnya
Senin, 4 Mei 2026 - 13:37 WIB
Bicara soal Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Koh Hanny: Saya Tidak Cabut Statusnya
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /instagram dr Richard Lee/Youtube reybenentertaiment/

Jakarta, tvonenews.com- Sertifikat mualaf Richard Lee dicabut Koh Hanny. Kabar ini menjadi viral karena mengundang berbagai spekulasi di tengah publik.

Koh Hanny yang dikenal juga sebagai Pendakwah ini, menjelaskan alasan dirinya mencabut sertifikat mualaf milik dr. Richard Lee.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, tetapi Koh Hanny yang sebagai saksi dari proses mualafnya Richard Lee merasa perlu mengambil tindakan tegas.

Tindakan tegas itu karena melihat adanya status agama atau keyakinan Richard Lee di kartu tanda kependudukan (KTP) belum berubah.

"saya lihat soal ribut mualaf, dan pengacaranya terus bilang kita ada bukti, kalau richard masuk islam pada 5 ramadhan 2025," katanya dikutip dari Youtube Reybenentertaiment yang kini viral dimedsos, Senin (4/5).

Bicara soal Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Koh Hanny: Saya Tidak Cabut Statusnya
Bicara soal Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Koh Hanny: Saya Tidak Cabut Statusnya
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /instagram dr Richard Lee/Youtube reybenentertaiment/

"Berarti kan itu sertifikat yang akan digunakan, sertifikat itu bukti administrasi yang digunakan wajib dan disegerakan untuk merubah agama di ktp," sambung Koh Hanny.

Padahal tujuan dari surat atau sertifikat mualaf dikeluarkan olehnya, menjadi landasan dalam administrasi dalam mengubah data agama seseorang.

Sebagaimana diketahui, Richard Lee dulunya beragama non-islam atau khatolik. Kemudian mualaf pada Ramadhan 2025 lalu.

Dengan tegas Ko Hanny yang juga berstatus mualaf itu mengatakan, pihaknya hanya mencabut sertifikat mualaf Richard Lee, bukan statusnya sebagai mualaf.

Hanny Kristianto dan dr Richard Lee bersama Ustaz Zakir Naik
Hanny Kristianto dan dr Richard Lee bersama Ustaz Zakir Naik
Sumber :
  • Youtube Reyben Entertainment

Menurutnya kedua hal tersebut berbeda, karena sertifikat mualaf hanya bukti bersifat administratif.

Maka keputusannya mencabut sertifikat halal tidak merubah statusnya, yang sudah masuk agama islam.

"jadi saya tidak mencabut status mualafnya, jangan dibalik ini bahaya," tegas Koh Hanny.

Dengan adanya langkah Koh Hanny ini, mengingatkan seseorang yang mualaf seharusnya menyegerakan merubah status agamanya bila sudah memiliki sertifikat mualaf.

Respons Richard Lee

Dalam akunya, Richard Lee merespons isu sertifikat mualafnya dicabut. Richard Lee menegaskan akan tetap mengikuti proses hukum yang berjalan.

Juga soal keyakinan menurutnya itu privasi bukan sekadar di atas kertas. Pihaknya tetap berfokus pada perjalanan kehidupan pribadi.

"Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada. Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen," respons dr. Richard Lee.

"Dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih untuk semua yang tetap mendukung dengan bijak,“ tulis Instagram @dr.richard_lee yang diwakili admin.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Sempat Dihujat Dokter dan Nakes Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Mengenal Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Sempat Dihujat Dokter dan Nakes Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

Siapa Yurizal Tri Chaerawan? Mengenal sosok pasien BPJS yang sempat dihujat dokter dan nakes setelah membagikan pengalamannya di rumah sakit, hingga akhirnya meninggal dunia.
Tolak Calon Dubes AS Usulan Trump, Visa Dubes Brasil Dicabut

Tolak Calon Dubes AS Usulan Trump, Visa Dubes Brasil Dicabut

Visa Duta Besar Brasil untuk Washington dicabut oleh Amerika Serikat, setelah pemerintah Brasil belum memberikan persetujuan diplomatik (agrément) terhadap calon Duta Besar AS untuk Brasil yang diajukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.
Trump: Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Trump: Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Selat Hormuz akan segera dibuka "dalam waktu dekat". Itulah yang dikatakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (4/8).
Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia mendadak disinggung oleh Filipina, jelang menjalani laga hidup dan mati melawan Malaysia. The Azkals yakin bahwa mereka bisa bersaing di perebutan tiket ke semifinal Piala AFF 2026 melalui peringkat ketiga terbaik.
Indonesia Jadi Pusat Pertemuan ASEAN Bahas Perhutanan Sosial

Indonesia Jadi Pusat Pertemuan ASEAN Bahas Perhutanan Sosial

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia menjadi tuan rumah Regional Knowledge Sharing of ASEAN Guiding Principles for Effective Social Forestry Legal Frameworks.
Sederet Kasus Kontroversi Bigmo yang Viral Sampai Dilaporkan ke Polisi

Sederet Kasus Kontroversi Bigmo yang Viral Sampai Dilaporkan ke Polisi

YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo resmi dilaporkan ke Polisi, karena kasus apa? simak sederet kasus kontroversi Bigmo yang viral.

Trending

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan rekam jejak Bigmo alias Muhammad Jannah, YouTuber yang kembali menjadi sorotan usai diduga melibatkan anak dalam promosi vape
KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif, M Fikri Thobari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT